
...[SRRRRTTTT]...
Sebuah tangan kabel panjang menarik kepalaku dan aku tertarik ke belakang.
"Arghh, ayah" aku meminta tolong ayahku.
"KEVY!!" ayah berteriak panik.
Ketika ayah melihat siapa orang yang menarik ku, dia langsung menatapnya dengan tajam. Orang itu adalah berandalan yang sebelumnya dibuat tidak sadar oleh ayah, kini dia menyandera diriku sebagai tawanan.
"Jika kau berani mendekat, maka kepala anak ini akan pecah" ancam dari orang itu.
Ayah ku maju perlahan dengan tangan untuk bertanda damai, namun semakin ayah maju perlahan, ia juga ikut mundur dengan semakin menekan kepalaku dengan keras.
"SUDAH KUBILANG MUNDUR!" Orang itu semakin mengancam dengan menekan kepalaku semakin keras, itu membuat aku kesakitan dan menangis.
Ayah ku kemudian berhenti,
"Jika kau ingin anak ini lepas, maka berikan aku ø10B. Maka akan kulepaskan sekarang juga" kali ini dia meminta uang yang diluar nalar.
Ketika ayah mengeluarkan sesuatu di saku jas nya, orang itu menodongkan senjata ke arah ayah. Lalu ayah mengeluarkan hp nya,
"Tenang saja, aku akan mengirimkannya" Ayah ku dengan wajah senyum.
"Bagus" orang itu haus akan uang, kemudian dia menurunkan senjatanya.
Ketika ia lengah, ayah ku langsung melempar hp nya ke arah orang ini, aku langsung lari dan menghindar melepaskan genggaman orang itu.
...[BRTTT]...
Hp itu mengenai kaki orang itu yang membuat sebuah gelembung waktu yang menyangkut ke kakinya. Lalu aku berlari ke arah ayah ku dan mengejarnya, aku berlari dan akan menggapai tangan ayahku.
Ketika aku ingin menggapai tangannya, orang itu menarik dada ayahku dan membuatnya tertarik. Hal itu membuat portalnya hilang, aku tidak sempat masuk ke portal itu.
Ketika ayah ku di tarik oleh orang itu, tangan ayah ku tidak sengaja berpose yang membuat sebuah portal di belakang orang itu. Lalu mereka berdua masuk ke dalam portal yang ayah ku ciptakan itu dan menghilang lagi.
"Ay . . . ah?" aku ditinggal sendirian di atas gedung yang sedang hujan ini.
Beberapa saat kemudian polisi datang ,Polisi ini masih manusia, masa itu masih dipimpin Jetsu sepertinya. Aku kemudian ditolong polisi itu, wajah ku penuh dengan tatapan kosong. Aku tidak tahu apa yang akan kulakukan selanjutnya, aku bingung 100% apa yang akan kulakukan di masa ini.
"Hei nak, darimana kau berasal?" salah satu polisi itu bertanya kepadaku.
Aku hanya menatap polisi itu dengan tatapan kosong karena aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Itulah kisah ku terpisah dengan keluarga ku di kota Geats tahun 2741.
...[Sementara itu di tahun 2900]...
Ibu ku dan Tye berhasil kembali ke masa depan setelah ayah ku membuka portal dengan kristal miliknya. Ketika ibu masih tidak sadarkan diri, Tye bolak-balik menunggu ayah dan aku kembali ke rumah. Namun hal itu tidak memuaskan Tye bertahun-tahun.
Sudah tahun 2907, ayah masih belum kembali selama 7 tahun lamanya, begitu juga dengan aku yang masih terjebak di tahun 2747 karena tidak ada yang datang menjemput. Kini usia Tye sudah mencapai 22 tahun, dan Kevy pasti sudah berusia 18 tahun. Namun selama 7 tahun itu Tye merasa kesepian karena tidak ada Ayah dan Aku, apalagi adik kami yang sudah menghilang ketika ia masih bayi, hilangnya itu membuat kami trauma sekali.
"Tye sudahlah, ayah dan Kevy pasti sudah tenang disana" ibu menenangkan Tye yang masih murung melihat ke luar jendela.
"Tidak ibu, mereka masih hidup. Aku yakin" Tye dengan tekad keras masih percaya kalau kami berdua masih hidup.
"Merek-" sebelum ibu selesai berbicara, ada sebuah getaran dari depan.
Ketika Tye dan ibu ke depan rumah melihat apa yang terjadi, ada sebuah portal aktif yang baru saja dibuat oleh seseorang. Ketika seseorang keluar dari portal itu . . .
"Tidak mungkin . . . . " Tye langsung menghampiri orang itu.
Ternyata dia adalah ayah yang terluka di bagian perutnya, lalu disusul dengan ibuku yang ikut membantunya masuk.
"Ayah, apa yang terjadi?" Tye dengan langsung menanyakan ayahnya.
"Huh . . . ." ayah tidka bisa menjawab pertanyaan Tye.
Ayah sepertinya sudah sangat lelah dan kesakitan, dia menahan luka itu dengan tangannya.
"Ayah, ayo masuk dulu. Bicara nanti" Ibu khawatir kepada ayah dan langsung membantunya ke dalam.
Beberapa jam berlalu, ayah sudah di obati dan sedang berbaring di kasur. Tye menunggu ayah untuk bangun dari tidurnya, sedangkan ibu memasak makanan untuknya.
"Ayah!" Tye langsung memegang tangan ayah.
"T . . . . Tye?" ayah baru saja sadar.
"ini aku ayah" Tye menangis bahagia.
"Kau tidak banyak berubah" ayah tersenyum kepadanya.
"Apakah kau bersama Kevy?"
Ayah menoleh ke arah lain karena tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Tye paham perasaannya, kemudian Tye menunduk.
Lalu ibu datang membawa makanan, ia terkejut melihat ayah yang sudah bangun.
"Rena, kau tidak banyak berubah" ayah tersenyum kepadanya.
"Aku senang kau kembali, Max" mereka berdua saling senyum.
Ayah kembali menatap ke arah Tye dengan memberikan kristalnya ke tangan Tye dengan menggenggamnya.
"Eh?"
"Aku sudah berusaha mungkin mencari Kevy, waktu ke waktu aku hanya terluka. Kini giliran mu mencari adik mu, bawalah ia pulang" ayah memberikan kristal Time Hijacker¹⁹ miliknya.
Tye langsung menatap kristal itu seperti banyak hal yang akan ia lakukan dengan kristal itu demi kebaikan.
"Ya!" Tye dengan semangat memegang kristal itu.
Bertahun-tahun Tye mencari ku dengan menjelajah waktu dari tahun sebelum sebelumnya dengan perlahan.
Dari tahun 2077 dimana Tye mencuri pedang Riptide, yaitu form pertama pedang Cryptide. Tye merebut pedang itu karena menarik menurutnya, dan itu juga Tye tahu kalau itu akan menjadi pedang Cryptide. Maka itu Tye membuat sebuah pesan yang isinya adalah cara membuat portal dengan menyebutkan mantra khusus kepada tentara-tentara mekanik.
Lalu Tye kembali ke dimensi waktu dan merencanakan Riptide kedepannya Tye entah bagaimana caranya memperbarui Riptide menjadi Cryptide setelah ia merakitnya di salah satu workshop di tahun 2113. Ketika sudah jadi pedang Cryptide, Tye berencana untuk kembali ke masanya untuk melakukan riset dengan pedang itu.
Tetapi ketika Tye ingin mengatur waktu ke tahun 2911, sihir waktunya seperti mengalami malfungsi. Seperti ada bayangan seseorang yang mengganggu perubahan waktu itu, hal itu membuat Tye terdampar ke tahun 2520 di kota Sedecy.
"Eh, apa yang ter-" Tye kebingungan karena ia tiba-tiba keluar dari portal yang berada di atas Piramida.
Dimana Piramida itu sedang dikerumuni banyak orang yang tidak tau alasannya, butuh waktu lama untuk pendinginan skill ini. Kors yang sedang memanjat Piramida itu kemudian hendak merebut Cryptide milik Tye.
"BERIKAN, ITU MILIKKU!" Kors merebut paksa pedang Cryptide, tetapi Tye berusaha untuk menghindar.
"Maaf, tapi ini milikku* Tye menjaga jarak dengannya untuk menghindari pertarungan.
"Apa kau tahu apa yang sedang terjadi sekarang?" Tye bertanya kepada Kors apa yang terjadi di bawah sana.
"Mereka sedang berperang demi kekuasaan negara ini" gerak-gerik Kors rada mencurigakan.
Tye mengawasi apa yang akan ia lakukan selanjutnya, lalu Tye kembali mengecek pendinginan skill nya.
"Baiklah, sudah waktunya aku kembali ke masa depan" lalu Tye kembali membuka portal dimensi ke masa depan.
"Baiklah aku duluan" aku berpamitan kepada Kors yang wajahnya sedari tadi sangat menyeramkan.
"Ya silahkan"
Ketika Tye memasuki portal, Kors langsung mengambil Cryptide dan mendorong Tye ke dalam portal itu.
"HEY HEY!" portal itu langsung menutup yang membuat Tye kehilangan Cryptide di masa itu.
Hal itu membuat Tye sangat kesal ketika berada di dalam dimensi waktu itu.
"SIAL, BAGAIMANA BISA?" Tye ingin kembali ke portal sebelumnya, namun waktu sudah tidak bisa ditentukan karena hal yang bisa Tye lakukan hanyalah pergi dari tahun ke tahun itu hanya bisa digunakan 10 tahun sekali.
Jadi semisal tahun 2741 sudah lewat, maka jika ingin digunakannya lagi di masa depan adalah pada tahun 2911. Tye benar-benar membuat kekacauan sepertinya.
Lalu kelanjutannya adalah sisa dari karangan berkas itu dimana Cryptide telah hancur menjadi 20 kristal. Dan itu adalah asal-usul Tye menjadi penjelajah waktu yang sampai membuat viral di internet kala itu.