CRYPTIDE CRYSTAL

CRYPTIDE CRYSTAL
Sejarah Yang Dilupakan



Akuta terjatuh ke bawah. Yuusha yang melihatnya terjatuh, ia segera menangkapnya.


"Dapat!"


Yuusha berhasil menangkap Akita yang terjatuh dengan benang nya. Lalu ia memanjat ke atas gedung dengan benangnya yang kuat itu.


"Yang lain lanjutkan saja rencananya! aku akan mengecek keadaan Akuta!"


Yuusha mengecek keadaan Akuta. Kemudian Akuta kembali menjadi human form sembari memegang kristalnya.


"Maaf,"


"Kau tidak perlu meminta maaf, Akuta!" Yuusha juga kembali menjadi human form.


"Aku tidak dapat memperlihatkan sisi keren ku kepada yang lain ya?" pikir Akuta.


"Tidak, itu salah!"


"Eh?" Akuta perlahan membuka matanya.


Ia melihat Yuusha yang sedang menangis memandangi wajahnya.


"Kau sudah memperlihatkan sisi keren ku sejauh ini! aku sangat suka itu!" kesan Yuusha.


Akuta dibuat tidak bisa berkata apa-apa setelah Yuusha mengucapkan hal itu. Kemudian ia duduk sehabis dipangku oleh Yuusha.


"Terimakasih, Yuusha" Akita memegang pipi Yuusha.


"Heh?" Yuusha terkejut.


Kemudian Akuta memberanikan diri untuk mencium Yuusha. Momen itu adalah salah satu yang paling berharga bagi mereka.


...[Sementara itu]...


Jetsu bertarung dan bertarung di udara dengan David. Meski David tidak bisa terbang, ia semaksimal mungkin untuk meraih tubuh Jetsu agar ia ikut terbawa.


Ayunan pedang juga dilakukan oleh David berkali-kali untuk menyerang Jetsu. Tapi karena Jetsu pintar, ia mencekik David dan membawanya kembali ke dalam kepala Lazarus.


...[TCARRRR]...


"Tidak akan kubiarkan kau menyentuhku!" geram Jetsu.


"Oh ya? maka cobalah hindari ini!"


David menekan suatu tombol di lengannya. Armor kaki Lazarus David mengeluarkan semacam pisau. Kemudian ia menarik kakinya untuk menjatuhkan Jetsu.


...[BRUGGGG]...


"Akh!" Jetsu semakin melemah.


David berdiri dan mengayunkan pedangnya. Jetsu menghindar serangan itu dengan cara berguling. Kemudian Jetsu menendang David sehingga terpental akibat tendangan booster nya.


"Tch, bisa saja!" David membersihkan debu di dadanya.


Jetsu berdiri sembari menahan sakit di perutnya. "Ahh, aku mulai melemah."


"Merasakan sakit?" David menggenggam erat pedangnya.


"Kemari lah!" tantang Jetsu.


David dengan gerakan cepat mendatangi Jetsu. Sesaat sudah berhadapan, David mengayunkan pedangnya. Tapi Jetsu menangkis pedang David dengan pisau di punggung tangannya.


"Sekarang, kau yang akan kal--"


...[TSSSSSKKKKKK]...


Dari belakang, ada seseorang yang menusuk punggung Jetsu sampai menembus ke dadanya.


"Maaf terlambat" ternyata itu adalah Jack yang sudah kembali dari mesin bawah.


"AKHHH" Jetsu dibuat tak berdaya oleh mereka berdua.


Perlahan Jetsu membungkuk dan tersungkur.


"Tepat waktu, Jack!" David melakukan tos dengan Jack.


Jetsu perlahan merangkak ke arah keluar. Mereka berdua tidak membiarkan Jetsu lolos begitu saja. Ia ditendang oleh mereka berdua berkali-kali. Sampai,


...[BZZZZTTTT]...


Lazarus tiba-tiba tidak seimbang. Seolah-olah sedang terjatuh dan berbalik.


"A . . . apa yang--"


Penglihatan dari kepala Lazarus tiba-tiba berputar.


...[DUARRRRR]...


Teman-teman lain yang berada di luar, terkejut melihat apa yang terjadi dengan Lazarus itu.


"L . . . Lazarus nya . . . ." Orez sedang tercengang melihat Lazarus itu.


Semua orang tercengang setelah melihat apa yang mereka lihat.


"Terbelah menjadi dua . . . . " ucap Akuta.


Cahaya biru baru saja membelah badan Lazarus menjadi dua. Cahaya itu memanjat setengah badan Lazarus yang sedang terjatuh. Semakin cepat cahaya itu, semakin memudar.


"I . . . itu adalah . . . " Bryan melihat tampak cahaya itu.


...[BRUGGGG]...


Setengah badan Lazarus jatuh ke tanah. Namun kepala masih tetap berdiri tegak. Jack dan David perlahan bangun dari lantai setelah terbentur.


David menunjuk ke arah kaca dengan sedikit gemetar. Jack yang kebingungan apa yang sedang David tunjuk, ia pun melihat apa yang ditunjuk olehnya.


"Sial."


Seseorang berdiri di depan mereka dengan pedang canggihnya. Armor berwarna biru dan helm bermotif serigala.



Mecha form yang sudah dalam mode Oblivion. Inilah aku, pengguna Sci-Libur 01.


"Jadi, majulah!" gertak ku.


...[Beberapa menit sebelumnya]...


Aku sudah berada di atas gedung. Penyakit ini memanglah sangat menyakitkan. Aku melihat pemandangan kota yang sudah kacau akibat Lazarus itu.


Teman-temanku yang lain sedang menyerang Lazarus itu dari luar dan dalam.


"Aku tidak bisa hanya diam seperti ini!" aku berniat mengejar mereka.


Tapi sesuatu terjatuh dari tas kecil ku. "Eh?"


Aku memungut buku yang sebelumnya kutemukan. Yaitu sejarah Cryptide. "Buku ini . . . ."


Karena penasaran, aku pun membaca buku itu.


...[Kembali ke tahun SM]...


Cryptide, adalah nama pedang yang diciptakan oleh dewa pada zaman sebelum Masehi. Awalnya pedang itu diberi nama Riptide, dan sering digunakan oleh pendekar atau manusia berkekuatan dewa.


Semakin banyaknya musuh yang ditumbangkan oleh pedang ini, semakin berevolusi pedangnya juga.


Namun ketika sang pahlawan telah wafat, pedang itu tidak diwariskan oleh siapapun, bahkan anaknya sendiri. Karena sang pahlawan takut akan pengguna pedang Riptide selanjutnya akan disembarang gunakan.


Permintaan terakhir sang pahlawan kepada dewa adalah, untuk mengirimkan pedang itu ke masa depan. Jauh dari masa yang dia pijak sekarang.


Lalu, sang dewa pun mengirimkan pedang itu ke . . . .


...[Tahun 2519]...


Riptide tertancap di salah satu taman yang berada di tahun itu. Akibatnya, taman itu dijadikan tempat untuk menganalisis pedang Riptide. MPD datang ke TKP untuk melihat dan meneliti pedang itu sampai mengetahui darimana asalnya.


Salah satu petugas yang bernama Michael Kors, dilaporkan telah mencuri Riptide pada malam hari ketika penjaga shift malam sedang tidak melihat.


Kejadian itu membuat heboh di berita pada saat itu. Sampai . . . .


...[Tahun 2520]...


Setahun kemudian, Kors dilaporkan telah kembali terlihat di publik. Ia membawa Riptide yang terlihat beda dari sebelumnya.


Kini Kors memiliki komplotan atau faksi sendiri. Ia beri nama NSC atau Not So Cool. Faksi-faksi lain pun tertawa melihat ini.


"Disaat yang lain perang menggunakan senjata api, orang ini malah menggunakan pedang" gumam salah satu pemimpin faksi.


Karena Kors mengetahui komentar para penghina nya, ia pun mencoba memberontak kota dengan membuat kekacauan. Alhasil, para faksi pun ikut geram melihat Kors yang mengacaukan kota mereka.


Semua faksi pun juga dibantai oleh Kors satu persatu. Membuat sesuatu yang terpicu terjadi. Beberapa portal tiba-tiba terbuka di taman dimana Kors sehabis membantai faksi-faksi itu.


Mereka menggunakan armor berwarna hijau. Kami menyebutnya penjelajah waktu. Mungkin mereka semua datang dari masa depan dan dunia lain untuk menghentikan perbuatan yang Kors lakukan sejauh ini.


Kors pun memberitahu ke semua orang dengan cara meretas internet. Ia pun memberitahu kalau akan menggunakan Cryptide untuk menghancurkan dunia.


Dari sini, kami sekarang tahu kalau Riptide sudah diubah namanya menjadi Cryptide. Maksud dari Cryptide menurut Kors ini adalah, sesuatu yang ia rakit dengan kepintarannya sendiri.


Karena terlalu disembarang gunakan, efek samping dari pedang itu pun terjadi. Cryptide meledak menjadi serpihan kristal yang berbeda-beda warna. Kristal itu terpental ke arah yang berbeda seperti terpencar.


Kors pun terlihat mengambil salah satu kristal berwarna ungu. Setelah itu ia ditangkap dan di eksekusi oleh penjelajah waktu.


Kematian Kors membuat para penjelajah waktu berpikir kalau ia benar-benar tewas. Dan mungkin saja realitas baru telah dibuat, yakni dunia masa depan yang damai.


Beberapa jam setelah kematian Kors. Para penjelajah waktu kembali ke portalnya. Mereka menghilang dalam sekejap. Para petugas pun membawa mayat Kors ke dalam mobil ambulans untuk membakar mayat Kors menjadi abu.


Beberapa hari setelahnya. Dilaporkan bahwa mayat Kors telah menghilang sebelum dimasukkan di dalam pembakaran.


Hilangnya Kors membuat tegang semua orang yang takut dengan keberadaan Kors saat itu.


Sekian. Ini adalah ketikan terakhir yang kutahu. Aku adalah sang penganalisis Riptide pada tahun itu.


Catatan ini akan ku cetak ke buku. Aku tidak akan mengunggahnya ke internet sampai mereka tahu alasan ku tidak mengunggahnya.


...[Kembali ke momen]...


Aku yang sehabis membaca keseluruhannya, mulai sadar kalau ini semua memanglah tidak sia-sia. Pantas saja kalau Cryptide ini sangatlah spesial sekali. Karena ini adalah hasil pemberian dari dewa untuk sang pahlawan.


"Maka selanjutnya, aku yang harus menjadi pahlawan! dewa pun akan mengandalkan ku!" aku menutup buku.


Aku menghela nafas sembari mengangkat kristal.


"Create!" energi dari kristal mulai bersatu dengan ku.


"Armor!" aura dan cahaya berwarna biru keluar dari tubuhku. "UP!"


Kristal pun hancur menjadi partikel cahaya. Perlahan cahaya itu menyerap tubuhku dan menyelimutinya. Rasa sakit di tubuhku perlahan berkurang. Hologram serigala menjadi helm untuk menjadi pelindung kepalaku. Pedang Sci-Libur muncul di tangan setelah aku berubah sepenuhnya.


Dengan tujuan dan tekad yang kuat, aku bersemangat untuk menjadi pahlawan terbaik di dunia.


Kemudian aku berlari secepat cahaya mengejar Lazarus itu. Aku naik ke tubuhnya dengan memanjat secepat mungkin dan membelahnya menjadi dua.


Aku dapat melihat ekspresi teman-teman ku di bawah sana. Mereka bersorak untukku, dan juga kemenangan ini.