
"Guys buat pakaian kita nanti, kita mau make kaos aja gimana?" Tanya Bella
"Boleh tuh, kalau kaos kan nggak mahal-mahal amat" Jawab Alan
"Okay, yang lain gimana?" Tanya Bella
"Kalau kita-kita mah setuju-setuju aja, iya nggak ?" Tanya Bless
"Betul" Sahut mereka kompak
Bella hanya tersenyum melihat mereka
"Kalian maunya lengan panjang atau pendek?" Tanya Zayn
"Lengan pendek aja"
"Lengan panjang"
"Pendek"
"Panjang"
Sahut anak kelas 7 A. Karena bingung akhirnya mereka melakukan voting untuk memutuskan nya.
"Nah, hasil nya banyakan yang milih lengan panjang, jadi kita bakalan make kaos yang lengan panjang" Jelas Zayn
"Untuk warna kaos nya, kita memakai warna merah. Trus ntar dikaos nya di kasih sebuah gambar yang merupakan ciri daerah tersebut." Tambahnya
"Ada ide lain lagi nggak?" Tanya Bella
Keysa mengacungkan tangannya
"Bagian belakangnya kasih tulisan motivasi aja, ntar gue yang nyari" Saran Keysa
"Boleh, tuh Key" ~ Zayn, sambil menghentikan jari ke arah Keysa
"Yel-yelnya nanti gue aja yang buat" Saran Ayu
"Mantep, Yu" Jawab Zayn, sambil mengacungkan kedua jempol nya, disertai dengan demikian tangan Bella
"Top lah kalian" Ucap Bella
"Okay jadi, kesepakatan kita sudah bulat. Gue tinggal sampein aja ke bu Nia" Tambah Bella, kemudian dy dan Zayn melangkah keluar untuk menghampiri bu Nia selaku walikelas mereka.
Sebenarnya anak kelas 7A sudah lebih dulu melakukan diskusi bersama dengan walikelas mereka. Hanya tinggal menunggu tema saja.
Tapi, mereka memutuskan untuk melakukannya lagi. Dan hasilnya sama seperti waktu itu, terjadi perbedaan mendapat mengenai kaos nya.
...----------------...
Di ruang guru
"Permisi bu" Ucap Bella
"Eh, kalian. Ada apa?" Tanya bu Nia
"Ini bu, catatan hasil diskusi kamu dengan anak kelas yang lain" Jawab Bella dan menyerahkan kertas hasil catatannya tadi.
Bu Nia mengambilnya dan mulai membacanya sampai akhir.
"Makasih ya" Ucap bu Nia dengan senyuman terukir di wajahnya.
"Iya bu, sama-sama" Jawab Zayn dan Bella kompak
"Oh, iya bu buat baju nya. Kita pilih warna merah sesuai diskusi kemarin aja ya bu?" Tanya Zayn
"Kalau ibu pribadi sebenarnya setuju-setuju saja, tetapi yang mau memakainya nanti kan kalian. Jadi sebaiknya kalian tanya lagi ke teman kelas nya, tetap mau memakai warna merah atau tidak."Jelas bu Nia
"Mas, Mbak, bukannya pada waktu rapat warnanya sudah dibicarakan?" Tanya bu Nia
"Sudah kok bu, cuman kata kakak pengurusnya tadi, kita bisa juga memilih warna kau selain warna yang kita kasih tadi" Jawab Bella
"Baiklah kalau begitu, untuk lebih jelasnya kalian diskusi lagi aja" saran bu Nia
"Baik bu, kami mau kembali ke kelas dulu. Terimakasih bu. Assalamualaikum" Jawab Bella
"Terimakasih bu, Assalamualaikum" Ucap Zayn
"Waalaikumsalam"
Zayn dan Bella segera berjalan keluar, dan langsung menuju ke kelas mereka.
Setibanya di kelas
"Loh ini yang lain pada kemana?" Tanya Zayn
"Ke kantin bro" Jawab Alan
"Ada juga yang ke koperasi" jawab Fathul
"Okay, kita mulai aja yah rapat keputusan nya" ujar Zayn
Bella menatap sinis ke arahnya dan yang ditatap malah mengerutkan keningnya.
"Kenapa?" Tanya Zayn
"Kita harus nunggu yang lain dulu kali. Nggak bisa mulai kalau mereka belum ada" Jawab Bella disertai dengan tatapan sinisnya.
"Mulai aja sih, mereka juga bakalan setuju kok. Tohnya kemarin-kemarin kita udah ngebahas ini juga" ~Zayn
"Iya tau, tapi kan nggak ada salahnya juga kalau kita diskusikan lagi sama yang lain" ~Bella
"Ngapain sih ngeribetin sesuatu" ~Zayn
"Gue nggak ngeribetin apa-apa yah, jangan asal ngomong deh" Ucap Bella kesal
"Hmmm... berantem lagi nih" Ucap Reyna dari tempat duduknya.
"Kebiasaan" Sahut Keysa yang berada di samping Reyna
"Indahnya keributan ini" Sahut Lia di sebelah Keysa sambil memakan snack nya.
Mereka bertiga hanya terus menatap mereka, begitu pula dengan Reno dkk.
"Li, kemarin gue ketemu bokap lo" Teriak Reyna dari bangkunya santai, sambil memakan snack nya.
Mendengar hal itu, Zayn langsung segera berjalan ke arahannya tepat setelah Reyna mengucapkan kalimat itu.
"Terus?" Tanya nya serius
"Cuman ketemu waktu beli gado-gado" Jawab Reyna
Zayn hanya memutar bola matanya jengah.
Ctakkk!
Tanpa ba bi bu be bo, Zayn lansung menjitak kepala Reyna dan segera berlari keluar kelas.
Reyna hanya bisa mengelus kepalanya yang telah dijitak oleh Zayn.
"Gila, sakit bener. Dy ngejitak gue sekuat tenaga mah ini. Awas aja lo" Ucap Reyna dalam hati.
"Sakit Ren?" Tanya Lia
Reyna tidak memperdulikan pertanyaan Lia dan ia segera pergi keluar kelas.
"Kenapa lagi tuh anak?" Tanya Keysa
"Paling sisi gelapnya aktif. Bentar lagi pasti berantem bareng Zayn" Jawab Nara, kemudian menyedot habis minumannya.
Kemudian dy beranjak dari tempat duduknya.
"Kemana lo?" Tanya Reno
"Mau liat live action" Jawab nya santai, dan langsung pergi keluar kelas.
...----------------...
Mohon saran dan kritiknya semua🙏😊
Agar saya bisa memperbaiki tulisan saya ini
Terima kasih kepada pembaca yang sudah mampir untuk membaca hasil tulisan saya 🙏😊
💜💜💜💜💜💜💜
Jangan lupa like nya!😉✌