
Aku berada di dalam mobil bersama teman-teman ku yang lain dalam perjalanan ke kota Extrobile untuk mencari bendera yang kami cari sebelumnya, kali ini kami mempunyai teman baru yang sama hebatnya dalam pertempuran, dia berasal dari faksi Black Cafe juga yaitu partnernya Jetsu selain Mako.
"Jadi siapa namamu sekali lagi?" aku bertanya kepadanya.
"Aku? namaku Wax Shine" Wax memperkenalkan diri.
"Sejak kapan kau bergabung faksi ini?"
"Masih baru, sekitar bulan januari lalu"
Aku hanya mengangguk, tapi aku heran dengannya kenapa ia memegangi bola sepak terus. Kemudian aku berjalan ke depan untuk mengecek perjalanan,
"Jetsu, berapa lama lagi?" aku bertanya ke depan untuk mengecek Jetsu.
"Sekitar beberapa kilometer lagi, kita sudah memasuki area kota Extrobile barat" Jetsu menjawab sembari mengendarai mobil ini.
Kemudian aku kembali belakang untuk kembali duduk dan bergabung dengan yang lain.
"Kevy, menurutmu apa yang ada di balik pesan itu?" Kenko bertanya.
"Entahlah, yang pasti itu adalah sesuatu yang sangat penting" aku menjawabnya sambil bermain hp, kemudian aku membaca berita yang ada di hp ku.
"Mobil yang telah hilang 200 tahun lalu kini terlihat muncul kembali?" berita itu disertai dengan foto buram dari mobil yang sangat cepat itu sehingga hanya sedikit yang tertangkap oleh kamera cctv.
Mobil itu berwarna oranye, dari yang terlihat dikendarai oleh satu orang yang tidak jelas tampangnya. Ia tertangkap kamera cctv setelah mobil itu melewati tikungan ke kiri,
"Mobil? sepertinya aku pernah melihat mobil ini di suatu tempat" kemudian aku mencoba mengingat dimana aku melihat mobil ini, "Oiya, kalau tidak salah"
...[Kembali ke momen pertarungan sebelumnya]...
Aku sedang bertarung melawan Drop dan Bryan di tempat sebelumnya. Lalu ketika aku sedang merunduk karena Drop menggunakan kekuatan Gravitasi nya, aku sepertinya melihat mobil yang tidak pernah aku lihat sebelumnya.
Mobil itu berwarna Oranye dan ada seseorang di dalamnya seperti pengguna kristal juga, namun tidak lama aku diserang oleh Bryan yang membuatku tidak fokus.
...[Kembali ke momen sekarang]...
"Ya, sudah pasti mobil yang kulihat itu" aku secara tidak sengaja kembali mengingat hal itu sebelumnya.
Namun beberapa saat kemudian aku tidak sengaja mendengar percakapan Mako dan Kenko di sebelahku,
"Entahlah, aku juga sudah mencarinya kemana pun tetapi tetap tidak ketemu" Mako berbicara sesuatu dengan muka sedih.
"Tapi bagaimana dia bisa diculik?" Kenko menanyakan hal itu kepada Kenko.
"Hmm? siapa yang diculik?" kemudian aku ikut nimbrung dengan mereka.
"Adiknya menghilang beberapa tahun yang lalu" Kenko menjelaskan masalah Mako kepadaku sembari mengelus-elus punggungnya Mako,
"Sudahlah Kenko, mungkin dia sudah tenang disana" Mako mengelap sedikit air matanya.
"Diculik? oleh seseorang atau monster?"
"Dari yang kulihat sebelumnya, dia manusia yang menggunakan masker radioaktif" Mako menjelaskan spesifik nya.
"Apakah dia pengguna kristal?"
"Sepertinya"
Kemudian aku kembali menunduk ingin mengingat sesuatu darinya.
"Kapan terakhir kali kau melihatnya?" aku kembali bertanya,
"Kota Sanctuary hills" dia menunduk.
Mendadak aku kembali mengingat kejadian 5 tahun yang lalu disaat temanku ikut dipindahkan ke kota Sanctuary hills, ia menggunakan masker radioaktif di mulutnya karena ia memiliki penyakit yang kami tidak ketahui.
Kemudian mobil berhenti setelah sampai di suatu tempat, "Teman-teman, kita sudah sampai!" Jetsu memberi tahu yang lain dari bangku kemudi.
"Okeiii" kemudian Mako membangunkan Wax yang ternyata dari tadi tertidur.
"loh, heh, dimana aku?" Wax bangun meski masih ada rasa kantuk.
Lalu kami berlima keluar dari mobil, banyak barang yang dibawa oleh kami untuk mencari surat itu. "Sekop, Pemancar sinyal, Dokumen lama, serta bola sepak milik Wax?" aku kembali heran dengan bola milik Wax.
"Wax, kenapa kau membawa bola? kita disini bukan untuk bermain loh" aku menanyakan Wax yang menggendong bola sepak itu kemana mana.
"Itu bukan bola biasa, Kevy" Jetsu menjelaskannya kepadaku dengan tersenyum.
Wax juga ikut tersenyum, aku malah heran apa yang ada di dalam bola itu?
"Menurut beberapa rakyat lokal sebelumnya mengatakan bahwa terakhir kali mereka melihat prajurit mecha adalah di lokasi ini" Kenko membaca dokumennya.
"Eum, yah mungkin kita bisa cari satu persatu? namanya juga monumen bendera" Wax melihat sekitar ribuan bendera di tempat ini.
"Kalau begitu ayo kita mulai!" Kenko bersemangat.
Kami mulai menggali lobang di setiap bawah bendera di sana, kami jelas sangat semangat pada awal awal. Namun semakin banyaknya bendera jelas membuat kami semakin lelah, ditambah salju yang mulai turun membuat kami kedinginan.
"Hey kalian! kemari lah, aku membuat coklat panas" Mako dan Kenko memanggil kami bertiga yang sedang menggali di setiap lubang,
"Ya, kami nanti akan kesana hufff" Wax merespons mereka,
"Mereka duluan yang semangat malah mereka duluan yang istirahat" keluh ku,
"Kau pikir akan berapa lama lagi kita akan mati kedinginan" Jetsu sepertinya sudah pasrah,
"Tenanglah, mungkin tidak akan lama lagi" aku dari kejauhan,
Ketika aku sedang menggali salah satu lubang bendera ini, aku merasakan sesuatu.
"Teman-teman sepertinya aku menemukan sesuatu!" aku menoleh ke belakang untuk memanggil yang lain.
Kemudian ketika aku ingin meraih apa yang ada di bawah sana, tanganku tidak sengaja bertabrakan dengan tangan orang lain.
"Owh, maaf . . . ." aku melihat ke arahnya,
"Aku juga minta ma-" dia juga menatapku,
Itu adalah Bryan yang sepertinya sama-sama mencari surat tersembunyi ini, kami saling bertatapan dengan wajah terkejut.
"Eh?" kami berdua sama-sama heran, namun beberapa saat kemudian . . .
Aku langsung mengeluarkan pedangku dan mengayunkan ke arahnya, sedangkan dia mengambil uzi nya dan menembak ke arahku.
Beruntung kami sama-sama sudah berubah menjadi mecha form mode 2.0 dan serangan itu tidak mengenai bagian tubuhku, begitu juga dengan dia yang tidak kena oleh ayunan pedangku.
"Apa yang kau lakukan disini Bryan!" aku memasang posisi bersiap dengan pedangku untuk menahan serangannya.
"Harusnya aku yang bertanya begitu, bodoh!" Bryan juga menanyakan hal yang sama, dia juga bersiap-siap untuk menembak jika aku menyerang.
"Aku lebih dahulu di sin-" tidak lama aku merasa tekanan sangat berat yang membuatku terjatuh dengan merunduk, ini pasti ulah Drop.
Kemudian tidak beberapa lama Drop datang dengan mecha form mode Hyper nya, dia juga mengarahkan tangannya ke depan dengan punggung tangan di atas seperti mengendalikan gravitasi.
"Ergh! D . . Drop!" aku kesakitan dengan menahan untuk tidak terjatuh.
"Hebat sekali kau bisa menebak namaku" Drop kemudian membalikkan tangannya yang membuatku melayang, lalu dia memutarnya kembali dan membuatku terjatuh sangat keras.
"Bagaimana dia bisa berada disini?"
"Entahlah, kemungkinan dia mencari hal yang sama seperti kita" pikir Bryan.
Aku masih menahan kesakitan dengan tanganku ke tanah, lalu ketika mereka berdua sedang melihat ke arah ku yang sedang kesakitan, tiba-tiba ada bola yang mengarah ke tangan Drop dan memantul ke wajah mereka berdua.
"Aww, siapa itu!" Drop tidak sengaja melepaskan kekuatan gravitasinya setelah dihantam oleh bola yang memantul itu.
Lalu ada Wax yang berdiri dengan menginjak bola itu, bolanya menyala terang berwarna biru muda.
"Wax?" aku melihat Wax dari balik helm ku, "**Tu**nggu, itu Wax?"
"Siapa kau? apakah kau temannya Kevy?" Bryan mengarahkan uzi nya ke arah Wax,
"Aku? aku hanyalah pemain bola yang numpang lewat" Wax tersenyum, kemudian kaki nya menarik ke belakang.
Bryan yang mengetahui itu langsung menembak ke arah Wax.
"WAX AWAS!!!!" Aku meneriaki Wax.
Wax menendang bolanya ke arah Bryan dengan cepat, bola itu kebal sekali terhadap peluru nya Bryan.
"A . . . apa?!" Bryan tidak percaya dengan hal itu.
Lalu bola nya menghantam kepala Bryan dan membuatnya terjatuh, bola itu juga memantul ke arah Drop yang membuat mereka sama-sama terjatuh karena kerasnya bola itu.
Drop dan Bryan kembali bangun dan melihat Wax, Bola itu kembali ke arah Wax dan ia memukul bola itu.
"Create, Armor, Up!" seketika bola itu pecah dan hancur setelah dipukul oleh-nya, tetapi pecahan bola itu merakit armor mecha form nya Wax.
Akhirnya Wax berubah menjadi mecha form dengan nama di lengannya "Goal Kick5"