Could I Have This Feeling?

Could I Have This Feeling?
13



Di sekolah


Lagi-lagi kelas 7A ini mendapatkan jam kosong, walaupun mereka kelas unggulan mereka juga sering mendapatkan jam kosong. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat sangat disukai oleh mereka dan selalu di tunggu-tunggu.


Walaupun nantinya para guru akan memberikan tugas yang banyak pada pekan berikutnya. Tetapi, mereka tetap bersyukur karena mendapat jam kosong ini. Untuk urusan tugas, itu bisa jadi nomor 2.


Seperti biasa Reyna dkk selalu pergi nongkrong di depan kelas. Kali ini jam kosong di kelas mereka pada jam ke3-4 pelajaran dimana setelah mapel ini selesai akan dilanjutkan dengan jam istirahat.


"Eh, Rico datang nggak hari ini?" Ucap Dila membuka percakapan


"Katanya dia bakalan datang kalau dia udah nggak sibuk" Jawab Cindy


"Oh, gitu toh" jawab Dila


"Eh, laper nih kantin yuk!" ajak Bella


"Eits, sebelum pergi ke kantin kita harus memutuskan akan membeli apa ketika tiba disana!" Perintah Reyna sambil merentangkan tangannya didepan teman-temannya.


" Nah, bener tuh! Kebiasaan banget deh, kalau udah di kantin bingung mau beli apaan. Emang jarak kantin dekat apa?" Ucap Lia dengan nada sedikit kesal


"Iya sih, jaraknya mayan juga" Ucap Dila membenarkan perkataan Lia.


"Udah ke sana aja dulu, urusan mau beli atau nggak belakangan aja. Ayo buruan!" Ajak Dara melewati Reyna di depannya dan diikuti oleh teman-teman mereka yang lain. Reyna hanya mendengus kesal saja dan mengikuti mereka.


Di dalam kelas 7A


Zayn, Arga, Gio, Feri keempat makhluk aneh ini sedang membahas sesuatu yang hanya mereka saja yang paham maksud dari perkataan mereka.


Di sisi lain, Nara,Rai,Reno,Farel, dan Adrian sedang sibuk bermain stik es krim.


"Kantin kuy!" Ajak Adrian pada keempatnya.


"Ngapain?" Tanya Farel


"Ngerjain tugas Matematika bab 4-5" Jawab Rai sambil fokus bermain stik bersama Nara di lantai kelas dengan mendekatkan kedua tangannya dan membentuk cekungan terbalik, lalu Nara sedang menepukkan tangannya di lantai karena sekarang adalah gilirannya.


Farel hanya nyengir kuda mendengar jawaban dari Rai dan dia mendapatkan tatapan kesal dari Reno dan adrian.


"Yaudah ke kantin yok!" ajak Nara sambil mengambil stik nya dengan santai tanpa memperdulikan Rai yang ingin protes karena sekarang adalah gilirannya.


"Ayolah!" ajak Reno


"Zayn, kalian nggak mau ikut ke kantin?" Tanya Rai


Zayn dan kawan-kawan menoleh


"Nggak bro, thanks tawarannya" Jawab Zayn dan mendapatkan anggukan dari Rai dan kawan-kawan.


Mereka pun langsung pergi melangkahkan kaki untuk menuju ke kantin.


"Hai guys" Sapa Alena


"Hai" sapa mereka kepada Alena.


"Mau kemana nih rame-rame?" Tanya Alena


"Ke kantin sis" Jawab Farel


"Boleh bareng nggak?" Tanya Alena


"Boleh aja sih, emang anak kelas lu mana?" Tanya Reno


"Lagi olah raga di lapangan luar sekolah" Jawab Alena


"Lah kok lo nggak ikut?" Tanya Farel


Sedangkan Nara dan Rai hanya diam dan menyimak saja.


"Lupa bawa baju olahraga" Ucap Alena sambil memamerkan deretan giginya pada mereka.


"Oh, yaudah.. Ayolah!" Ajak Adrian


"Beneran nggak papa?" Tanya Alena


"Nggak papa" Jawab Reno


Mereka pun berjalan bersama menuju kantin.


Di jalan menuju kelas


"Eh, udah nggak pengen beli apa-apa lagi kan?" Tanya Reyna


"Nggak kok. Lagian lu tumben nanya kek gini" Jawab Dila


Reyna mengerutkan keningnya dan berkata "Maksud lo?"


Mereka hanya menatap malas pada Reyna dan memilih untuk melanjutkan langkah mereka setelah berhenti beberapa detik akibat perkataan Reyna.


"Pada kenapa sih, heran gue" gumam Reyna di belakang teman-temannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mohon saran dan kritiknya semua🙏😊


Agar saya bisa memperbaiki tulisan saya ini


Terima kasih kepada pembaca yang sudah membaca hasil tulisan saya 🙏😊