From Nurse To Chef

From Nurse To Chef
part 5



"tika,,,, kekantin yuk" ajak lisa ketika waktu istirahat tiba


"yuk" sambil menarik tangan lisa, karena sebenarnya aku juga sudah lapar sangat


suasana kantin siang ini ramai aku dan lisa langsung berburu makanan sambil menunggu kursi kosong untuk kami


tapi sampai kami mendapatkan makanan kami tak ada kursi kosong untuk kami


"Hai anak baru,, " teriak seorang di sudut kantin sambil melambaikan tangan ke arah kami


"di sini masih ada bangku bisa untuk kalian berdua" lanjut nya sambil menunjukkan dua bangku kosong untuk kami


aku menoleh kearah lisa dan belum sempat aku bertanya lisa sudah menarik ku kearah cowok yang meneriaki kami tadi


"maaf kak boleh kami gabung"kata lisa ketika kami sudah di depan mereka


" tentu,,, duduk lah,,, kenalin aku rangga dan dia haris sahabat ku"kata nya sambil mengulurkan tangan


"aku lisa dan ini tika" ucap lisa sambil mejabat tangan rangga


aku hanya tersenyum sambil mengangguk,,


kulirik haris yang tepat di sebelah ku dia hanya diam sambil menikmati makanannya


"dia emang begitu irit ngomong" kata rangga ketika melihat aku melirik haris sekilas


setelah itu kami hanya diam menikmati makanan kami


hingga bel istirahat usai kami kembali ke rutinitas semula


hingga waktu pulang tiba


"tik,,, kamu pulang dijemput atau gimana" tanya lisa ketika kami beriringan di Koridor kampus


..."aku sebenarnya pengen naik angkot aja lis tapi Q belum hafal daerah sini" kuutarakan niat ku...


"emang kamu pulang kemana? "


"perumahan xxx,, " jawabku


"astaga tika,,, kalo kamu naik angkot yang ada kamu gempor jalan dari jalan raya kerumah mu, " ungkap lisa


aku menautkan kedua alis karena tak paham maksud lisa


"itu perumahan elit,,, g akan ada angkot lewat depan rumah mu,, kalo mau hemat ongkos mending bareng aku aja" ajaknya sambil menggandeng tangan ku


"emang kita searah? " tanya ku karena aku yang tak tahu rumah lisa


"g usah aku naik ojek online aja,,, kalo kamu anter aku yang ada aku g akan bisa hafal daerah sini"kata ku


" aish... aku kan pengen tau rumah pak rek,,, "belum sempat lisa menyelesaikan ucapannya aku langsung membekap mulut comperengnya karena kami berpapasan dengan beberapa mahasiswa


" udah ku bilang jangan sebut pakdhe dengan sebutan itu"jelas ku


"iya iya aku lupa" sambil menunjukkan dua jari berbentuk v


"ok,,, aku pesan ojek online dulu biar g terlalu nunggu lama,, " kata ku sambil mengeluarkan ponsel langsung memesan ojek online


"mau ditungguin g biar g bosen" tawar lisa


"g usah ntar kamu kesorean,,, dah aku duluan ya" sambil ku lambaikan tangan ketika kami hendak berpisah


aku berjalan keluar gerbang kampus menuju halte dekat kampus menunggu ojek online


ternyata disana banyak juga mahasiswa yang masih menunggu angkutan


aku mencari tempat duduk paling ujung


5 menit 10 menit 15 tapi abang ojek tak kunjung datang


ku buka aplikasi ojek online ku


lah kok masih di satu titik awal


bergegas ku hubungi abang ojek


"hallo pak,, sampai dimana ya,, " tanya ku


"aduh maaf mba,, ternyata motor saya mogok dan ini saya masih di titik awal" jawab seorang di sebrang sana


"ya sudah pak saya cancel aja ya"


kata ku


"iya mba maaf ya"


huft ku hembuskan nafas ku,,, ku putuskan untuk memesan ojek lainnya tapi belum sempat ku deal tiba-tiba HP ku kehabisan baterai


astaga nasib ku


kuputuskan untuk menunggu angkot selanjutnya daripada aku tetap disini


"kenapa belum pulan..? "