CRYPTIDE CRYSTAL

CRYPTIDE CRYSTAL
Eliminasi



Teman-teman yang lain mendengar suara tembakan di alat komunikasi yang terhubung dengan Bryan.


"BRYAN! APA YANG TERJADI DENGANMU!?" Jetsu mencoba menghubungi Bryan, "HEY JAWAB!"


"Jetsu, tidak ada jawaban juga dari Drop. Alat komunikasi yang terhubung dengan kita mengalami error" lapor Wax.


"Sial, apa yang terjadi dengan mereka?" tanya Mako.


"Kita akan ke sana setelah menghancurkan pasukan-pasukan Lazarus sialan ini!" Robin masih menembakkan anak panahnya.


Akuta yang masih menggila dengan gergajinya, melihat seseorang di belakang Robin yang ingin menikamnya. "Robin! Awas!"


Robin melihat ke belakang, "eh?"


...[BRRRRRR]...


Akuta menghantam orang yang hampir saja menikam Robin dari belakang, "huh barusan hampir saja."


"Terimakasih Akuta" lega Robin.


Lalu Robin melihat seseorang yang ingin menembak Akuta dari belakang, "AKUTA, AWAS!"


Robin mendorong Akuta agar ia terhindar dari tembakan itu, "eh?" Akuta terkejut.


...[BZZZZTTTT]...


Robin tertembak oleh Lazarus yang menembaknya dari belakang Akuta setelah ia melindungi Akuta. Robin terpental jauh sampai ia berubah menjadi human form kembali.


"Robin!" Akuta langsung bangkit dan menghajar Lazarus itu sampai tewas.


Setelah itu ia langsung lari mendatangi Robin yang sekarat, "hei hei! kau tidak apa-apa?"


"Tidak usah khawatir kawan. Aku hanya perlu istirahat sebentar saja kok" Robin mengobati dirinya sendiri dari obat yang ia miliki di kantung Hoodie nya, "pergi saja! aku baik-baik saja kok."


Akuta mengangguk. Lalu ia meninggalkan Robin yang sedang memulihkan diri. "Dasar Lazarus brengs*k!"


Kesal Akuta yang membantai satu-persatu pasukan Lazarus yang tidak habis-habis.


...[Sementara itu di ruang komputer]...


"Hmm? tidak berani menembak ku?" ucap Kors.


"Ini peringatan pertama Kors!" kesal Bryan.


Kors melihat sekitar ruangan karena bingung apa alasannya Bryan sangatlah kesal. Lalu mata ia tertuju pada mayat Drop yang sudah tidak ada kepalanya, tetapi kristalnya masih digenggam oleh mayat Drop yang sudah menjadi human form.


"Menyedihkan" Kors menggelengkan kepala.


...[DORRRR]...


"Berani mengejek partner terdekat ku?!" bentak Bryan setelah menarik pelatuknya.


...[KLNTANG KLTNTANG]...


Kors menjatuhkan peluru yang barusan ia tangkap dari senjata Bryan, "kupikir itu peluru laser."


"JANGAN MENGALIHKAN PEMBICARAAN!!" Bryan bersiap menarik pelatuknya kembali.


Kors tertawa, "begini kah sikapmu sekarang terhadap kapten mu?"


"Kau sudah bukan kapten ku lagi! aku kecewa denganmu!" bentak Bryan.


"Apa yang membuatmu berubah pikiran? apa kau telah dicuci otak oleh teman-teman barumu?" Kors mendekatinya.


...[DORRRR]...


^^^Bryan kembali menarik pelatuknya. "Ini semua karena ulah mu sendiri, Kors!"^^^


Kors diam berdiri di hadapannya.


"Aku tidak menyangka aku telah ditipu olehmu selama ini" Bryan menahan emosinya.


Kors mengangkat sebelah alisnya.


"Cita-citaku sedari dulu adalah ingin menjadi polisi. Kakekku memberikanku kristal ini agar aku menjadi polisi yang hebat kedepannya."


"Lalu apa yang salah dengan itu? kau sudah menjadi polisi--"


"Dengan menyuruhku membunuh orang? kau memerintahkan ku untuk membunuh orang setelah kau memfitnah orang itu sebagai kriminal?"


"Apa maksudmu?" bingung Kors.


"Aku tahu kalau selama ini kau menuduh seseorang sebagai kriminal! lalu menyuruhku untuk mengejar seseorang, menjadikan orang lain sebagai buronan padahal ia ingin menyelamatkan dunia, lalu hal yang paling membuatku kecewa adalah . . . " Bryan menatap Kors, "itu adalah kau Kors. Michael Kors sang mayat berjalan, setelah mencuri kristal GlitchHawk pada kejadian sekitar 200 tahun yang lalu.


"Bodoh sekali aku. Secara tidak sadar, aku bergabung dengan polisi yang dibayar oleh pemerintah untuk menjaga nama baiknya." Bryan kembali menodongkan senjatanya ke kepala Kors, "dan sekarang semua orang yang perlahan menghancurkan negara ini sudah ada disini semua. Selanjutnya tinggal ku eliminasi mereka untuk menyelamatkan dunia."


Kors tertawa terbahak-bahak, lalu ia menatap wajah Bryan dengan ekspresi emosi. "Dengan cara apa, Bryan sang penyelamat dunia?"


"Mungkin bukan aku yang akan menyelamatkan dunia," Bryan tersenyum menyeringai, "tetapi ia adalah temanku. Kevy Devotee!"


"Lelucon yang konyol" tawa Kors sembari memegang jidatnya, "sekarang coba hentikan semuanya dari sekarang, pahlawan!" Kors mengangkat kristal GlitchHawk miliknya untuk bersiap berubah.


"Create, Armor, Up!" Kors bertransformasi menjadi mecha formnya.


"Kalau tidak salah, ia masih dalam mode 2.0 ya? haha, masih lebih unggul form ku!" pikir Bryan.


...[BSSSSSTTTT]...


Tabir asap berwarna ungu mendadak memenuhi ruangan setelah muncul dari tubuh Kors.


"Hah, apa-apaan ini?" Bryan mengangkat senjatanya dan bersiap-siap untuk menembak siapapun yang bergerak.


Perlahan asap mulai memudar setelah asap itu masuk ke dalam ventilasi udara.


"Hahahaha, kau tidak akan menduga hal ini bukan?" tawa Kors dari depannya yang muncul dari asap.


"A . . . . form apaan itu?"



Sebuah mecha form berwarna ungu dengan helm bermotif elang, muncul dari asap yang diciptakan olehnya sebelumnya. Form itu lebih baru dan lebih canggih dari sebelumnya.


"Mode Hyper?"


"Jika kamu berpikir kalau ini adalah mode Hyper. Kesalahan besar!"


Bryan menganalisis form itu dari pemikirannya. "Sial, apakah itu . . . ." kejut Bryan.


"Ya. Kau benar Bryan. Ini adalah mode Oblivion ku!" Kors mengeluarkan cakarnya.


"Sial!" Bryan menekan alat komunikasi nya untuk menghubungi yang lain, "Hei teman-teman! kita dalam bahaya!"


"BLACK HOLE BURST!" Kors menciptakan lubang hitam yang menghisap apapun itu dari jurusnya yang ia ciptakan.


...[Di ruangan lain]...


"Bryan! lapor! apa yang terjadi barusan?" Orez mencoba menghubungi Bryan kembali, "sial! tidak ada jawaban!"


"Apa yang kira-kira terjadi dengan mereka?" tanya Mako sembari menghajar musuh.


"Bagaimana jika kita ke sana untuk memastikan keadaannya?" saran Yuusha.


"Tapi bagaimana kita ke sana sementara pasukan musuh masih banyak disini? TCHAAAA!" tanya Wax sembari menendang bola ke pasukan musuh.


"Tenang saja! aku akan membuat jebakan dengan kekuatan benang ini!" ide Yuusha.


"Baiklah, coba lakukan apa yang kau bisa, Yuusha" Jetsu menyetujui ide Yuusha.


"Mako, bantu aku menyingkirkan musuh-musuh yang ada di sebelah sini! aku akan membuat benteng dari benang yang super kuat ini!", "Dimengerti!"


Yuusha dan Mako bekerjasama untuk merakit benteng dari benang dengan menggunakan tubuh Lazarus yang sudah tidak berdaya. Lalu diikat dengan benang dan diberdirikan oleh Yuusha sampai menutupi jalan dan ruangan sampai menyentuh atap.


Setelah semua tubuh diselimuti benang. Yuusha menggabungkan semua tubuh Lazarus nya untuk dijadikan tembok yang sangat tinggi dan tahan dari peluru tembakan pasukan Lazarus itu.


"Mako, tendangan terakhir!" Yuusha meminta Mako untuk menghajar pasukan Lazarus terakhir yang menggantung di atas tembok.


"Lightspeed Jumpkick!" Mako berlari dan melompat untuk menendang pasukan Lazarus terakhir yang berada di atas tembok dengan jurusnya.


"Selamat tinggal pasukan menyebalkan!" Mako menendangnya sampai ia terpental jauh.


Setelah berhasil ditendang oleh Mako, Yuusha menutupi semuanya dan diketatkan dengan kekuatan benangnya itu.


"Berhasil!" Mako mendarat dengan pose yang keren.


"Kerja bagus, semuanya!" senang Yuusha.


Lalu sisa pasukan Lazarus yang masih di dalam tembok, semuanya di bantai oleh Akuta, Orez, Kenzu, Jetsu dan Wax.


"Bagus teman-teman!" Robin mengangkat jempolnya sebagai apresiasi.


Robin dibantu berdiri oleh Mako dengan mengulurkan tangannya. Yang lain diperintahkan menuju ke ruang komputer kembali oleh Jetsu.


"Ayo semuanya! sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi" perintah Jetsu.


Lalu semua orang berlari menuju ruang komputer untuk mengecek keadaan Bryan di sana.