
Kemudian itu membuat Claude sangat terkejut dan mengerutkan keningnya. “Saint, apa yang kamu lakukan?!”
“Bajingan kecil apa yang kamu lakukan minggirlah!” Veronica kaget dengan tindakan responsif saya.
Ringan dari kerongkongan saya mengucapkan tanpa menekan.
“Jika kamu membunuhnya maka aku tidak akan diam saja, yang mulia.”
Claude semakin terkejut dan tidak paham, dan dia bertanya sedikit dingin.
“Apa alasannya kamu melindunginya? Kamu tahu dia adalah musuhku dan musuh Kerajaan ini.”
Itu benar-benar mengejutkan batin saya. Tidak kusangka kriminal yang lebih mengerikan telah saya lindungi di belakang saya dan lagi telah menjadi musuh dari Kerajaan. Jika tahu tentang itu mungkin saya akan menunda kemunculan Veronica disini.
Veronica, sebenarnya apa yang kamu sembunyikan?
Melihat reaksi Claude saja sudah tahu, seberapa bencinya dia dengan Shadow.
“Dia bawahanku. Jika pangeran membunuhnya aku juga akan kesulitan.”
“Kenapa? Apakah kamu mengikat kontrak darah dengannya?”
Tidak, itu bahkan lebih mengerikan dari kontrak darah.
“Aku tidak tahu apa itu. Tetapi, pangeran. Alasan kenapa aku memanggilnya karena aku ingin bantuan darimu.”
“Apakah itu untuknya?”
“Tepat sekali.” saya menjawab tanpa ragu-ragu.
“Bagaimana jika aku menolaknya.”
Api di telapak tangannya masih menyala terang dan berapi-api seperti siap diledakan.
“Apakah kamu yakin dengan yang kamu katakan, pangeran?” saya sedikit memberi penekanan yang cukup untuk mendorong sedikit ke arah yang lebih produktif lagi agar menjauh dari kondisi kelam ini.
“Jika kamu menolaknya, itu artinya rencana untuk ke tempat dwarf gagal. Itu menyebabkan tidak hanya aku tapi juga kamu untuk mendapatkan mereka. Dan lagi, pikirkan dengan kontrak kita.”
Jean Jacques mengambil bait yang tidak seimbang ini dan menekan. “Saint, apa yang anda katakan?! Apakah anda mencoba melindungi seorang penjahat?”
Saya mengalihkan pandang padanya sesaat. “Jika itu yang kamu pikirkan komandan, maka jawabannya iya.” lalu kembali menatap Claude yang sedikit dapat di dorong untuk tenang.
Claude angkat bicara, tapi rasionalitasnya masih belum padam atau mencoba untuk itu. “Saint, kamu tidak hanya akan mencoba melindunginya namun juga mencoba menjadi komplotan dari seorang penjahat.”
“Ya. Apakah yang mulia kira aku tidak tahu tentang itu? Maka lupakan itu dan hentikan ini, dan segera penjarakan aku untuk menggantikannya. Anggap saja semua yang dilakukan oleh Veronica itu atas dasar perintah dariku entah apa yang dia lakukan di masa lalu kepada anggota Kerajaan.”
“Al—!”
Yohan datang dengan nada berontak tidak menerima. Tapi dengan cepat saya menghentikannya untuk tidak melanjutkan lagi. Disini saya masih menunggu jawaban Claude yang masih terbenam menatap saya tajam.
Tak lama setelah itu dia menggenggam api di telapak tangannya dan itu hilang sekejap mata.
Energi magisnya berkurang drastis hingga menjadi tenang kembali.
“Aku tidak tahu kamu akan sampai sejauh itu hanya untuk ini Saint.”
“Itu bukan hanya sekedar hal biasa. Bagiku ini semua penting demi kelangsungan hidupku. Jadi tolong anggap saja ini pembelaan diri yang egois.”
Claude terkekeh disitu dan menurunkan tangannya.
Pada saat itu juga saya teringat akan sesuatu dan berpikir, bukankah saya pernah mengalami hal seperti ini?
Apakah ini yang namanya Deja vu?
Tidak saya sangka Veronica memiliki banyak musuh.
Mungkin ini memang berat untuk diterima oleh Claude. Sampai dia menghela napas karena bingung harus menanggapi seperti apa lagi situasi ini. Veronica musuh, dan itu tidak terelakan lagi, baginya ini adalah kesempatan untuk menangkapnya. Tapi, jelas jika dia melakukannya. Bagaimana kerja sama dengan Saint?
Claude tahu jika itu dia lakukan maka semuanya akan gagal yang seperti dia rencanakan.
Mencoba meresonansi dirinya dengan pikiran tenang reaksi Claude muncul.
Reaksi saya jatuh seperti tidak saya harapkan untuk itu muncul darinya menjadi sebuah kata-kata.
“Dia membunuh semua saudaraku dan juga selir dari Raja. 6 saudaraku, dan 3 selir Raja. Dia membunuh semuanya. Tak hanya itu, bahkan dia juga menargetkanku. Tapi, dia gagal.” pada akhir kalimatnya ada nada ketawa yang suram.
Saya ingin segera mengirim empati untuknya namun dicegah oleh ucapannya berikutnya.
“Yah, itu tidak penting dan aku tidak peduli. Aku rasa wanita itu melakukannya karena pengikut-pengikut milik Ratu menyuruhnya melakukan itu. Karena Ratu adalah wanita gila jadi itu bisa menjadi kemungkinannya.”
Dia sama sekali tidak memperdulikannya. Bagi Claude itu hal biasa yang sering terjadi dan dia kehilangan untuk emosi seperti itu. Kehilangan suadara? Itu hanyalah ungkapan kosong semata jika di definisikan singkat saat dia akan segera naik tahta.
Sudah saya katakan. Manusia satu ini, telah kehilangan jiwanya untuk menjadi manusia normal.
Karena itulah dia membiarkan saya, saya masih berguna untuknya dan dia tidak berani melakukan apapun yang merugikannya.
Pada dasarnya saya dan Claude sama-sama mengambil ini sebagai kesempatan.
“Lakukanlah apapun itu Saint. Tapi, bisakah nanti aku mematahkan salah satu anggota tubuh wanita itu?”
“Sudah aku katakan itu akan berakhir buruk untuk kita.”
“Hm, sayang sekali. Aku tidak ingin kehilangan partner sepertimu jadi aku akan membiarkannya.”
Meskipun merinding Veronica masih mendecikkan lidahnya di belakang saya.
Keadaan sudah tenang dan situasi mulai membaik, semua kembali pada posnya termasuk Jean Jacques yang keluar dari ruangan.
“Karena kita partner, kita tidak akan bisa dijatuhkan. Senang bekerja denganmu pangeran.”
“Kehehe, tentu Saint. Aku juga.”
Dan kemudian pembicaraan rapat berlanjut.
“Bantuan apa yang kamu inginkan, Saint.”
Itu cukup untuk membuat perencanaan saya untuk maju di babak selanjutnya.
“Mari kita buat pekerjaan semakin lebih berguna, tidak hanya untuk anggota ekspedisi melainkan untuk tujuan mengumpulkan material di dalam dungeon.”
Claude menyentuh dagunya. Dia dalam pikirannya sejenak, sebelum dia membuka maksud dari tujuan saya.
“Apakah pekerjaan itu akan diberikan kepada wanita itu?”
“Ya.”
Itu benar. Pada awalnya Veronica menolak dengan keluhan kesal seperti biasa. Namun, pada akhirnya dia menerima pekerjaan dari saya.
Pada dasarnya karena saya masih belum keluar dari Gereja jadi saya tidak bisa untuk mendapatkan sebuah lisensi agar bisa menjelajah dungeon. Ini simpel seperti di dalam game kebanyakan.
Tapi, yang jadi masalah utama adalah, Veronica yang shadow tidak terafiliasi dengan tempat Guild manapun, melainkan dia berdiri dengan asosiasi yang dia bangun. Jadi pengalamannya menjelajah dungeon, hampir nol.
Karena Veronica sudah cukup usia untuk ikut dungeon, saya yakin dia akan mampu menggunakan ini sebagai pengalaman.
“Tapi, aku hanya berharap agar dia bisa berafiliasi langsung dengan kita daripada dengan Guild di luar sana. Itu akan semakin sulit dengan hasil yang akan di dapatkan. Veronica bukan seorang Petualang.”
“Itu memang benar, jika dia sudah menjadi petualang itu akan beda cerita, seperti mengambil misi tertentu untuk ikut dalam ekspedisi. Tapi, kami tidak mengeluarkan misi, karena dungeon kali ini tidak terlalu memerlukan bantuan petualang.”
Saya bertanya-tanya tentang itu karena sedikit aneh pada pengucapannya.
“Kenapa? Bukankah Petualang akan menguntungkan sebagai bantuan alternatif yang tidak terikat dengan bangsawan?”
“Itu bukan seperti itu.” Claude menolak pernyataan saya dengan nada rendah dan kemudian dia melanjutkannya dengan tegas, “Petualang memiliki lisensi untuk bergerak dan juga ada batas yang bisa mereka tempuh untuk bisa bebas. Seperti mereka tidak terlalu di sukai oleh tempat lain untuk mereka singgah. Sebab itulah misi dungeon kebanyakan mudah di dapatkan dengan kesulitan tingkat-C dan tingkat-B+. Sedangkan yang tingkat ke atas adalah tanggung jawab pihak Kerajaan.”
Untuk lebih singkatnya lagi, pergerakan Petualang sedikit ketat dan dibatasi untuk tidak ikut campur di wilayah milik teritori yang tidak terlalu menyukai agitasi. Takut akan monopoli tertentu.
Dan juga, akhir-akhir ini dungeon yang muncul jumlahnya tidak sedikit. Karena itu, tingkat yang bisa dimasuki oleh Petualang adalah yang paling bawah, jika ada tingkat ke atas, maka mereka berhak melaporkan itu kepada pihak Kerajaan.
Detector Analysis Dungeon tidak pernah salah. Jika sedikit saja para petualang salah langkah, maka nyawa mereka taruhannya.
Itu karena dunia ini akan segera mencapai akhirnya.