From Nurse To Chef

From Nurse To Chef
part 22



Allahurabbi ini manusia kutub sengaja ngikutin akau apa yah bisa-biaanya dia tau aku habis makan sama Pak Widi


"situ ga ada kerjaan ya mesti kepoin urusan saya" kata ku sewot


"kepo? kepedean! " ucapnya sambil melotot


"terus apa kalo ga kepo sama urusan saya,, setiap apa yang saya lakuin kenapa mesti situ negur saya? " tanya ku balik


"heh,,, kamu tinggal di rumah ku ya jadi wajar aku negur kamu, jangan sampai kamu bikin malu keluarga ku" ucap nya


"Terima kasih atas perhatian nya tapi saya bisa jaga diri tanpa harus anda ngikutin saya terus" balas ku sambil berlalu meninggalkan nya seorang diri entah apa yang di ucapkan nya aku tak mau tau


********


hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat sekarang sudah memasuki bulan Ramadhan


berarti bentar lagi pulang kampung


ah... senangnya


seperti puasa pada umumnya suasana bulan Ramadhan di surabaya lebih menyenangkan


karena setiap sore acara ngabuburit tak pernah terlewat kan


entah bersama lista atau rista yang jelas berburu kuliner khas kota ini tak pernah terlewat kan


seperti sore ini,, setelah acara ngabuburit kami sepakat untuk buka bersama satu angkatan dan acaranya diadakan di aula kampus


tentu selain angkatan ku pasti melibatkan senior dan dosen yang ikut andil dalam setiap acara kampus


"assalamu'alaikum wr wb mahasiswa mahasiawi ku semuanya Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk hadir di acara buka bersama kita, saya selaku dosen pembimbing di Fakultas ini dengan resmi membuka acara buka bersama kita dan akan di lanjutkan dengan do'a yang akan di pimpin oleh ustadz Shodiq, waktu dan tempat kami persilahkan w Assalamu'alaikum wr wb"kata sambutan dari salah satu dosen pembimbing kami


sejenak kami semua berdo'a dengan khusyuk dengan di pimpin oleh ustadz sodiq


"boleh kak gabung aja" ucah mella salah satu teman ku


lista tiba-tiba menyenggol tangan ku sambil melirik ke arah kak haris


aku cuwek aja seraya mengangkat bahu


belum lima menit kak haris duduk tiba-tiba seseorang duduk di sebelah ku sambil berucapa " ga papa kan saya duduk bergabung di sini? ''tanya seorang tersebut


"boleh Pak kami malah senang bapak mau berbaur dengan mahasiswa" ucap ahmad yang duduk bersebrangan dengan pak Widi


ya orang yang tiba-tiba duduk di sebelah ku adalah pak Widi


aku masih asik menikmati menu berbuka ku tanpa memperdulikan pak Widi yang duduk tepat di sebelah ku


"kayaknya mereka berdua lagi pada cari perhatian kamu deh tik"ucap lista sambil melirik pak Widi dan kak haris yang duduk bersebelahan


" jangan mulai deh lis, ngaco kamu tuh" malas menanggapi ucapan lista ketika menyangkut pak Widi dan kak haris


"ini bisa di bilang ngedate juga kn? " ucap pak Widi lirih seakan berbisik


aku menoleh sambil ku tajamkan mata ku dan pak Widi hanya tersenyum tipis hampir tak terlihat


dan di sebelah nya kak haris menatap kami seolah meminta penjelasan pada ku


aku bergegas menyelesaikan makan makan berbuka ku dan bergegas untuk bersiap menunaikan sholat magrib


"belakangan aja ga papa sholat nya,, ntar aku imamin sekalian latihan nanti kalo udah sah" ucap pak Widi saat aku hendak berdiri


"bapak kalo berhayal ketinggian ya, Hati-hati pak nanti jatuh sakit" ucap ku sewot sambil berlalu meninggalkan pak Widi yang masih duduk bersama kak haris


dia malah terlihat tertawa sesaat setelah aku berlalu