Complicated Love

Complicated Love
empat



Kadang kita sering kali salah mengartikan k baikan cowok, hmmm mungkin bisa di bilang kegeran kepedean dan antek anteknya,


Mungkin rasa baper itu berawal dari tindakan orang baru yang tidak pernah kita alami dari orang orang terdekat kita,


Di masa SMA itu sedang berproses menuju kesuksesan kedewasaan dan hal hal menakjubkan lainnya yang belum kita lampaui sebelumnya,


Percintaan memang paling terkesan saat ini diantara Rafasya kekeu dan claudia kenapa karena memperjuangkan mereka yang perasaan dulu ngebaperin namun udah punya pasangannya masing masing haduuuhh sadlow parahh men,


***


"Keu lu gak mau cerita sesuatu tentang hidup lohl gitu se-macem percintaan atau apa gitu keu?"tanya Rafasya yang tiba-tiba membuyarkan lamunan keukeu


"Apansih sya gak perlu gua ceritain karena cinta itu cukup dirasain oleh dua insan dan dua hati"


"Nahh demen nih gua bacotan lu udah kaya yang paling bener, biasanya nih ya orang yang ngomong sok bijak itu lebih banyak beban hidupnya"Sebor Claudia yang gak tau darimana datangnya


"Ngaco lu pada, yaudah siapa yang mau cerita duluan"jawab keukeu tanpa basa basi


Keukeu itu paling tertutup diantara mereka karena apa? Keukeu lebih suka mendengarkan dan menyimpulkan curhatan kedua temannya, kalo udah rapuh banget dan sulit keukeu baru mengeluh pada kedua sahabatnya itu.


***


Biasanya kalo siswa ijin ketoilet pada jam pelajaran itu ngapain? Mampir ke kantin atau lewat kedepan kelas doi, hayooo komennya yg temennya yang sering gitu hehe,


Saat claudia yang sengaja lewat ke kelasnya Gilang ya biar ketemu sama Gilang, sambil jalan sambil senyum-senyum ehh perlahan claudia merubah raut wajahnya menjadi datar,


"Yaudahh sana masuk ih jangan bolos mau ujian juga kan? Semangat belajarnya"


"Iya Lang siap, kamu jangan nakal yaudah aku balik ke kelas ya dadahhh"


Wanita yang setelah pamit itu menjauhi lelakinya dan mendekati arah Claudia dansetelah dekat mereka bertatap tatapan sekilas lalu wanita itu menyenggol kan sedikit lengannya ke lengan clau dia,


"Awww, anjing Lo punya mata kagak?"solot Claudia pada seseorang yang membelakanginya lalu menoleh sedikit lalu berteriak


"Sorry"


Lalu Claudia tetap melanjutkan perjalanan nya dan mendekati arah Gilang, iyaps cowok tadi adalah Gilang dan wanita tadi pacarnya,


"Kemana clau?"tanya Gilang membuat ayunan kali kaludia terhenti


"Kantin masa iya gua mau terjun payung"ketus Claudia, lalu melanjutkan perjalannya


"Napa sihh sewot amat"Gilang yang merangkul Claudia


"Itu nenek lampir peliharaan Lo yang buat gua kesel"


"Kesel atau cemburu"gurau Gilang


"Najisss awas ahh"claudia menepiskan tangannya Gilang yang sedang merangkulnya


"Karena gua lelaki yang baik hati dan bertanggung jawab gua teraktir loh sebagai maafnya cewek gua"


"Gak perlu"


"Gua serius claudia"


"Gua juga serius duit gua banyak gak butuh duit lo"


"Apasihh" calau dia yang melihat wajah melasnya Gilang mberasa gak tega dan geli sih tepatny


"Yaudah iya"


Merekapun kekantin dan memesan menu pilihan mereka masing masih lalu duduk berhadap hadapan,


"Maafin cewek gua ya dia terlalu mengekspresikan sayangnya dia"


"Gak papa wajar cewek, lagian lu kok bisa-bisanya sayang sama dia"


"KENAPA KARENA DIA JELEK GENDUT ITEM? MAAF GUA GAK MANDANG FISIK SOAL HATI ITU BEDA"Gilang langsung pergi ninggalin claudia begitu saja


***


"Sya anter gua ya sekarang yukk"


Ajak welga teman SMP Rafasya yang gak tau darimana datangnya langsung narik Rafasya menuju ke motornya


Sesampainya di tujuan ternyata itu warung yang lumayan rame dengan anak sekolah itu seperti warungnya bude yaitu warkop belakang sekolah namun ini sangat pendalaman,


"Ngapain sih kesini?"tanya Rafasya dengan bisik bisik


"Gua mau ke Bebeb gua dulu, lu duduk ia yang manis dan jajan sesukamu entar gua bayarin"titah welga yang mendorong pelan tubuh Rafasya hingga Rafasya duduk ditempat yang aga lumayan jauh dari kerumunan anak sekolah lainnya.


"Ehh ******* gua disuruh jadi obat nyamuk taeee"


"Hehe udah ahh gua wikwik dulu ye"


"Anjirr dosa lu Tae masih SMA kelas dua udah berani wikwik"canda Rafasya


Karena obrolan welga sama cowok nya lama jadi Rafasya memutuskan untuk melangkahkan kakinya ke arah warung tersebut, tapi karena Tak hati hati Fasya pun tersandung oleh bebatuan yang ada disekitar dia, namun saat hendak menjatuh tubuhnya kebelakang dengan merem Rafasya seakan akan gerakannya terhenti akhirnya Rafasya pun membuka matanya dengan perlahan ternyata ada yang menahannya dari belakang dan saat menatap wajahnya ternyata pangeran yang sangat gagah dan ganteng menjadi penyelamatnya saat ini,


"Lain kali hati hati ya"ujar seseorang itu dengan lembut dan dibaluti oleh senyumnya


"Iya makasih ya"balas senyuman Rafasya


***


"***** sial gak ada apa apa lagi dirumah"


Gerutu keukeu buang sedari tadi melihat lihat sekitar dapur,


Karena keukeu laper dan gak ada apa apa akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke rumah bibinya yang tak jauh dari rumahnya,


Karena udah gak asing lagi bagi kenanga jadi dia langsung membuka pintu dan berteriak memanggil bibinya,


Namun saat diruang tamu panggilan kekeu terhenti karena melihat sepasang manusia yang sedang asik dengan gadget masing masing


"Ehh maaf Rusdynya ada gak?"keukeumesem mesem gak jelas


"Gak tau didapur kali"jawab cowok temen Rusdy sodarku


"Makasih ya"