Time, Finally Brought Us Together

Time, Finally Brought Us Together
Planing 3



"Waaww, ini mah tempat sepi boss. Nggak ada yang tau kita disin" Seru Lisa begitu memasuki ruangan Clasically yang hanya ada mereka didalamnya.


"Pasti boss sudah memesan seluruh tempat ini" Bisik Shanen ke Lisa.


"Tempat ini milik Jodie sepupu bos." Bisik gugun ke Shanen dan Lisa setelah mendengar bisik bisik kedua wanita itu yang cukup jelas di telinganya.


Lisa Steve dan Shanen tak berhenti meneguk Absolute Vodka, saking asik menikmati alunan merdu lagu-lagu yang mereka request, membuat mereka tak menyadari Ken dan Alexa.


Jojo baru saja tiba di tempat itu bersama dua orang wanita cantik blonde yang bajunya hanya setengah menutupi badan.


"Bro, gue bawain lo cewek" Bisik Jojo di telinga Ken.


"Lo gila kali, jangan pernah menyodorkan perempuan-perempuan itu ke aku. Bisik Ken ke Jojo.


"Alexa, perkenal kan ini Jodie sepupuku. Kamu bisa memanggilnya Jojo. Kata Ken memperkenalkan.


"Jo, ini Alexa pacarku" Kata Ken mengenalkan Alexa.


Mata jojo membelalak mendengar pernyataan Ken.


Pacar? Trik baru apa lagi ini bro. Pikir Jojo.


"Hai, Jojo" Jojo mengajukan tangan nya.


"Hai Jojo, you can call me Alexa" Kata Alexa sambil menyambut salaman tangan Jojo.


"Aku tinggal bentar, ada teman-teman ku disana" Kata Jodie kemudian meninggalkan Ken dan Alexa.


"Girl, kalian bisa join ke meja mana aja asal gak ganggu Ken, malam ini dia lagi dengan pacarnya" Kata Jodie.


"Pacar? Gak salah dengar?" Kata salah seorang gadis itu.


Alexa bergabung dengan Lisa dan Shanen saat melihat kedua sahabatnya itu sempoyongan.


"Sayang bentar aku ke situ" Kata Alexa.


"Ayok" jawab Ken.


"Lisa, udahan dong minumnya." Alexa menarik gelas vodka yang dipegang Lisa.


"Kamu juga Shanen udahan minumnya, malu kan dengan atasan kita" Kata Alexa.


"Haha siaapp Lex, aku nggak minum lagi" Kata Lisa sambil bersandar di atas meja.


"Aku juga stop" Kata Shanen yang masih rada sadar.


"Ken, kita harus mengantar nya pulang" Kata Alexa dengan wajah khawatir.


"Gun,lo bisa bawa Lisa pulang" tanya Ken.


"Steve aja bos, dia yang jemput tadi pasti dia lebih tau rumah nya" Kata Gugun.


"Sayang tenang dong, Lisa enjoy aja dari tadi kok, dia gak kenapa-kenapa" Kata Ken.


Sayang? Gue gak salah dengar? Pikir Gugun.


Ah mungkin gue salah denger. Pikir Gugun lagi.


Steve yang sudah berada disitu langsung menerima aba-aba dari Ken.


"Lisa kamu di anter pak Steve ya" Kata Alexa membangunkan Lisa.


Steve memegang tangan Lisa dan membawanya keluar dari ruangan itu.


"Shanen, kamu? masih oke aja kan?" Tanya Alexa.


"Aku baik aja, lanjut aja Lex. Santai" Kata Shanen.


Ken menggenggam tangan Alexa menyuruhnya duduk.


"Are you okey guys" Tanya Jojo yang sudah bergabung disitu.


"Kayaknya kita balik awal deh kali ini Jo, lo lanjut aja. Aku harus anter Alexa balik" Kata Ken.


"Trus Lo balik sini?" Tanya Jojo.


"Nggak, aku ke sini jika dengan Alexa." Kata Ken.


"Oh ok, kalian hati2 ya" Kata Jojo.


"Honey, yok" Ajak Ken.


"Shanen bareng kita kan" Tanya Ken.


Shanen baru menyadari tangan Ken yang selalu menggenggam tangan Alexa.


OMG Alex, kamu baru saja menangkap paus besar malam ini. Pikir Shanen.


"Sejak kapan tangan boss pegang-pegang tangan Alexa?" Tanya Shanen.


"Sejak keluar dari planetarium hingga ke sini mereka udah seperti itu" Jawab Gugun berbisik"


"OMG gue nggak bisa percaya hal ini" Kata Shanen.


"Jangan kan elo, gue aja sampai kini masih berpikir bos pasti lagi mabuk. Gak mungkin dan mustahil menurut gue.." Kata Gugun terputus.


"Jadi maksud lo, gak mungkin bos lo jadi ma temen gue?" Kata Shanen dengan membelalak ke Gugun.


"Bukan gitu, jika boss hanya main-main dengan nya dan mencampakkan nya besok. Alexa itu gadis baik-baik." Kata Gugun.


"Awas aja jika bos melakukan hal itu ke temanku, dia harus berhadapan dengan aku dan Lisa" Ancam Shanen sambil tangan nya mengangkat kerah baju Gugun.


"Lo kok malah intimidasi nya ke gue" Kata Gugun.


"Nggak" Jawab Gugun.


"Gun biar gue yang nyetir. Lo minum berapa banyak tadi" Kata Ken sambil membukakan Alexa pintu mobil dan mempersilahkannya masuk.


"Shanen kita anter lo duluan ya?" Kata Alexa.


Gugun dan Shanen hanya diam melihat dua insan didepan mereka saling melempar senyum dan saling melirik satu sama lain. Bahkan Gugun masih tak percaya dengan pemandangan dihadapannya saat itu.


"Shanen kita mampir cari cemilan dulu ya, untuk menghilangkan pengar" Kata Ken.


"Ok boss boleh juga, biar enak pulang ke rumah" Kata Shanen menyetujui.


Mobil mereka berhenti di pujasera terdekat atas usul Alexa.


"Kamu demen banget yah makan di pinggir jalan" Kata Ken.


"Disini banyak pilihan makanan boss, boss aja yang nggak pernah mau nyoba." Kata Gugun.


"Bener kamu Gun, dia mah mana tau bakmi?" Kata Alexa.


"Kalian duduk gih, biar gue yang pesankan" Kata Ken.


"Bos mau pesan kan aku juga? Tanya Gugun.


"Aku mau Baksho aja" Kata Gugun.


"Kalau gitu lo pergi ke kedai bakso tuh terus minta" Jawab Ken kemudian tertawa.


"Ya elah, ujung-ujung harus pesan sendiri" Kata Gugun kemudian berdiri menuju stand baksho yang tak jauh dari situ.


"Shanen juga bisa pesan sendiri" Shanen menuju Stand ice cream dan memesan double banana sundae serta roti bakar bandung.


Alexa dan Ken dengan seporsi kebab turki dan siomay, sudah duduk di meja mereka. Mereka tertawa bercanda seperti tak peduli dengan dua orang didepan mereka.


"Begitu emang kalau orang lagi pacaran, kita mah di anggap nyamuk" Kata Gugun pelan.


Seandainya nya Alexa tau sifat playboy nya bos, dia pasti gak akan mudah tergoda seperti itu.


"Lo kok sinis banget liatin gue Gun?" Tanya Ken.


"Jika aku punya pacar sebaik Alexa aku nggak akan pernah menyakiti hatinya" Kata Gugun.


Shanen menyenggol Gugun dengan tangan kanan nya.


"Hmmm jadi lo pikir gue punya niat nyakitin dia? haha, itu tandanya kamu mendukung hubungan kami" Kata Ken terkekeh gak jelas


"Honey mereka begitu mencemaskan kamu, you see? Banyak yang menyayangimu" Kata Ken.


"I hope she will be my last, i dont want to lose her for any reason" lanjut Ken.


"Selamat ya Alexa." Kata Shanen turut senang.


"By the way, tetep rahasiakan ini yah. yang tau hanya kita-kita aja. Belum saat nya mengumbar hubungan kami, karena aku kepengen bekerja normaly seprti karyawan lainnya" Kata Alexa.


"Tenang aja, gak ada yang akan tau tentang kalian." Kata Shanen.


"Ok" Jawab Gugun singkat.


Mereka melanjut kan menuju ke rumah Shanen.


"Ken, game yang kami buat bisa di check senin ya? RAM dan grafis nya sudah sesuai hanya tinggal di tambahin beberapa fitur." Kata Alexa.


"Kalau kamu yang buat pasti bagus sayang" Jawab Ken.


"Kok gitu, kalau jelek jangan diterima. Kita masih bisa perbaiki sebelum tenggat waktunya." Kata Alexa.


"Aku malah mau nya kamu gak kerja lagi biar kamu gak capek" Kata Ken.


"Nah terus aku ngapain?" Tanya Alexa.


"Aku akan menikahi kamu, jadi kamu tungguin aku dirumah tiap hari. Kamu akan sibuk mengurus anak kita nanti" Kata Ken.


"Sayang bukankah pemikiran mu sudah terlalu jauh?" Kata Alexa.


Gugun yang mendengar hal itu langsung tertawa.


"Hahahah"


"Kamu kenapa? Heran?" Tanya Ken.


"Aku merasa lucu, sejak kapan bos sudah punya perencanaan matang seperti itu? Tanya Gugun.


"Loh Gun, kemaren kan aku udah bilang ke kamu, aku mau nikah biar kamu gak pusing ngurus aku" Kata Ken.


"Bahkan besok aku berencana membahas hal ini dengan ayahku" Lanjut Ken serius.


Alexa dan semua orang didalam mobil menatap ke arah ken seakan gak percaya.


Dia suka mengambil keputusan sendiri tanpa membahas apapun dengan ku? Pikir Alexa.


Kelihatannya Ken serius kali ini, tapi dia kenal Alexa baru satu bulan, mereka pacaran barusan dan sudah berncana menikah dan punya anak? Pikir Gugun.


"Ken, apa kamu sudah memikirkan ini matang-matang? Gimana dengan karir aku? Gimana dengan latar belakang ku? Kamu pikir menikah semudah seperti yang ada dalam pikiran kamu? Gimana dengan keluarga mu? Kamu yakin mereka akan terima aku?" Tanya Alexa kesal tak peduli dengan Gugun dan Shanen yang masih berada disitu.


Duh kok jadi ribet sih kamu Lex, terima aja. Kapan lagi kamu dilamar ama bos tajir nan ganteng seperti bos Ken. Pikir Shanen.


"Boss gang depan belok kiri rumah ke empat" Shanen menyela pembicaraan Ken dan Alexa.


Shanen sudah tiba dirumahnya. Ken Alexa dan Gugun melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya.


Bersambung...