
PART RAFASYA VICTORIA
Evano terus menghubungi Rafasya lewat sosial media bahkan pake akun mamahnya, tapi tetap saja Fasya tidak peduli dan hanya jawab
@Regina_ss
Sya sumpah kita hanya salah paham
Aku jelasin ya
Semalem tuh yulia nangis nangis minta
Tolong mamahnya sakit dia minta anter
Nebus obat di RS,
Membantu bukan berarti ada rasa
Kebetulan hp aku ketinggalan pas aku ketoilet
Ku mau ngomong ke kamu tapi terlambat
Maaf bukan aku mentingin Yulia
Aku gak mau dibilang ngelupain kebaikan
Mamahnya Yulia, aku mohon ngertiin ya sya
Pantesan gak mau ada status taunya
Abang belum move-on
Plis bang jangan hubungi Fasya lagi
Makasih semuanya
Sya demi tuhan evano gak mau kehilangan
Fasya, maafin evano sya udah lukain Fasya
Hanya dilihat saja dan itu pesan terakhir mereka, entah gak ada yang tau jodoh itu gimana, dan bagaimana kedepannya semua hanya rahasia ilahi iyakan?.
∆∆
Dua hari setelah negalauin kepergian evano, ehh gitu ya cewek dia yang pergi dia yang galau wkwk, tiba tiba galau Rafasya tertunda karena adanya pesan dari ...
Gilang
Hallo sya, apa kabar?
Baik, Alhamdulillah
Kamu gak kangen?
Ngapain ngangenin pacar orang
Lahh siapa pacar orang
Pura-pura aja nih masnya
Aku udah putus sya
Kenapa?
Obrolan mereka panjang hingga perhatianpun muncul, Gilang ada disaat Fasya terpuruk, Fasya mulai percaya dan cerita tentang hubungannya bersama evano hingga kejadian dua hari yang lalu,
∆∆
Seperti biasa dan sudah menjadi rutinitas Rafasya, kenanga dan claudia pulang sekolah ke warung belakang sekolah,
Ketika Rafasya sedang sibuk dengan hpnya kenanga menyenggol tangan Rafasya
"Apa keu?"
"Itu gilang"
Rafasya langsung mengangkat kepalanya karena Gilang telah berdiri dihadapannya,
"Apa Lang?"
"Gak papa, emang gak boleh"ucap Gilang yang langsung duduk disebelah Rafasya
Rafasya kembali fokus dengan hpnya, biasalah cewek emang gitu sok jual mahal dalam hati mah kejang kejang saking senangnya.
"Ada payung teduh dikira besok malam Minggu"ucap Claudia
"Nonton yuk"ajak Rafasya
"Ayo sama aku"jawab Gilang
Fasya langsung menatap wajah gilang
"Yehh aku ngajakin Claudia sama kenanga"
"Gak papa sya Lo sama Gilang aja, toh gua ada kopdar"jawab kenanga
"Gua juga besok sibuk turnamen sya"
"Yaudah gak jadi"
"Hargain ajakan cowok Fasya gak boleh gitu cowok harga dirinya mahal loh"ucap Reno salah satu teman kita
"Gak papa gak mau juga aku gak maksa kok"jawab Gilang dengan nada sok tegar
"Nanti kerumah aja, udah Taukan rumah aku?"ucap Rafasya
∆∆
Tak terasa gelap pun jatuh
Diujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya
Lalu mataku merasa malu
Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya
Di malam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu.
Uuuuuuuu...
Lalu mataku merasa malu
Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah
pelariannya
Dimalam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu...
Uuuuuuuuu...
Dimalam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu...
Uuuu... Uuu...
L
irik lagu yang sangat romantis dan merdu membuat semua orang yang menyaksikan turut menyanyikan lagunya,
Lagu berukutny dibawakan oleh stars and rabbit like it here
Don't change sit tight
Don't change you think I'm already tired
I don't mind you stay today
Beside, you did it once, did it all
I don't mind you brush my hair
you did it once, did it all
No shame I won't make a judgement
Don't stray I'm here your opposite direction
I would mind you stay in bed
Coz you did it all, all time
I would mind you act heavy
you did it all, all time
This is tiring
still, Can I be yours for a day
a day.
way I see it, yes we're odd to be
Way I see it, ooh I like it here.
Gas air mata disemprotkan kebetulan Rafasya dan Dava berposisi di paling depan ya otomatis mereka kena duluan, tapi pas gas airmata disemprotkan dava memeluk Rafasyadari belakang dan lengannya menutupi wajah Rafasya niatnya sihh menghindari wajah Rafasya dari gas air mata,
Setelah gas air mata sudah tak menyemprot gimana ya bahasanya wkwk gitulah Rafasya langsung memegang kedua telapak tangan Dava dan menurunkanya perlahan tanpa melepaskan ngenggamannya Rafasya keluhan kearah wajah Dava yang diatas kepalanya,
Dava yang tersenyum kearah Rafasya dan dibalas senyuman manis oleh Rafasya, lalu Rafasya letakan tangan Dava kepinggang depan hingga membuat pelukan hangat dan kenyaman.
Lagu ketiga dibawakan oleh payung teduh akad
Betapa bahagianya hatiku saat
Ku duduk berdua denganmu
Berjalan bersamamu
Menarilah denganku
Namun bila hari ini adalah yang terakhir
Namun ku tetap bahagia
Selalu kusyukuri
Begitulah adanya
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
Dan buat kau bersedih
Bila nanti saatnya telah tiba
Kuingin kau menjadi istriku
Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan
Berlarian kesana-kemari dan tertawa
Namun bila saat berpisah telah tiba
Izinkanku menjaga dirimu
Berdua menikmati pelukan di ujung waktu
Sudilah kau temani diriku
Namun bila kau ingin sendiri
Cepat cepatlah sampaikan kepadaku
Agar ku tak berharap
Dan buat kau bersedih
Setelah lagu selesai yaitu di tengah acara, Dava melepaskan pelukannya lalu menggenggam tangan Rafasya dan meninggalkan konser tersebut
Setelah lumayan jauh dari tempat konser dan suara musik terasa jauh Dava berhenti dan lepaskan genggamannya,
"Maaf tadi masih seru ya?"tanya Dava pada Rafasya
"Emang kenapa va?"
"Udah duduk aja disini disana rame berisik kita gak bisa ngobrol"slenge Dava
Rafasya dan Dava kini sedang duduk di bangku taman kota,
"Kita jalan gini cowok kamu gak marah?"tanya Dava
"Davaa aku kan udah cerita"
"Ehh iya iya maaf ya"
"Hmm"
"Oh ya sya maafin gua ya kemaren kemaren gua pergi tanpa alasan dan gua ada kabar setelah mempublish kan hubungan gua sama mantan gua, sekarang udah putus malah balik lagi ke elo gak tau malu ya gua"
"Gak papa"
"Gua tau kok gua bego, gua berbohong pada hati gua sendiri, gua udahan sama dia karena gua merasa sayang gua cuma ke lu, tapi lu udah punya cowok, kemaren baru aja gua denger lu udahan sama cowok lu gua langsung deketin lu lagi, gua gak mau lu sama yang lain sya"
Tiba tiba seseorang menepuk pundak Dava dan ternyata Abang Grab
"Mas Dava?, Ini mas" sambil menyodorkan plastik
"Iya pak makasih ya, ini kembaliannya ambil aja"
"Makasih mas"
"Nih sya makan dulu, tadi aku ngajak kesini soalnya aku tau kamu laper kan dari tadi kita belum makan"
"Kamu beli McD ngegrab? Kamu liat diseberang sana nggak?" Rafasya menunjukkan restoran yang tepat di sebrang depan mereka
"Iya tau kok makanya aku ngajak duduk disini, soalnya kalo kita kesana pasti jalan, kalo naik motor ya kita muter, aku gak mau kamu kelelahan"
"Terserah"
∆∆
Back to school
Seperti biasa Fasya, Claudia dan kenanga ngumpul di warung kopi belakang sekolah setelah pulang,
Siswa laki laki yang sedang mengumpul sambil bernyanyi yang diiringi oleh gitar
Belaian tanganmu
Yang takkan pernah terlupakan
Seumur hidupku
Hanyalah dirimu.
Memendam sebuah rasa pada dirinya
Yang takkan pernah bisa tuk memiliki
Dirimulah yang selalu ada di dalam hatiku
Dan ku yakin kau yang terindah.
Dan kini ku telah merasa
Kehilangan sosok dirinya
Yang membuat hati kecil ku selalu berkata.
Betapa bodohnya aku
Membiarkan cinta itu pergi
Menghilang dan hanya tinggalkan
Sebuah penyesalan.
Dirimulah yang selalu ada di dalam hatiku
Dan ku yakin kau yang terindah
Dan kini ku telah merasa
Kehilangan sosok dirinya
Yang membuat hati kecil ku selalu berkata.
Betapa bodohnya aku
Membiarkan cinta itu pergi
Menghilang dan hanya tinggalkan
Sebuah penyesalan.…
Rafasya, kenanga dan claudia duduk ditengah kerumunan cowok yang sedang bernyanyi,
"Request dong payung teduh"kata Rafasya pada reno
"Cie yang abis nonton konser patung teduh belum move-on dari suasananya"ledek reno
"Apaan sih"muka Rafasya seketika memerah"
Ketika semua temennya Rafasya ngeledekin Rafasya nyampe pipinya bengkak karena senyum terus, ada Dendi Dateng dendituh salah satu temen kita juga tapi dia nakalnya gak nakal nakal banget dia paling nurut sama ortunya,
"
Ehh den nanti besok PSBP main ya?"
PSBP (Persatuan Sepak bola provinsi) adalah ya samaran doang wkwk
"Iye kenapa?"
"PSBP school mau nobar ke sana nggak?"
"Kagak tapi kita mau nonton PSBK, ikut?"
PSBK (Persatuan Sepak Bola Kabupaten) kebetulan si Dendi itu ketua PSBP school keren dehh pokonya dia,
"Kapan?, Ikut dah gua"
"Nanti tanggal 15"
"Nahh kebetulan lu mau ada Dava juga ikut"
"Cie jodoh dah lu" goda kenanga
"Udahh ahh kalian mah ngeseks Mulu masuk pembulian loh ini"
"Tapi yang di bulinya gak marah dan tidak terskiti kan" goda Reno
"Ahh apaan sihh gua pulang dulu lah"
Rafasyapun beranjak pergi meninggalkan teman temannya disana, dia bukan marah melainkan ya emang dia ingin pulang aja
"Cie ngambekk" yg teriak Reno nada meledek
∆∆
K
eesokan harinya hari dimana PSBK bertandi di stadion kota, pada jam 15:00 yang artinya harus bolos sekolah dijam terakhir karena pulng jm 16:00
Grup PSBP SCHOOL
Dendi ketu@ sya dimana?
Dendi ketu@ oyy ada yang bareng
Fasya kagak??
Dendi ketu@sya boloss ihh ini sama anak warung belakang sama warung kita juga
Apa?
Hh obolos berjamaah ?
Dendi ketu@iyee lu dimana???
Kelas bangun molor gua
Dendi ketu@ si anying molor bae
Orang ditungguin cepetan dahh
Otw bentarrr gua lempar tas ambil
Ye dibelakang
Dendi ketu@oke
Tak perlu bingung untuk bolos ya karena satpam di sekolah kita alumni yang dulunya sering bolos jadi cuma barter sama rokok 2 batang kopi satu biasa paket goceng 😂
"Om ni aku mau nonton bola"Rafasya yang menaruh sebungkus rokok dimeja pos scurity
"Om Om Om ,,, pelajaran siapa jangan pelajaran Bu Dewi lohh"
"Hehe iya maaf bang kan udah lulus udah tua 😂, kagak pelajaran pak Amin jadi aman"
"Sialan gua gak ijinin ke luar tau rasa Lo"
"Udah ahh berdebat Mulu gua udah ditungguin byee"
"Banjir rokok gua paru paru gua jebol asap semua nih"grutu satpamnya karena banyak yang nyuap pake rokok
Rafasya menuju warung belakang dan disana udah banyak orang anak anak yang bolos dari bermacam sekolah
"Naaahhh ini diaa nihh princess"celetuk orang orang yang kesel nunggu Rafasya
Tapi Rafasya tidak menanggapi dengan santai, dan tidak merasa bersalah samsek
"Den udah pada siap semuanya?"
"Udah yuk"
"Bentar yuk kemana segini banyak mau konfoy? Viral entar gak hanya sekota seluruh dunia tau anjirr"
"Terus??"
"Lu ketua kan? Pikirin"
Dendipun ketengah kerumunan siswa yang sekitar 15 orangan lalu dia naik ke atas kursi
"Oke guys dengerin gak mungkin kita konfoy pake motor kita pencar aja yang dua motor ke arah barat dan dua motor timur kalian dua motor dua motor atau tiga maksimal tiga lah terus kalian jangan bareng bareng seling lima menit oke"
"Siap" kompak mereka
Mereka pun mulai bergegas kearah stadion kota, dengan posisi yang diarahkan Dendi
Sesampainya mereka di stadion kota dan di tribun selatan dan yel-yel semangat yang mereka buat kekompakan anak anak sekota yang tak hanya dari SMA nya Rafasya tapi banyak sekolah yang berbeda menjadi satu suara yang asik,,
Rafasya mundur ke tempat yang kosong karena harus mengambil minum dikursi bagian belakang,,, tiba-tiba
"Sya,,"
Rafasya yang sedang duduk menatap lurus kearah temannya yang sedang teriak menyanyikan yel-yel sembari minum langsung menengok lalu perdiri hendak pergi namun ditahan oleh orang yang manggil dia
"Apalagi sih bang"Rafasya yang menepiskan tangannya
"Dek ini salah paham, vano udah gak cinta sama yulia ,vano sayangnya sama adek, kita perbaiki ya "evano yang menggenggam kedua tangannya Rafasya agar mereka bertatapan namun Rafasya tidak berposisi berhadapan
"Udah ya bang hati aku bukan buat Abang lagi maaf"
Rafasya langsung menepis tangan evano lalu turun kebawa menuju ke arah Dava terus langsung menggandeng tangan Dava setelah itu dia menengokkan kepalanya ke belakang untuk melihat ekspresi wajah evano,
Evano yang melihat semuanya hanya tersenyum dan pergi meninggalkan atribun,
Dalam hati Rafasya aga sedikit galau dengan keadaan tapi karena cemburu dan egois yang tinggi semua pasti tidak selesai dengan baik,
Pulang dari nobar kita pulang untuk bersiap siap kerumah ketu untuk menonton bareng PSBP dirumah ketua,..
∆∆
Setelah nonton pastinya nongkrong dong, karena Rafasya nonton bareng Dava jadi Rafasya ngobrol berdua dengan Dava,,
Hati yang penuh cinta dan gemetaran pada keduanya mulai terasa saat Dava menyentuh tangan Rafasya dengan penuh kasih sayang beda dengan biasanya,
"Sya, aku tau hati kamu sedang tidak baik, namun aku ingin memperbaiki nya"
"Maksudnya?"
"Aku mau jadi pacar kamu, kamu mau jadi pacar aku?"
Rafasya langsung seneng banget dalam hatinya,,,
"Iya"dengan nada malu malu
"Iya apa?"
"Iya mauu"
Mereka pun saling mengekspresikan kebahagiaan mereka dengan saling memeluk,
"Sya Dava pengen cium kening kamu"
Rafasya langsung menyodorkan pipinya tapi Dava hanya mencium keningnya Rafasya
"Kekeh kening?"
"Ciuman kening itu tulus sya"