
Happy reading...
" PERGI DARI RUMAH KU !!!"
" Maaf Naqia, aku tidak sengaja, aku emosi ! Aku khilaf, emosi ku tidak bisa terkendali melihat mu berperilaku tak senonoh di hadapan mata ku ?"
" kumohon jangan usir, aku ! Mas janji tidak akan main tangan lagi !"
" Mas tidak punya tempat tinggal untuk saat ini ! mas tidak akan pergi dari sini !"
Pengusiran kurang ajar Naqia itu terngiang-ngiang oleh Zaki terus, padahal waktu itu sudah lewat hari. Zaki menebal kan urat malu nya untuk memohon secara paksa.
Naqia memang menarik kembali pengusiran nya, Dengan hati Ambigu nya, Naqia belum puas memberi pelajaran ke Zaki, Dengan itu ia mengijinkan Zaki untuk tinggal di rumah nya lagi.
Zaki di buat mengemis oleh Naqia pasal tempat tinggal. Harga diri Zaki telah di injak injak oleh Naqia di hadapan mata Yuga juga, itu yang membuat Zaki masih kesal sampai saat ini, harga diri nya yang tinggi itu telah di hempaskan oleh Naqia. Awas saja !
Biarkan, hari ini Zaki akan berperilaku seenak nya, Zaki akan menampar Batin Naqia juga dengan memanfaatkan Mayang yang baru pulang tadi malam.
" Mas masih marah ya ?" Rayu Mayang, dari semalam sampai siang hari ini, Zaki berpuasa ucap padanya. Tangan lihai Mayang sudah merayu nakal Zaki di sofa ruang keluarga itu.
Dari rabaan dada bidang, kini tangan nakal Mayang turun ke perut, turun lagi lebih ke bawah di mana sahabat Ugo berada. Mayang semakin lancang, menekan sensasional si Ugo, Kalian tahu Ugo ? Yuk kenalan !
Ugo itu sahabat Zaki yang itu lho ? Itu, Ya... yang di bawah pusar. Paham kan ? Belum ? itu..Yang punya hutan Amazon. Bagus kalau sudah paham !
Zaki tadi nya mau sok jual mahal, Menolak ! Tapi...saat sudut matanya mendapati Naqia yang baru turun dari anak tangga, Zaki merespon rayuan nakal Mayang.
Zaki ingin membalas Tamparan Batin Naqia di saat mencium Yuga kemarin.
" Mas tidak marah kok, Sayang ! Mas malah merindukan mu !" Zaki sengaja membesar kan suaranya, Membuat Naqia menoleh yang tadi nya ingin masuk ke dapur, Zaki cepat cepat menarik tengkuk Mayang. Mereka beradu bibir di sofa itu, di hadapan mata naked Naqia yang melongo jijik, Bukan melongo sakit hati cemburu, Naqia malah menggebu ingin menendang ke dua orang biadab itu dari rumahnya. Tapi sabar ! belum waktunya.
" Harus beli sanitizer untuk membunuh virus !"
Naqia ceuk, hanya batin nya yang mendengus kesal, mengisi perut lebih penting saat ini dari pada mengurusi urusan orang tidak penting dalam hidupnya.
" Sialan, Naqia sama sekali tidak mencoba melerai kami." Kesal Zaki sendiri, padahal ia berharap Naqia mencak mencak kesal. Atau setidaknya mendumel cemburu gitu !
Zaki beranjak cepat mengikuti Naqia yang seperti nya ingin sarapan. Mayang yang merasa hanya di manfaatkan, sedikit kesal. Ia menyadari gelagat aneh Zaki ke Naqia, suaminya itu kayak-kayak nya telah punya hati ke Naqia.
Mayang pun menyusul Zaki dan Naqia.
" Bi, sarapan ku mana ?"
" Ini Non, Roti coklat seperti biasa !"
Naqia menyambut cepat makanannya dengan senyum manis nya ke Bi Narsis, Ia tidak menganggap adanya Zaki dan Mayang menatap nya intens saat ini.
" Aku buatkan sarapan ya, Mas !" Mayang masih merayu Zaki, Agar nanti di beri uang lagi, ia lagi butuh belanja saat ini, uang dari Zaki yang hasil korupsi sudah ludes.
" Harus begitu, Istri memang harus berbakti untuk suami." Pungkas Zaki menyindir Naqia yang masih bodo amat.
Mayang menyadari itu, Mulut Zaki memang memuji nya perhatian, tapi mata Zaki selalu jatuh ke Naqia.
Sarapan pun sudah jadi di buat Mayang, Naqia sama sekali tidak mengeluarkan satu patah kata pun. Mimik itu sangat datar datar santai, Mata nya hanya melihat jam tangannya, ia ada temu janji dengan Yuga.
" Terimakasih, sayang !"
Zaki tersenyum manis ke Mayang, terpaksa ! Mencoba membuat suasana mesra bersama Mayang. Masih berupaya Naqia terbakar jenggot.
" Kamu mau, aaah..Mas suapin, Biar janin kita sehat, lahir dengan selamat." Satu suapan telah masuk ke mulut Mayang dari suapan perhatian Zaki yang hanya pura pura. Masih berharap Naqia cemburu.
" Janin ?" Naqia ingin tersenyum mengejek. " Kamu di bodohi, Mas !" Puas Naqia dalam hati. Beberapa waktu lalu, Naqia tidak sengaja mendengar percakapan Mayang dengan seseorang lewat telepon tentang bayi itu yang bukan anak Zaki.
" Jangan berani-beraninya kamu membeberkan rahasia tentang janin ini ke suami ku, Kamu tidak mau tanggung jawab, jadi biarkan aku menipu suami ku."
" Iya iya iya ! Aku akan datang ke hotel yang kamu mau, tapi nunggu waktu tepat, sialan kamu tahu nggak, Hanya ingin membuat nya tapi tidak mau bertanggung jawab."
Naqia mengingat obrolan kebusukan Mayang yang telah menipu Zaki, Tetapi... Biarkan, Naqia masih ingin bermain cantik, jadi biar kan Mayang dan Zaki bersenang-senang terlebih dahulu. Belum saat nya untuk bercuap.
Lantas, Laporan Bi Narsi membuat Zaki salah menyuapi Mayang, Suapan itu malah tertuju ke hidung Mayang.
" Mas Zaki !" Marah Mayang, memukul tangan Zaki yang masih bertengger dengan makanan di jejelin ke hidung nya, menggebu pula ! Hidung Mayang jadi blepotan selai almond.
Harus nya sambel yang masuk ke situ !
Bi Narsi terkikik tertahan menertawakan kesialan Mayang. Naqia pun terkikik pelan di sela langkahnya menuju ruang tamu, Yuga yang melihat dari kejauhan, menjungkitkan alis kanannya. Ada Zaki yang mengekor langkah Naqia pun dengan kaki itu tersentak kesal jalan nya.
" Harusnya kamu terus tersenyum seperti itu, Naqia !" Gumam Yuga dari duduk nya.
" Kamu mau kemana Naqia !" Tahan Zaki bertanya di belakang Naqia.
" Mas bisa lihat dari pakaian ku." Tanpa menoleh, Naqia menjawab santai.
Joging ! Itulah yang Zaki lihat dari penampilan Naqia dan Yuga pun datang dengan pakaian joging macho nya.
Air...Air...Air.. Zaki kebakaran jenggot, Hati nya ikut terbakar gosong. Niat hati membuat Naqia mencak mencak kepanasan cemburu, ini malah senjata makan tuan.
"Jangan pergi !"
" Apaan sih Mas, kok kamu yang riweh sih, biarkan dia pergi !" Mayang yang menyahut kesal ke Zaki, Katanya tidak cinta ke Naqia, ini malah jadi protektif ke Naqia.
" Tuh, Sana lanjutkan acara cucut cucut hidung nya bersama istri pintar mu, Aku pun mau bermesraan bersama Mas Yuga ku."
Sayang nya, Yuga tidak mendengar nama nya di ucapkan Naqia... Mas Yuga ku, Karena Naqia berbisik di telinga Zaki.
Maaf Pak Yuga, Aku tidak bermaksud memanfaatkan mu dalam urusan pribadi ku, Aku terpaksa demi misi ku.
Naqia tidak enak dalam hati.
" Siap !"
Naqia mengangguk akan ajakan Yuga, hari ini bukan hanya joging biasa yang mereka jadwal kan, tapi ini acara perusahaan Naqia yang memilih tema joging sehat di pagi libur ini.
" Aaargh !" Zaki berteriak kesal di hadapan Mayang, Istri pertama nya itu sudah pergi tak peduli larangan nya.
" Kenapa marah kepadaku, Mas ?" Mayang ikut membentak.
" Katakan, kemana kamu dua hari penuh dan balik balik larut malam ? Kamu itu lagi hamil, jangan kebanyakkan keluyuran, Sialan !"
Badmood, Zaki melampiaskan kemarahannya ke Mayang, Kesal nya ke Naqia yang jadi pembangkang tapi yang kena amukan kesal nya adalah Mayang.
Mayang tak mau kalah, ia tidak terima di bentak bentak, Ia tidak mengira telah di nikahi monster.
" Oh, jadi kamu pun mau jadi seperti Naqia yang pembangkang, begitu ! Baiklah...sebelumya, Naqia itu mendapat perlakuan buruk dari ku, Jadi kamu pun harus terima."
Tangan Zaki mencengkram erat pergelangan tangan Mayang, di tarik nya tangan itu masuk ke dalam kamar, Mengunci kamar rapat rapat.
" Mas mau apa ?" Entah kenapa, Perasaan Mayang jadi tidak enak. Biasanya, ia dengan senang hati melayani Batin suami nya yang saat ini Zaki sudah Naked.
" Layani aku !"
Mayang tak berkutik, ia sudah terkunci oleh tubuh kekar Zaki yang terlihat menyeramkan mata itu.
Layak nya ke Naqia waktu itu, Mayang di sentuh tak berperasaan, Zaki menggempur Mayang secara brutal di atas pacuan itu tanpa embel-embel pemanasan. Mayang menangis, menjerit dan menjerit.
" Tubuh mu tidak seenak Naqia !" bisa bisanya, Zaki membedakan rasa tubuh itu, padahal Zaki masih menggagahi Mayang. Kini Mayang tahu arti luka Batin terdahsyat itu seperti apa.
Mas Zaki sialan ! Hardik Mayang dalam hati nya.
_____
Guys, Jangan harap di novel ini ada adegan *hot nya ya ! Author hanya nyari aman 🙏😂 Tapi kalau author nya khilaf... Entahlah 🤫🤫🙈😀
Ok... Lanjut Like bergoyang 😘*