From Nurse To Chef

From Nurse To Chef
part 11



"siapa tik? " lista tampak berbinar saat melihat Yuda


"kak Yunda kakak nya mawar. " bukan aku tapi harus yang menjawab


sontak aku dan lista menoleh penuh tanya dari mana kak haris tau soal Yuda


"aku kan teman SMA mawar jadi pasti tau lah kalo kak Yuda kakaknya mawar,,, siap juga yang ga kenal dia pengusaha resto dan Hotel terkenal di surabaya" terang haris


"kok kak haris tau detail banget aku aja yang sepupunya baru ketemu kemarin dan g tau apa apa" kata ku


"ya pasti kamu ga tau tentang dia, semenjak tunangan nya Clarissa si model itu menghilang menjelang hari pernikahan nya dia langsung pindah ke bali dan membuka cabang resto dan Hotel nya di sana, belum lagi pasti keluarga mawar ga mau membahas hal itu lagi" terang haris panjang kali lebar


aku dan lista hanya beroh ria


"tapi beneran lho tik dia cakep banget idaman banget tau terlepas dari kata-kata nya yang super jutek tadi" ucap lista


aku hanya memutar bola mata ku jengah melihat sikap lista yang selalu over kalo lihat cowok bening


aku bergegas menghabiskan makanan ku agar cepat kembali ke kampung melanjutkan mata kuliah kami


*Yuda prov*


kemarin ayah meminta ku untuk pulang katanya ada hal penting yang ingin beliau sampaikan


ah mau tak mau aku harus pulang juga


mengingat aku yang sudah hampir satu tahun tak pulang menjenguk ayah


kuputuskan untuk pulang dengan penerbangan sore ini setelah pulang dari resto aku minta asisten ku untuk mengantarkan ke bandara


menjelang magrib aku baru sampai di rumah ku langkahkan kaki memasuki rumah


dia nampak tersenyum melihat kedatangan ku tapi tak juga ku hiraukan dia


y dia wati istri kedua ayah ku setelah ibu ku meninggal karena melahirkan anak ke tiga beliau meninggal beserta adik ku yang baru dilahirkan


aku kecewe saat ayah memilih menikah lagi apa masih kurang adanya aku dan mawar bersamanya hingga ayah harus menikah lagi


"hem,,, " hanya itu yang ku ucap


"masuk dan istirahat lah kamu pasti capek,, ayah mu juga sedang istirahat nanti turun saat makan malam yah" ucapnya tulus tapi tak mampu meluluhkan hati ku untuk menerima ketulusan nya sebagai ibu pengganti ku


ku langkahkan kaki menaiki lantai dua terlihat sepi hanya kamar rista yang terlihat menyala


ah aku sampai lupa karena mawar pasti masih di bandung menyelesaikan kuliahnya yang tinggal tiga semester lagi


ku masuki kamar ku yang sudah lama ku tinggalkan,, masih sama seperti sebelumnya dan kamar ini terlihat bersih seperti tak ditinggalkan lama oleh penghuninya


pasti kamar ini selalu dibersihkan oleh art di rumah ini


ku istirahat kan badan ku sejenak sebelum menunaikan kewajiban ku hingga tak terasa mata ku mulai terlelap


tok... tok.. tok


"kak Yuda bangun makan malam sudah di tungguin ayah sama ibu" terdengar teriakan dari luar


ah itu pasti anak rese,, siapa lagi kalo bukan rista hanya dia di rumah ini yang selalu berani melawan ku


aku bergegas ke kamar mandi membersihkan badan dan melanjutkan menunaikan ibadah terlebih dahulu sebelum turun untuk makan malam