CRYPTIDE CRYSTAL

CRYPTIDE CRYSTAL
Malam Kenangan (Extra)



Ketika Aku tertidur, Aku berpikir kalau itu semua hanyalah mimpi. Tapi di mimpi ini, Aku kembali mengingat keinginanku pada momen itu sebelum ledakan Lazarus.


"Karena kau telah berhasil menyatukannya kembali, akan kuberikan keinginan mu sesuai janji ku. Namun, tentu saja ada syaratnya."


Aku mengangguk karena sudah yakin dengan pilihan ini. Aku sudah berpikir ini dari jauh hari. Dari pertama aku mendengar sejarah ini sampai sekarang, aku sudah ingin menjawabnya.


"Keinginanku adalah . . . . . "


Dewa itu bersedia mendengar keinginanku.


"Ingin dunia dimana Aku dan orang-orang yang pernah kutemui menjadi orang yang bahagia, memiliki kehidupan baik, dan tidak ada faksi apapun di dunia itu. Dan tentu saja Aku sendiri juga ingin hidup bahagia di dunia ku sendiri."


Dewa itu mengangguk dan mengiyakan keinginanku. Aku senang melihat reaksinya begitu. Tetapi, ia mengangkat jarinya seperti ingin mengatakan sesuatu.


"Tentu saja, ada syaratnya."


"Apa itu?" aku bersedia mendengarnya.


"Tenang saja, ini akan mudah ditebak nantinya. Aku tidak akan memberitahunya sampai kau sadar sendiri nanti."


Aku mengangguk dan yakin dengan keputusan itu semua. Setelah itu, dewa menyuruhku untuk memejamkan mata. Lalu Aku mengikuti apa yang ia katakan. Aku memejamkan mata dan kehilangan kesadaran setelahnya.


Dan itu, adalah bagaimana Aku dapat hidup di dunia ini. Dunia baru ku yang ku ciptakan. Aku sangat bersyukur teman-temanku juga hidup bahagia disini.


...[Malamnya]...


Aku akhirnya bangun setelah tertidur pulas di siang hari. Aku mengecek hp ku dan tersadar kalau sekarang sudah malam hari. Kemudian aku iseng-iseng membuka galeri di hp ku. Ketika sedang mengecek galeri di hp ku, Aku melihat banyak fotoku dan Kenko bersama Hiro liburan di negara ini.


Ada juga foto dimana Aku dan Kenko sedang menikah pada saat itu. Teman-temanku hadir dan ikut berfoto bersama kami sebagai kenang-kenangan.


Ada juga foto dimana Aku dan Kenko menghadiri acara pernikahan teman-temanku seperti Akira dan Yuusha, Wax dan Mako, lalu Robin dan Ichika.


Semua foto itu, tersimpan di galeri ini. Ada juga foto Hiro ketika masih bayi. Ia sangat imut sekali pada saat itu. Sayang sekali aku tidak dapat melihatnya secara langsung.


Setelah itu, Aku mematikan hp untuk beranjak dari kasur. Kemudian Aku berencana untuk mandi, karena badanku sedikit berkeringat dan bau. Oleh sebab itu, Aku membuka baju dan masuk ke kamar mandi.


Tapi, setelah Aku masuk kamar mandi, entah kenapa aku mendengar suara shower menyala. "Huh? siapa yang menyalakan shower? pemborosan air ."


Aku berjalan ke depan ruang shower di dalam kamar mandi. Karena Aku juga ingin mandi, aku mengubah pikiran ku untuk sekalian mandi saja di dalam.


Aku sudah melepas busana dan ku taruh di pakaian kotor. Setelah itu aku langsung masuk ke dalam ruang shower untuk mandi. Tapi . . . .


...[WUSSHHHH]...


"Eh, Kevy?"


"Eh . . . Kenko?"


Kini Aku sedang melihat Kenko mandi tanpa pakaian sama sekali. Ia sedang menatapku yang juga tanpa pakaian.


Sekarang Aku sedang dalam mode 2 pilihan. Pertama, jika aku keluar dari sini, maka Kenko akan menganggap ku aneh seterusnya. Kedua, kalau aku ikut masuk, mungkin akan berbeda jawaban, mungkin? Baiklah, Aku akan mengambil pilihan ke 2.


"Mau mandi bareng?" ajak ku.


Kenko tersenyum setelah mendengar itu. Kemudian ia menarik tanganku dan menutup pintu shower setelahnya. Selanjutnya kami mandi bersama, dan tentu saja tidak mungkin hanya mandi.


Malam itu, adalah pertama kalinya Aku merasakan hal itu bersamanya. Karena Aku sendiri juga belum pernah melakukan hal itu di dunia sebelumnya. Oleh sebab itu, ini adalah pertama kalinya Aku merasakan dan melakukan hal itu bersamanya, di dunia ini.


Itu, adalah hari dimana dunia telah berubah sepenuhnya hasil ciptaan ku. Cryptide tidak pernah ada di dunia ini. Semua orang yang pernah kutemui, sudah hidup bahagia dengan keadaan mereka masing-masing.


Dan itu semua adalah keinginanku. Jika dunia sebelumnya masih ada, maka aku sudah menjadi pahlawan di dunia saat itu. Kemungkinan juga, Aku memiliki patung pahlawan di negara itu setelah beberapa tahun kemudian.


Kadang Aku berpikir, bagaimana dengan nasib teman-temanku di dunia itu? jujur saja aku tidak ingin mengetahuinya sih. Bukan berarti Aku egois. Aku hanya ingin mereka agar menjalankan kehidupan mereka seperti biasanya tanpaku. Dan juga Aku sudah memiliki kehidupan yang bahagia di dunia ini.


Namaku adalah Kevy Devotee. Aku adalah satu-satunya orang yang telah berhasil menyatukan kristal Cryptide yang pecah menjadi pedang Cryptide itu sendiri.


Berbagai rintangan, tantangan, dan halangan sudah ku lewati. Banyak emosi yang kurasakan selama berpetualang di dunia sebelumnya. Dimulai dari senang, sedih, kesal, murka, girang, kesakitan, terharu, syok, dan kembali ke senang.


Itu semua juga berkat teman-temanku yang sudah mendukungku selama ini. Bahkan Aku dapat merekrut rival ku menjadi partner setelah ia mengetahui kebenarannya.


Sekarang Aku memiliki keluarga bahagia yang ku sayangi ini. Kenko Devotee, istriku. Aku sudah mengenalnya dan mencintainya semenjak di dunia sebelumnya. Lalu anakku, Hiro Devotee. Tidak ku sangka juga kalau aku memiliki anak laki-laki tampan dan imut seperti ku.


Akhirnya, semua ini telah berakhir. Perjalanan pahlawan ku akhirnya telah tergapai juga. Dunia ini adalah imbalan yang sangat diluar ekspektasi ku.


Aku . . . . mencintai hidupku.