Could I Have This Feeling?

Could I Have This Feeling?
25



Sekarang ini Reyna sedang menunggu teman-temannya di rumah Lia, sesuai dengan perjanjian tadi di sekolah.


Dia baru saja tiba di sana dan tidak melihat teman-temannya. Lia selaku tuan rumah saja baru bangun tidur ketika Reyna tiba di sana.


Ketika ia memberitahu kepada Bella dan Dila bahwa ia sudah OTW, mereka berdua juga mengatakan hal yang sama.


Setelah beberapa menit datanglah Nadin, Arga dan Zayn secara bersamaan.


"Maaf telat cuy, tadi adik gue pengen ikut" Ucap Nadin menyesal


"Santai aja kali, gue juga baru datang kok, bebrapa menit yang lalu. Tuh... yang punya rumah aja batu mau mandi tadi" Ucap Reyna


"Hah?! baru mandi?!... Gila parah! tadi katanya habis Ashar. Waduh... Temen-temen gue pada karet nih" Ucap Zayn sambil menggeleng-geleng kan kepalanya.


Lia berada di kelompok yang sama dengan Reyna karena beberapa waktu lalu, Lia terjatuh dari kursi akibat ulah Nara.


γ€ŠFlash back on》


Saat ini adalah jam pelajaran kosong. Seluruh siswa kelas 7A ributnya nya nggak tanggung-tanggung, diantara mereka ada yang sedang bernyanyi, bergosip dan lain sebagainya.


Di kelas bagian belakang, Lia sedang berbicara bersama dengan Reyna dan Rino dkk. Mereka sangat asik mengobrol.


Pada waktu itu Lia pergi keluar untuk membuang sampah nya. Ketika ia kembali dan hendak duduk di kursinya, Nara menarik kursinya sehingga Lia langsung jatuh terduduk di lantai.


Lia menangis karena merasakan sakit di bagian tulang ekornya. Nara yang melakukan hal itu pun terlihat panik.


Lia terus menangis dan sampai akhirnya ia bangkit dan menuju ke ruangan ibu bahasa indonesia dan menceritakan jika ada yang menarik kursinya. Tetapi, ia tidak menyebutkan namanya.


Karena hal itu guru tersebut meminta Lia untuk pindah ketempat lain saja. Dan ia juga mengatakan kepada Lia jika ia memintanya untuk duduk di dekat Rai hanya pada saat jam mengajarinya saja, selebihnya Lia bisa duduk kembali di tempatnya.


Ia pun segera pergi keluar ruangan itu dan kembali ke kelasnya. Setibanya di sana, ia duduk si sebelah Nadin, dan Wini yang duduk di sebelah Nadine pindah ke bangku awalnya. Sehingga semuanya sudah kemabil duduk di tempat duduk awal mereka.


γ€ŠFlash back off》


Setelah hampir 20 menit Bella datang diantar oleh sang ayah.


"Hai guys" Sapa Bella


"Kurang lama" Sahut Zayn dan Reyna bersama


"Hai Bel" Sapa Nadin


"Maaf, gue tadi ketiduran. Si Lia mana?" Tanya Bella


"Gue di sini" Sahut Lia sambil menuju ke arah mereka.


Setelah Lia muncul, Dila juga tiba di rumah Lia. Mereka pun segera pergi ke tempat yang mereka tuju. Kelompok mereka kurang lengkap saat ini, karena ada yang berhalangan hadir. Jadi anggota mereka yang tidak hadir yang akan bertanggung jawab mencetak tugas mereka nanti.


Mereka berjalan di daerah kompleks perumahan itu. Tujuan mereka adalah kompleks perumahan guru bahasa inggris mereka, karena kompleks itu berada di tempat yang cukup tinggi.


Mereka terus berjalan kaki sampai di depan jalan kompleks perumahan itu. Mereka segera masuk ke sana, dan mulai berjalan menanjak.


"Yang mana nih yang mau difoto?" Tanya Arga


"Iya nih... Yang mana?" Tanya Lia


Setibanya di sana mereka bingung akan memotret yang mana. Cukup lama mereka mengamati sekitarnya. Nadine yang membawa LKS pun segera membaca materi mengenai tugasnya itu.


"Bella, itu tuh... gunung" Ucap Zayn menunjuk pada gunung yang terlihat dari samping mereka.


"Kita udah ada bukit sama gunung, gue tadi ambil bukit di dekat sekolah" Ucap Bella


"Mantap cuy" Ucap Arga


"Eh... Guys pegunungan kayaknya yang itu deh" Ucap Nadine menunjuk ke salah satu tempat.


Setelah mengamatinya bersama, Bella segera memotret kenampakan alam tersebut.


Waktu menunjukkan pukul 05.00 sore. Mereka telah tiba di rumah Lia.


"Akhirnya selesai juga" Ucap Arga


"Alhamdulillah" Ucap Nadin


"Tinggal lu pilih aja Bel yang mana, terus ntar tinggal ngasih ke Siti sama yang lain, biar mereka cetak" Ucap Zayn


"Iya" Jawab Bella


Karena sudah hampir magrib Zayn dan Arga pamit terlebih dahulu, Nadine juga sudah di jemput. Tinggal menyusahkan Reyna, Lia dan Bella.


"Capek juga euy keliling-keliling" Ucap Reyna


"Iya nih" Ucap Lia


"Eh, keknya gue nyerah aja deh sama si Zayn" Ucap Bella tiba-tiba. Lia dan Reyna yang mendengar pernyataan tersebut lansung saling pandang.


"Seriusan?" Tanya Lia, Bella hanya menganggukkan kepala menanggapi nya.


"Nggak bohong kan?" Tanya Reyna


"Nggak, gue serius" Jawab nya


"Bagus cuy, lagian kita masih SMP. Masih bocah, nggak usah urusin hal-hal kek gitu, mendingan fokus ke pertemanan aja" Ucap Lia


"Gue setuju" Ucap Bella dengan senyuman mengembang, begitu jga dengan Lia


"Rasanya aneh deh kalau lu yang ngomong, Li. Secara Lu semester kemarin baru putus sama kakel" Ucap Reyna santai


"Astagfirullah, Rey! Bisa nggak sih lu nggak usah ingat-ingat soal itu lagi?" Tanya Lia kesal


"Nggak, salahin otak gue yang nggak gampangan ngelupain sesuatu. Kecuali pelajaran" Jawab Reyna


Lia dan Bella hanya geleng-geleng kepala saja mendengar jawaban dari Reyna.


"Gila"


"Sedeng" Ujar Lia dan Bella secara bergantian setelahnya mereka tertawa bersama.


...----------------...


Mohon saran dan kritiknya semuaπŸ™πŸ˜Š


Agar saya bisa memperbaiki tulisan saya ini


Terima kasih kepada pembaca yang sudah mampir untuk membaca hasil tulisan saya πŸ™πŸ˜Š


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ