
Tidak terasa sekarang sudah waktunya lomba antar kelas dimulai. Semua kelas sudah berbaris rapi mulai dari kelas 7A-7G, 8A-8G dan 9A-9G. Barisannya diatur mulai dari kelas 7 sampai kelas 9.
Kelas 7 A memasuki lapangan terlebih dahulu. Mereka mengenakan baju berwarna merah beserta warna topi senada, serta terdapat sebuah tulisan di belakang baju mereka yang merupakan motto dari kelas tersebut "If you never make a mistake, you are never find something new".
Akhirnya setelah mereka latihan selama beberapa hari, kini tiba saatnya bagi mereka untuk tampil.
Mereka mulai membuat posisi melingkar setelah berputar mengitari lapangan, dan mulai menyanyikan yel-yel dibarengi dengan musik berupa tepukan tangan berirama seperti yang sudah mereka lakukan ketika latihan.
Biar saja 'ku tak sehebat matahari
Tapi selalu kucoba 'tuk menghangatkanmu
Biar saja 'ku tak setegar batu karang
Tapi selalu kucoba 'tuk melindungimu
Biar saja 'ku tak seharum bunga mawar
Tapi selalu kucoba 'tuk mengharumkanmu
Biar saja 'ku tak seelok langit sore
Tapi selalu kucoba 'tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah
Semua pahlawan-pahlawanku
Kelas 7A tetaplah berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Kelas 7A teruslah berjuang
'Kita kan selalu mendukungmu
"Kelas 7 A" Ucap Zayn dengan lantang
"Masalah buat lo" Ucap mereka serempak dan lantang.
Prok!
Prok!
Prok!
Suara tepukan tangan dari para guru
Mereka pun segera, berjalan keluar lapangan secara beraturan dan mengambil tempat di pinggir lapangan.
"Akhirnya kelar juga" Ucap Sedih
Karena giliran mereka sudah selesai, jadi mereka hanya melihat penampilan dari para kelas lain yang juga sangat kreatif.
Terdapat beberapa kelas yang mempunyai yel-yel yang mirip. Murid 7A sangat bersyukur karena mereka membuat yel-yel sendiri, sehingga tidak akan sama dengan kelas yang lainnya.
25 menit berlalu
Sekarang tiba saatnya lomba antar kelas dilakukan. Tarik tambang putra pun dimulai, namun sayangnya kelas 7A mengalami kekalahan, sebab lawan yang mereka lawan postur tubuhnya lebih besar dibandingkan mereka.
Dan hanya membutuhkan waktu sebentar saja bagi mereka untuk dikalahkan.
Hal yang sama juga terjadi pada tarik tambang putri kelas 7A. Tetapi, dalam hal ini murid perempuan kelas 7A memiliki kekuatan seimbang.
Mereka memperoleh poin 1-1, dan di babak akhir kelas 7A memperoleh kekalahan, sebab jangkar mereka mengalami luka dibagian telapak tangan.
Selama hampir sepekan lomba ini diadakan, kelas 7A tidak memperoleh kemenangan di bidang olahraga, melainkan kakak kelas yang menguasai ajang lomba olahrga fisik tersebut.
Setelah beberapa murid kelas 7A yang masih bertahan dalam lomba tersebut terus berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh kemenangan.
Akhirnya mereka memperoleh kemenangan pada lomba catur puteri (Peringkat 1), story telling (Peringkat 1), dan lomba menyanyi (harapan 3)
Setelah hampir sepekan lebih diadakan, sekarang sudah waktunya untuk melakukan penutupan. Penutupan ini diikuti oleh setengah jumlah siswa dari SMP Bina bangsa.
...----------------...
Sekarang adalah hari penerimaan rapor. Para siswa hanya mengambil rapor mereka sendiri tanpa diwakili oleh orang tua.
Di dalam rapor tidak diberikan peringkat oleh sekolah, sehingga para siswa tidak mengetahui peringkat mereka.
Namun, setelah rapor dibagikan mereka mulai saling mencocok-cocokkan nilai mereka. Hal ini berlangsung selama 5 sampai 10 menit.
Setelah selesai dengan kegiatan tersebut, bu Nia kemudian membagikan isi dari bungkisan hadiah lomba yang mereka peroleh.
Di dalamnya terdapat bebrapa macam snack. Dan isi dari bingkisan tersebut sudah di sesuaikan dengan jumlah murid di setiap kelas. Jadi, masing-masing murid hanya memiliki jatah 1 saja.
...----------------...
Mohon saran dan kritiknya semua🙏😊
Agar saya bisa memperbaiki tulisan saya ini
Terima kasih kepada pembaca yang sudah mampir untuk membaca hasil tulisan saya 🙏😊
💜💜💜💜💜💜💜
Jangan lupa like nya ! 😉✌😁