One Night With You

One Night With You
Jagalah Nona Elea



" Apakah dia masih disini? " tanya Elea setelah puas menumpahkan tangis getirnya di pelukan Irina. Sahabatnya itu begitu setia bersamanya mendengar keluh kesah ya dan ikut menangis bersamanya.


" Adrian maksudmu?" Elea hanya mengangguk.


" Heemmbb..dia tidak pulang dari semalam,dia tidak disini karena takut kau akan histeris kembali saat melihatnya " Irina menjelaskan sembari mengusap air mata Elea.


" Aku ingin menemuinya Irina " pinta Elea yang sukses membuat Irina menatap heran padanya.


" Aku ingin segera meluruskan kesalahpahaman ini,aku tak mau terikat dengannya hanya karena kesalahan malam itu " Elea mencoba menjelaskan walau rasanya semua kata-katanya begitu berat jika menyangkut malam itu.


Fakta bahwa kesuciannya terenggut oleh Adrian tidak akan pernah ia lupakan,tapi ia tidak mau terikat dengan Adrian hanya karena kesalahan satu malam. Dia yakin Adrian tidak mencintainya dan entah apa yang membuatnya melakukan perbuatan itu. Tapi yang jelas dirinya dan Adrian harus melupakan malam itu,setidaknya begitulah yang diinginkan Elea.


" Tapi Ele,dia sudah melakukan itu padamu setidaknya dia harus bertanggung jawab " Elea hanya menggeleng lemah mendengar kalimat Irina.


" Bagaimana dengan Delia Irina?dia sangat mencintai Adrian dan..dan..bagaiman kalau dia tahu bahwa akulah yang menghabiskan malam dengan kekasihnya " tangis Elea kembali pecah.


" Lupakan tentang Delia,pikirkanlah dirimu,apa kau rela diperlakukan seperti itu dan ditinggalkan begitu saja?!"


" Dia tidak akan meninggalkanmu " ucap dokter Liam yang tiba-tiba sudah berada didalam ruangan.


" Maaf jika aku tiba-tiba masuk dan mungkin sedikit ikut campur tapi aku hanya ingin bilang bahwa Adrian bukanlah tipe pria yang akan lari dari tanggung jawab nona Elea,sejauh ini dia bahkan sangat menyesali perbuatannya "


" Apa menyesalinya dapat mengembalikan kehormatan Elea dokter?" dokter Liam terdiam mendengar pertanyaan retoris Irina,tentu dia sangat tahu sebesar apapun penyesalan Adrian tak akan mengembalikan semuanya.


" Tapi setidaknya dia bersedia bertanggung jawab nona Irina " hening tak ada yang membalas ucapan dokter Liam.


" Dokter Liam bisakah katakan padanya aku ingin bertemu? " pinta Elea.


" Kau yakin nona Elea?karena terakhir kau melihatnya kondisimu kembali menurun " Elea hanya menjawab pertanyaan dokter Liam dengan anggukan kepala. Mungkin dia belum bisa menghadapi Adrian namun dia tidak bisa hanya berdiam diri,dia ingin semuanya jelas untuknya dan untuk Adrian sendiri.


...----------------...


" Jadi Adrian, apakah kau mengenal nona Elea?" Adrian hanya diam tanpa menjawab pertanyaan Mateo.


" Apakah dia bersamamu sekarang?" Mateo kembali bertanya.


" Sekian lama kita tidak bertemu dan kau hanya menanyakan ini?jika kau sudah menyelidiki sejauh ini harusnya kau tahu bahwa dia adalah pasienku Mateo " Adrian berkilah dan menutupi yang sebenarnya karena dia tahu Mateo datang karena perintah Barra tentunya.


" Maaf Mateo aku sedikit sibuk hari ini,jadi jika kau tak keberatan.."


" Jika benar dia bersamamu maka jagalah dia Adrian " pinta Mateo yang langsung menghentikan kalimat Adrian.


" Apa kau bilang??menjaga Elea?" tanya Adrian mencoba meyakinkan pendengarannya bahwa Mateo memintanya menjaga Elea,bukan memintanya untuk menjauhi kekasih tuannya.


" Yaa..jika memang kalian sedang bersama maka jagalah dia,jangan sampai tuan Barra menemukannya,di kota ini nona Elea tidak punya keluarga atau saudara lagi,aku tak tahu apa yang akan terjadi jika tuan Barra menemukannya " jelas Mateo panjang lebar seolah menyimpan ketakutan akan sesuatu yang akan terjadi pada gadis itu. Sebelum menemui Adrian Mateo sudah menyelidiki dan tahu bahwa Adrian membawa Elea pergi untuk menyelamatkannya dari kemarahan Barra dan entah apa hubungan keduanya yang pasti lebih baik jika Barra tidak menemukan Elea. Karena sekali Barra mencintai seseorang maka dia tak akan melepaskannya,dan bahkan akan melakukan segala cara untuk menahan wanitanya tetap bersamanya.


Mateo sendiri sebenarnya bersimpati pada Elea,seorang wanita yang sangat setia bisa-bisanya diselingkuhi dan tidak hanya sekali. Walaupun perselingkuhan itu hanya melibatkan hubungan fisik tanpa ikatan hati namun tetap saja ketidaksetiaan Barra pasti sangat menyakiti Elea. Dan bahkan Barra berniat menahan Elea setelah semua kesalahan yang ia lakukan jadi karena itulah Mateo lebih memihak pada Adrian,membiarkan sahabatnya itu untuk melindungi Elea,walaupun ia tidak tahu apa hubungan mereka berdua sebenarnya dan walaupun sudah pasti Barra akan meledak luar biasa tapi tak apa,lebih baik Barra melampiaskan kemarahan dan emosi padanya dari pada harus melihat seorang gadis tanpa dosa terperangkap dan menderita karena cinta dan obsesi yang salah dari tuannya.


" Mateo kau..."


" Aku yakin nona Elea bersamamu,dan aku titipkan nona Elea padamu Adrian " ucap Mateo kemudian berdiri dan keluar dari ruangan Adrian.


Adrian sendiri hanya menatap punggung Mateo yang kemudian menghilang dibalik pintu. Dirinya masih bingung mencerna kalimat Mateo sampai vibrasi ponsel membuyarkan pikirannya.


Liam Calling


" Ya Liam..." jawab Adrian membuka pembicaraan.


" Nona Elea ingin menemuimu "