
hari yang di nanti telah tiba kini saatnya aku melakukan praktek lapangan selama satu bulan penuh
aku berangkat menuju RS lebih pagi karena kami harus melakukan pembekalan terlebih dahulu dari RS
"tika ga telat kan kita? " sapa lista saat kami bertemu di parkiran RS
"harusnya sih engga jadwal nya masih 15 menit lagi" jawab ku sambil melihat jam di pergelangan tangan ku "yuk kita cari ruangan nya" lanjut ku sambil menggandeng lista menuju ruang dimana kita akan mendapatkan pembekalan
sesampainya di ruangan ternyata teman-teman yang lain sudah berkumpul tinggal aku dan lista yang datang akhir tapi pembekalan belum di mulai
tak berselang lama datang perwakilan RS dan beberapa tim medis tak tertinggal pak Widi pun turut memasuki ruangan
salah satu perwakilan RS menjelaskan aturan dan pembagian ruangan untuk masing-masing diantara kami dan kami akan dibentuk menjadi beberapa kelompok lagi
dan aku sebagai ketua kelompok langsung mendapat naungan dibawah ruangan pak Widi beserta lista tentunya
"ok karena sudah jelas silahkan mengikuti senior masing-masing menuju bagian masing-masing, dari saya sekian dan selamat beraktifitas" ucap perwakilan RS dengan name tag Bima
aku dan lista pun mengekor di belakang pak Widi dimana kami menempati bangsal anak-anak
******
cukup melelahkan hari pertama praktek ini tapi rasa lelah itu terobati saat kami melihat anak-anak dengan segala tingkah lucu nya ketika mereka merajuk waktu minum obat
kami harus berusaha membantu membujuk mereka saat mereka susah meminum obat
"tika lista kalian istirahat duluan nanti baru gantian kami" ucap salah satu perawatan senior bernama Ririn
"ga papa kak kami duluan? "tanya ku sungkan berbeda dengan lista yang sangat antusias saat mendapatkan tawaran istirahat awal
" makasih kak Ririn memang the best deh"ucap lista sambil mengacungkan kedua ibu jari nya
kami beriringan menuju kantin RS, namun sebelum kami memesan makanan datang seorang ibu-ibu menghampiri kami
"mba perawat magang yang di bangsal anak-anak ya" tanya ibu-ibu itu
"em... iya bu kenapa ya" tanya ku heran
"mari mba pak Widi sudah menyiapkan makan siang untuk mba" jawab sang ibu
"pak Widi? " batin ku
"tik, istimewa banget kita sampai pak Widi siapin makan siang kita juga" celoteh lista sambil terkekeh
"heem aneh apa yang lain juga"
"entah, tapi bodo amat yang penting uang jajan ku tak berkurang bisa hemat lah" ucap lista
"kamu kalo gratisan langsung gas pol, cuma ga enak sama yang lain kalo sampai mereka ga dapet makan siang gratis kaya kita bisa-bisa mereka cemburu" jelas ku
"asal kamu diam mereka ga akan tau" tutur lista
"silahkan mba ini makan siangnya" ucap Ibu tadi sambil meletakkan seporsi sate ayam untuk kami
"Terima kasih bu" jawab ku sambil menangkup kan kedua tangan ku
"wah kalo tiap hari kita dapat makan enak-enak gini aku yakin badan ku akan sedikit berisi ga akan tuh anak-anak ngeledekin aku kaya triplek"ucap tika berbinar dan tanpa babibu langsung menyantap makan siangnya