CRYPTIDE CRYSTAL

CRYPTIDE CRYSTAL
Pelupaan



Teman-teman yang lain sedang mengikuti rencana Akuta. Dimulai dari atas tepi gedung ada Bryan, Wax, dan Robin yang dibantu dengan Reggie. Belakang kaki Lazarus ada Yuusha dan Kyo yang melilitkan benang dan lidahnya.


"Nelson, sebelum kau ubah gravitasi nya. Aku ingin kau membantuku ke atas terlebih dahulu!" permintaan Akuta.


"Tapi maksimal ku kurang lebih hanya 30 meter."


"Aku tidak ingin masuk ke kepalanya" Akita memiliki rencana lain.


"Baiklah!"


Nelson mengangkat tangannya untuk mengangkat Akuta ke tubuh Lazarus. Akuta sudah menyaring kan suara gergajinya dengan keras.


"Sampai di sini saja!"


Nelson melepaskan gravitasinya dan melempar Akuta ke tubuh Lazarus. Akuta sudah menempel di badan Lazarus. Ia memanjat dengan kedua gergaji di tangannya. Kemudian membuat lubang agar Akuta masuk ke dalam dada Lazarus itu.


...[BRRRTTTT]...


Akuta berhasil masuk ke dalam Lazarus. Di dalamnya banyak sekali kabel yang pasti terhubung semua dengan Lazarus yang bergerak ini.


Akuta mengaktifkan mata night vision nya di dalam sana, karena di dalam sangat gelap sekali.


"Apa yang harus ku potong?"


Ia sangat kebingungan sekali. Karena sangat kebingungan, ia akhirnya mencoba memotong semua kabel satu persatu. Setelah beberapa kabel di potong, sesuatu yang terpicu pun terjadi.


...[BZZZZTTTT]...


"Eh apa yang terjadi?"


Lazarus mendadak mati daya. Namun masih tetap berdiri tegak. Beberapa kabel masih ada yang tersambung. Tapi sepertinya tidak terlalu penting. Karena tiba-tiba Lazarus mati daya.


Sementara yang diluar juga dibuat kebingungan dengan apa yang terjadi dengan Lazarus nya.


"A . . . a . . . apa yang terjadi?" bingung Orez setelah ia menggesek betis Lazarus.


"Kurasa sesuatu terjadi karena mu kak" pikir Kenzu di dalam Orez.


"Tidak, ini sangat ganjil sekali."


...[Sementara di dalam kepala Lazarus]...


Saat mati daya, kepala Lazarus bergetar sebelum benar-benar mati. Mereka bertiga terjatuh akibat guncangan, sampai akhirnya benar-benar mati daya.


Jetsu sedari tadi darahnya belum berhenti mengucur. Ia sebisa mungkin akan melawan David untuk terakhir kalinya.


"Hebat juga ya? hahahaha" tawa David disaat mereka bertiga terjatuh.


Perlahan mereka bertiga berdiri. Jack kembali ke mesin untuk mencoba mengaktifkan kembali melalui mesin alternatif dan secara manual.


"Jack, kau tahu jalan menuju mesin alternatif kan?" pinta David.


"Kau tidak perlu memberitahu ku. Setengah dari Lazarus ini adalah rancangan ku!" Jack meninggalkan mereka berdua. Ia jalan ke bawah melalui tangga yang tersembunyi di bawah kendali mesin.


Sekarang tersisa David dan Jetsu yang akan kembali melanjutkan pertarungan mereka berdua.


"Kau masih kuat bertarung kan?" tanya David pada Jetsu.


"Meski beruang terluka," Jetsu melompat dan terbang menuju David, "ia akan tetap bertarung sampai mati!"


"Tidak ada beruang yang terbang!" David melompat dan menarik kaki Jetsu.


Kemudian membanting kaki Jetsu ke bawah. Tapi Jetsu mengeluarkan sayap jet nya. Ia mengendalikan udara agar masih stabil untuk terbang di udara.


Tangan David yang masih memegang Jetsu harus terbakar akibat pembakar di telapak kaki EdgeBooster nya.


"Arkh!"


"Lazarus mu tidak tahan api ya? payah sekali!" ejek Jetsu.


Lalu Jetsu mendorong David dan membawanya terbang keluar dari kepala Dark Nova Lazarus yang mati daya.


...[Di dalam mesin]...


Jack baru saja turun ke bawah. Kira-kira lokasi mesin alternatif nya berada di dalam dada Lazarus itu. Jack menggunakan senter untuk menerangi dalam mesin.


"Kalau tidak salah ada di depan sini."


Beberapa saat kemudian seperti terdengar langkah kaki dari beberapa arah. Jack reflek menerangi ke arah suara langkah kaki itu.


"Tikus?"


"S . . .sial!"


Jack melihat lubang besar dari dalam dada Lazarus. Ia mendadak panik dan ingin segera mencari mesin itu secepat mungkin.


Jack berlari secepat mungkin menuju mesin alternatif itu. Tiba-tiba ada suara langkah yang mengikutinya. Tetapi Jack masih fokus menuju tujuannya.


Sesampai di mesin alternatif, Jack langsung menerangi ke arah belakang dengan senternya. Tetapi tidak ada siapa-siapa di situ.


"Huh, pasti memang hanya tikus" pikir Jack.


Kemudian ia memperbaiki dan mengaktifkan mesin Lazarus itu dengan cara memasang kabel yang belum di pasang ke mesin.


...[BIIIIPPPPPPPP]...


Lazarus kembali aktif. Jack mengelap keringat di dahinya. "Haha, gara-gara tikus. Jadi begini deh."


"Bukan tikus. Tapi anjing!" tiba-tiba ada suara dari belakang Jack.


Reflek, Jack menoleh ke belakang. Ayunan kedua mesin gergaji di tangan mengarah ke kepala Jack. Jack berhasil menghindar ke belakang. Ia berdiri dan melihat siapa itu.


"Bocah gergaji!"


Akuta menghadap ke belakang untuk berhadapan dengan Jack. "Jadi, kita lanjutkan pertarungan gergaji kita?"


"Jujur saja aku tidak ada waktu. Tapi," Jack mengangkat chip miliknya. "Charge!"


Jack kembali bertransformasi. Dengan satu tangan gergaji yang besar di tangannya, akan membantai semua lawan di depannya. Inilah Lazarus Bloodlust.


"Kita lanjutkan pertarungan sebelumnya, bocah gergaji?"


Akuta menyaring kan suara gergajinya lebih keras. "Dari sebelum-sebelumnya, kau sudah kalah, Jack!"


Jack menarik Akuta ke sebelah agar tidak merusak mesin alternatif. Akuta kembali melempar Jack ke arah lubang besar di dalam dada Lazarus.


Ketika Akuta berniat menendang Jack keluar, Jack berhasil mencekik Akuta dan membanting ke bawah.


"Gaya bertarung mu tiba-tiba berubah. Apa karena aku terlalu kuat?" hina Akuta.


Jack sengaja mengubah gaya bertarungnya untuk melindungi mesin tanpa Akuta ketahui. "Ya! karena aku terlalu kuat!"


Jack menarik kabel yang terpotong di atasnya untuk menyetrum Akuta. Tapi Akuta membalikkan keadaan dengan menyetrum balik Jack dengan cara menghindar dari serangan Jack, lalu menarik kabelnya kembali.


...[BZZZZTTTT]...


"ASREKAJSBRKRKK" Jack tersetrum.


Tapi Jack berhasil mengkonversi listriknya ke gergaji Jack. Setelah itu, Jack menghantam Akuta dengan gergaji listriknya.


Akuta berhasil menghindar. Kini mereka berdua kembali berdiri dan berhadapan.


"Kau seperti sedang melindungi sesuatu" Akuta menyadari sesuatu.


Jack dari balik helm Lazarus nya sedang melirik lirik ke arah mesin. Akuta yang menggunakan mata anjing dari SlashyBlood nya, dapat mengetahui apa yang dilirik oleh Jack.


Setelah itu ia melihat apa yang dilirik oleh Jack sedari tadi. "Oalah, mesin . . . ."


"Tidak!"


Akuta mengejar mesin alternatif yang sedang berjalan. Jack mengejar Akuta yang berniat untuk menghancurkan mesin terakhir Lazarus.


"Tidak akan kubiarkan!"


Jack melompat dengan lompatan tingginya untuk menggapai Akuta. Dan akhirnya Akuta berhasil tertangkap.


Jack mencekik Akuta dengan sebelah tangannya. "Kau tahu apa yang konyol?"


"Ya, itu kau!" Akuta mencoba menggertak.


Namun cengkeraman Jack sangatlah kuat sekali sehingga Akuta tidak dapat mengelak.


"Bukan, tapi itu kau!!"


Jack menyeret Akuta sampai ke lubang besar di dada Lazarus. Akuta tidak dapat mengelak meski menggunakan gergajinya sebagai penopang.


"Adios!"


Jack melempar Akuta keluar dari dalam Lazarus ke bawah. Jack melihat Akuta yang tidak dapat terbang sampai ia tidak stabil untuk mengendalikan keseimbangannya.


Lalu ia meninggalkan tempat dan hendak kembali ke atas.