
Akhirnya Wax berubah menjadi mecha form dengan nama di lengannya "Goal Kick5", Armor nya berwarna biru muda tidak jauh beda dari warna ku, Motif dari Helm mecha itu adalah Hiu.
"B . . .bola itu adalah sebuah kristal?" pikirku.
"Tch, kristal masih basic form seperti itu tidak akan mungkin mengalahkan kami!" Drop dan Bryan langsung bangkit.
"Oh benarkah?" Wax tersenyum di balik helmnya.
Wax kemudian mengangkat kakinya, tiba-tiba sebuah bola hologram muncul dari telapak kakinya.
"Mustahil" Bryan tidak percaya.
Wax kemudian mengangkat bola nya lalu menendang nya ke arah mereka berdua. Bryan mencoba menembak bola itu, tidak ada reaksi apa-apa, melainkan hanya memantulkan nya ke arah lain.
"Tch, bodohnya aku!" Bryan melepas senjatanya, kemudian dia mencoba menangkap bola itu.
Bukannya tertangkap, bola itu malah pecah dan ada sedikit ledakan yang membuat Bryan sedikit terpental namun tidak membuatnya jatuh.
"Aww, lumayan" Bryan meregangkan tangannya.
Sedangkan bola yang mengarah ke Drop, Dia langsung membuat area gravitasi yang membuat bola nya jatuh ke bawah dan pecah.
"Oh, ternyata seperti itu" Drop sudah mengetahui cara melawannya.
Wax berulang ulang kali menendang ke arah mereka, tapi kali ini Bryan sekarang berlari dan berlindung di balik Drop. Bolanya kini akan terjatuh terus dan membuat Wax kesulitan.
Tentu saja Wax masih punya akal, dia kemudian membelokkan bola nya dengan tendangan pisang yang membuat Drop dan Bryan terpental ke samping.
Lalu mereka berdua terpental, namun mereka berusaha untuk tidak terjatuh, "Tch, orang ini" Drop menembakkan peluru gravitasi dari jarinya mengarah ke Wax.
"Bodohnya" Wax menendang bola nya ke arah peluru gravitasi itu.
Tapi bola itu menembus pelurunya yang membuat Wax tertembak dan membuatnya mengambang.
"Eh?" Wax terbang dan membuat ia tidak seimbang dan tidak fokus untuk melihat ke arah musuh.
"Kesempatan Bryan!" Bryan langsung mengambil uzi nya kembali dan menembakan nya ke arah Wax.
Aku tidak akan diam, aku langsung bangkit dan mencoba menahan beberapa peluru nya Bryan dengan pedangku.
Ketika beberapa peluru lolos dariku, pelurunya mengarah ke Wax yang sedang melayang. Wax dengan pintar nya menciptakan bola nya dengan kakinya, lalu mendorongnya ke depan yang membuat dia menghindari dari peluru itu.
"Kevy, bantu aku" Wax mengulurkan tangannya untuk menggapai ku.
"Ya!" aku menggapai tangan Wax tapi aku punya rencana lain.
"Eh, apa yang kau lakukan?" Wax ku putar putar seperti mementalkan peluru peluru itu, "Pegang yang erat Wax"
"UWAAAAAAA!!!" Wax berteriak karena pusing.
"Bersiaplah, Wax!" Lalu aku menariknya dan melemparnya ke arah mereka berdua.
Wax terlempar olehku ke arah Drop dan Bryan. Ketika sudah posisi yang benar, Wax memposisikan kakinya seperti akan menendang mereka berdua.
"Tendangan samping!" Wax mengeluarkan kekuatannya dan menendang kepala Bryan dan membuat Bryan terpental.
Begitu juga Drop yang ikut terpental akibat tertabrak oleh Bryan sangat kencang. Tendangan yang keras itu membuat helm nya Bryan hancur, begitu juga Drop yang tidak siap dengan serangan seketika tertabrak dengan keras oleh tubuh Bryan. Hal itu membuat mereka tidak sadarkan diri, lalu mereka berubah kembali menjadi human form nya.
"Huh, akhirnya" aku melakukan tos dengan Wax.
Jetsu yang melihat kami berdua dari kejauhan itu tersenyum, Jetsu sepertinya tidak ingin ikut campur karena bukan pertarungannya.
"Hei, apa yang terjadi di sana? kenapa kalian lama sekali?"
"Maaf Mako, kami ada urusan sedikit" Jetsu menelpon Mako lewat hp nya.
Tidak berapa lama Jetsu mendatangi kami berdua dan bertepuk tangan.
"Kalian hebat sekali" Jetsu bangga.
"Loh, kenapa kau tidak ikut membantu?" aku sedikit kesal dengannya.
"Jelas mereka berdua bukan tandinganku seperti yang kau tahu" Jetsu sombong.
"Ya ya ya, terserah" kami bersenang senang.
Tapi tidak berapa lama Jetsu berperasaan buruk.
"Eh, ada apa denganmu?" Jetsu seperti merasakan sesuatu.
"Aku merasa seperti akan ada sesuatu yang datang" Jetsu melihat sekitarnya.
Ketika Jetsu yang melihat kiri, kanan, depan dan belakang ia tidak melihat apa-apa. Namun ketika melihat ke atas . . . .
"Error Stomp!" GlitchHawk datang dari atas Jetsu dan menyerangnya ke bawah.
Kami bertiga menghindar, dia datang dengan dadakan dan langsung menyerang asal tembak.
"D . . . dia . . . . !" aku melihatnya secara langsung dari dekat orang yang telah menyerang Jetsu sebelumnya.
Lalu berdirilah pengguna kristal berwarna ungu dengan motif helm elang, inilah "GlitchHawk20" mode Oblivion. ia adalah orang yang telah menghancurkan gedung MPD 10 tahun yang lalu, dia adalah kapten polisi dari markas MPD yang sekarang.
"Sudah kuduga itu adalah kau, Kors!"
"Eh?? Kors? maksudmu Michael Kors?" Aku tidak percaya akan hal itu.
"T . . . Tidak mungkin . . ." Kenko seperti shock, lalu ia keluar dari mobil untuk melihat dari jauh.
"Kenapa Kenko?!" Mako ikut cemas,
"Mereka sedang melawan mayat hidup, Mako . . ." Kenko menatap Mako dengan cemas.
Kembali kepada kami yang sedang melihat Kors yang juga Kors sedang menatap Jetsu.
"Atau bisa kusebut mayat hidup?" Jetsu memanasi Kors.
Kemudian Kors langsung menyerang Jetsu dengan kecepatan sayapnya. Meski cepat sekali, Jetsu masih bisa menghindarinya.
"Create, Armor, Up" Jetsu menarik tangannya dan mendorong ke depan, kemudian kristal di punggung sarung tangannya seperti mengeluarkan cahaya yang mengalir ke tangan Jetsu.
"Aku ingin tahu apa yang ada di punggung sarung tangannya itu" aku bertanya kepada Wax selagi mereka bertarung, "itu adalah gadget penambah aliran kekuatan sehingga bertransformasi dengan sempurna"
"Siapa yang membuatnya?" aku penasaran, "Gadget itu ciptaan seseorang yang berasal dari kota Agress"
"Agress? terasa familiar" seketika aku mengingat sesuatu.
Lalu Jetsu berubah menjadi mecha form setelah menggenggam cahaya itu. Aku pertama kali terpukau dengan alat bantu transformasi kristal itu.
"Setelah 10 tahun akhirnya kita reuni kembali ya?" Jetsu melakukan sarkasme.
Lalu Kors melepaskan sayapnya dan terjatuh seperti melakukan diving, dan kemudian sayapnya kembali memasang dan terbang ke arah Jetsu sembari mengeluarkan cakarnya.
Jetsu kemudian terbang menggunakan sayap jetnya dibantu dengan booster di kakinya yang membantunya menyeimbangkan penerbangannya, lalu mengeluarkan pisau di kedua tangannya dan sama-sama akan saling menyerang.
Selama mereka sedang bertarung aku menyuruh Wax untuk menarik Drop dan Bryan yang tidak sadarkan diri kembali ke mobil, sedangkan aku mencari surat yang terkubur tadi.
Wax telah sampai ke mobil dan bertemu Mako dan Kenko dengan membawa Drop dan Bryan.
"B . . .bagaimana bisa kau . . . ?" Kenko kebingungan begitu juga dengan Mako.
"Bicara nanti saja, sekarang tolong bantu aku mengikat dia" setelah Wax mengambil kedua kristalnya, Wax dan yang lain mengikat Bryan dan Drop. Kemudian mereka dimasukan kedalam mobil.
"Tolong jaga mereka dan jangan sampai mereka lari!" Wax pergi lagi,
"Tunggu, kau mau kemana?" Mako mencoba menahannya.
"Menyelamatkan dunia!" Wax mengatakannya dengan semangat.
Mako yang melihat Wax teringat dengan kata kata Jetsu dulu, kemudian ada ledakan di belakang Wax.
"Aku harus bergegas!" kemudian Wax berlari kembali ke tempat pertarungan.
"Hati-hati! jangan sampai membuat yang lain sedih!" Mako meneriaki Wax dan menyemangatinya.
Wax sudah pergi dari mobil, kemudian Kenko melihat Drop dan Bryan yang sedang diikat yang tidak sadarkan diri.
"Lalu apa yang akan kita lakukan kepada mereka?" Kenko bingung.
"Lakukan apa saja yang pernah dia lakukan padamu" Mako tersenyum.
Kembali kepadaku yang sedang mencari surat di balik bendera yang kutemukan di tanah sebelumnya.
"Kalau tidak salah di sekitar sini" aku masih menggali gali dengan tanganku sampai . . . .
"Pasti ini!" aku menemukan sebuah kotak besi di dalam tanah.
Kemudian aku membukanya dan melihat sebuah tulisan kertas yang dilipat. Tanpa pikir panjang aku langsung membukanya dan membaca surat itu, aku membacanya dengan ekspresi tercengang.
Wax baru saja kembali kesini dan melihatku membaca surat itu.
"Kevy, bukan waktunya untuk-" Wax hendak untuk menceramahi ku, tapi aku langsung berdiri setelah membaca apa yang ada di kertas itu, kemudian aku menutup mata,
"K . . .Kevy?" Wax kebingungan dengan ekspresiku.
Aku langsung berbalik dan membuka mataku, mata ku berapi warna biru terang seperti cahaya.
Sementara itu Jetsu dan Kors masih bertarung dengan sengit, mereka melakukan pertarungan udara yang membuat percikan dan ledakan besar.
"Apa yang kau inginkan sebenarnya?!" Jetsu masih penasaran kepada Kors dengan menahannya di udara.
"BERIKAN KRISTAL MU!" Kors kemudian melepaskan tangannya Jetsu dan menendangnya.
"Huh, masih sama saja ya!" Jetsu menarik kaki nya lalu membantingnya ke bawah.
Tapi Kors langsung menarik kakinya Jetsu juga yang membuat mereka sama-sama terjatuh.
Ketika sedang bertarung sengit sengitnya, aku mengulurkan tanganku dan secara tidak langsung aku membuka portal yang membuat Jetsu dan Kors terpental.
Lalu datanglah seseorang dari portal itu dengan kostum futuristik nya. Kevy kembali sadar dan melihat portal itu.
"Apa yang terjadi?"
"Entahlah, kau baru saja membuka portal"
Seorang pemuda datang dari portal dan berkostum futuristik itu membuat yang lain terkejut.
"Huh, tahun berapa ini?" Pemuda itu mengecek waktu di hp nya, tapi yang membuatku sangat dibuat tidak percaya darinya adalah . . . .
Nama Tye Devotee di belakang jaketnya.