
Secara tidak langsung, aku tidak sadarkan diri setelah masuk ke dalam partikel kegelapan hasil ciptaan kekuatan Kors. Aku tidak sendirian. Yang ikut bersamaku disini adalah, Akuta, Jetsu, Wax, Robin. Sedangkan wanita yang lainnya seperti Kenko dan Mako tidak ikut tertarik ke dalam partikel ini kurasa.
...[SLRRPPPP]...
"Ah, kepalaku terasa sakit sekali" semuanya masih terasa gelap.
Aku belum membuka mataku. Tapi hal yang bisa kurasakan sekarang adalah, angin yang sangat segar. Dan sepertinya aku terbaring di rumput, tapi entah dimana aku berada, aku mencoba berani membuka mata.
"Hmm?" aku membuka mataku, kemudian langsung bangun untuk mengecek keadaan.
Entah dimana aku berada sekarang. Aku sepertinya berada di hutan yang banyak pepohonan. Angin disini sangat segar sekali rasanya. Ditambah cahaya bulan yang sangat terang.
"Sudah malam hari?" kemudian aku mulai berdiri dan berjalan mengikuti arah kemana hutan ini sampai batasnya.
Aku masih lelah untuk berjalan jauh. Dan aku masih bingung bagaimana aku bisa sampai disini.
"Kors, sialan kau" aku kesal dan memukul pohon.
Tapi setelah aku berjalan lumayan jauh, aku menemukan cahaya dari ujung sana. Tanpa pikir panjang aku berlari mengejar cahaya itu. Tapi setelah ku sentuh,
...[ZRRTTT]...
"Eh?" aku terkejut.
Aku secara tidak sengaja ter teleportasi ke suatu kota yang entah di negara mana ini. Kota disini sangat futuristik sekali. Melebihi teknologi dimana negara yang aku tempati sebelumnya. Mobil sudah tidak bergerak di jalan raya, melainkan sudah terbang tanpa roda. Motor pun juga begitu. Hp ku rusak, sehingga aku tidak bisa mengecek jam berapa dan tahun berapa sekarang.
Banyak gedung tinggi disini, dan jalan raya terasa sepi sekali. Lampu neon menerangi jalanan dan cahaya kota. Aku berdiri di trotoar setelah aku memegang cahaya yang ada di hutan sebelumnya.
"A . . . apa yang--"
...[BRUGGGGG]...
Seseorang menabrak ku dari belakang secara tiba-tiba.
"Aduhh" aku memegang kepalaku setelah terjatuh.
Kemudian aku menoleh ke belakang untuk melihat siapa itu. Alangkah terkejutnya aku setelah melihat siapa dia.
"K . . . Kevy?" itu adalah Akuta yang sepertinya juga baru saja ber teleportasi sama sepertiku.
"Akuta!" aku memegang bahunya, "kau tidak apa-apa?"
"Ya, aku tidak apa-apa" Akuta sangat kelelahan.
Aku menghela nafas, kemudian kembali berdiri, "Apa yang telah terjadi?"
"Entahlah, Kors sepertinya membuat distorsi dan menarik kita ke dunia lain."
Aku menanggapinya dengan wajah memikirkan sesuatu.
"Tunggu, bagaimana kau bisa tahu Kors?" tanya ku.
"Panjang ceritanya. Untuk sekarang kita temui temanmu yang lain terlebih dahulu."
"Hmm, ok"
Aku mulai melihat ke kiri dan kanan untuk mulai berjalan kemana, "Ayo" aku mengajak Akuta untuk berjalan.
Akuta menanggapinya. Lalu kami berdua mulai berjalan ke kanan untuk melakukan pencarian ke kota ini.
...[Sementara itu]...
Kenko dan Mako cemas apa yang terjadi dengan kami di dunia lain.
"Apa yang kamu kira akan terjadi di sana?" Kenko memasang wajah cemas.
"Tenanglah, mereka orang yang kuat." tiba-tiba Drop dan Bryan menghampiri.
"Loh, kupikir kau ikut masuk ke dalam partikel itu?" Heran Mako.
"Tidak, kami tidak ikut berlari mengejar mereka." Bryan menggelengkan kepalanya.
"Aww" Bryan tertawa.
...[Kembali ke dunia lain]...
Aku sepertinya sudah berada di tengah kota bersama Akuta. Entah harus berjalan sampai kapan, tapi tiba-tiba ada seseorang dari depan kami yang menggenggam suatu gadget berjalan ke arah kami.
"Kevy, sepertinya ini adalah orang pertama yang kita temui di dunia ini" semangat Akuta.
Aku masih mengamati tampangnya seperti apa. Tetapi semakin ia mendekat semakin terlihat wajahnya.
"Mustahil" aku dan Akuta sama-sama terkejut.
Orang itu adalah diriku sendiri yang berasal dari dunia ini.
"K . . . Kevy?" aku melambai kepadanya.
Kemudian dia diam berdiri di hadapanku dengan wajah datar.
"Hmm?" dia merespon.
Kemudian aku menghampirinya dan senang bertemu dengannya, "Kevy mungkin ini agak memusingkan untukmu, tapi aku adalah . . . "
"Berisik"
"Eh?"
Tiba-tiba wajahnya menjadi penuh dengan emosi.
"A . . . ap--"
...[BRUGGGGG]...
Aku didorong oleh Kevy yang entah apa maksudnya.
"Sampah harus disingkirkan." Dia mengeluarkan kristal Sci-Libur nya.
"Sial" aku heran apa yang terjadi dengan orang ini.
Akuta juga ikut bingung apa yang terjadi dengan kami, "Kevy, sudahl--"
"Tidak Akuta, biarkan aku yang mengurus dia" aku menahan Akuta.
Akuta menanggapinya, lalu ia mundur beberapa langkah untuk melihat apa yang akan terjadi dengan kami.
"Create, Armor, Up!" dia bertransformasi.
"Sudah kuduga akan terjadi seperti ini" aku juga mengeluarkan Kristalku.
"Create, Armor, Up!" kemudian aku ikut bertransformasi menjadi Mecha form mode Hyper.
"Baiklah . . ." aku mengambil pedangku, "apa yang akan kau lakukan?"
Sci-Libur miliknya sangat pendek, tetapi ia memiliki pedang tambahan di lengan bawahnya seperti senjata tambahan. Yang keren darinya adalah, Mecha form miliknya yang sangat futuristik dan sangat keren sekali. Jujur saja aku terpukau melihat Sci-Libur miliknya ini. Tapi aku tidak tahu form apa yang ia gunakan sekarang ini.
"Baiklah, mari kita mulai pertarungan kita?" aku memulai.
Dia hanya diam tanpa ekspresi.
Dan ini adalah pertarungan sesama Kevy yang sama-sama pengguna Sci-Libur. Aku tidak menduga jika akan terjadi pertarungan melawan diriku sendiri ini.
"Majulah, Kevy!"
"Aku tidak akan menahan."