My Venus

My Venus
BAB 90



Malam sudah semakin larut, Richela masih bertukar pesan dengan Cleo dan Marcy, entah apa yang mereka bicarakan tapi pada akhirnya Richela tertidur di kamar tamu itu.


Perlahan Neil masuk ke kamar yang ditempati Richela, dia melihat gadis cantik itu masih memegang ponselnya dan tertidur begitu saja. Neil merebahkan dirinya di samping Richela dan tidur disana. Dia tidak bisa menjauh dari Richela lagi.


.*** *** ***.


Hari yang dinanti telah tiba, Neil sudah membawa 10 gadis cantik yang merupakan anggota James dan Robb, tapi 10 gadis itu sudah diubah menjadi gadis polos.


"Wah mereka sangat cantik dan sesuai dengan permintaan para VVIP, kau sangat hebat Tuan Neil." Puji Calvin yang hanya dibalas anggukan oleh Neil.


"Kalau boleh tau dari mana anda mendapatkan gadis-gadis itu?" Tanya Calvin sambil merilik salah satunya, lalu tangannya dengan santai meremas bokong gadis itu.


Gadis yang mendapatkan pelecehan langsung mundur dan terlihat takut.


"Tuan.. kami disini ingin menjadi model bukan untuk dilecehkan." Protes Shu pada Calvin.


"Tenang saja nona cantik, setelah ini kalian akan terkenal, aku jamin." Jawab Calvin lalu mengelus wajah cantik Shu.


"Bawa mereka dan siapkan untuk acara." Perintah Calvin pada anggotanya disana. Neil sudah merekam semua kebusukan Calvin barusan dengan kamera matanya dan akan langsung di tayangkan nantinya. Kamera berbentuk lensa mata itu sudah di rombak oleh ahlinya yang di kenalkan oleh Mahesh.


Neil tidak melihat keberadaan Justin dan Jose, hanya Rey yang sedang menyambut tamu yang sudah datang. Tampaklah sekarang pesohor negeri ini yang telah melepaskan topeng mereka.


"Mereka anak didik T's Ent jadi pastikan mereka baik-baik saja nantinya." Pesan Neil pada Calvin dan pria itu hanya tertawa.


"Kita lihat nanti Tuan, apakah mereka bisa bekerja sama." Jawab Calvin lalu dia meninggalkan Neil.


Neil duduk di sebelah Calvin dan Rey, dia diapit oleh kedua orang itu di salah satu meja bundar dan menghadap ke atas panggung kecil dengan tinggi 1 setengah meter.


Di sebelah kiri juga ada seorang juru lelang, ada beberapa pengawal dan rantai di tengahnya yang entah apa itu Neil belum tau.


"Lihatlah Tuan Neil, ini adalah kesenangan yang sebenarnya." Ujar Calvin sedikit berbisik lalu mata Neil membulat sempurna saat 1 wanita muncul dari bawah panggung di dalam kerangkeng besi. Wanita itu di pakaian topeng di mata, rambut di cepol keatas dan hanya pakaian dalam dengan di balut kain putih yang sangat tipis.


Neil tau itu adalah Shu dari wajah yang Neil sangat kenal.


"Penawaran pertama, 10,000 dolar."


"Ya.. no 7 dengan 12.000 dolar."


"Nomor 12 menawar 13.000 dolar."


Neil terus memperhatikan siapa saja yang menawar, dia sangat takut Shu tidak bisa melarikan diri dengan kondisi seperti itu, di mana dia sembunyikan senjatanya? Pikir Neil.


Pada akhirnya Shu terjual seharga 120,000 dolar untuk 1 malamnya bersama seorang perwira tinggi angkatan laut.


Wanita kedua di naikkan dan penampilannya sama dengan Shu hanya saja, rambutnya di tata bergelombang. Wanita ini adalah anggota Robb berkebangsaan Brazil dan mempunyai warna kulit seksi.


Wanita itu terjual 117,000 dolar dan dibawa langsung oleh seorang pengusaha asal negeri sebelah.


"Mau dibawa kemana?" Bisik Neil pada Rey.


"Ah mereka mungkin akan bermain di tempat pribadi tapi jangan cemas, gadis-gadis itu akan kembali dengan selamat." Jawab Rey dan Neil hanya mengangguk. Padahal Neil sengaja bertanya agar James dan Robb tau apa yang harus mereka lakukan.


Akhirnya wanita ke sepuluh di naikkan dan itu adalah Kana yang dipakaikan kimono berwarna merah sesuai dengan wajahnya. Kana terlihat mirip boneka jepang sampai menarik perhatian banyak VVIP disana.


"Anda tidak memilih salah satunya Tuan Calvin?" Tanya Neil berbasa basi.


"Tidak, aku akan pilih yang selanjutnya. Aku tidak suka perawan mereka belum ahli." Jawab Calvin sambil menyunggingkan senyum di wajahnya yang menyebalkan.


"Maksudnya masih ada wanita lain selain yang saya bawa?" Tanya Neil dan Calvin mengangguk.


"Ikut saja Tuan Neil dan pilihlah 1, aku rasa uangmu masih terlalu banyak dan mengeluarkan beberapa ratus dollar tidak masalah bukan?" Lanjut Calvin dan Neil sudah tidak mendengarkan karena dia fokus pada panggung yang sekarang sudah ada 1 wanita tanpa pakaian, hanya kain putih menerawang yang dililitkan ke seluruh tubuh bahkan mata dan mulutnya juga di tutup.


Wanita ini sama halnya dengan kesepuluh gadis tadi, ketakutan dan tidak tau apa yang terjadi. Bedanya adalah 10 gadis tadi hanya pura-pura tapi wanita di depan terlihat menyedihkan.


"Artis pendatang baru, Noela Ricardo. 21 tahun dan saat ini sedang naik daun berkat drama komedi romantis. Kita mulai lelang ini dengan penawaran pertama.. silakan!"


"Lima puluh ribu."


"Lima puluh lima."


"Seratus ribu."


.


.


"Noela Ricardo terjual 310,000 dollar untuk Mr. Phan dari HK."


"Ini gila..." Gumam Neil yang juga di dengar oleh Calvin.


"Hahahah jangan panik Tuan Neil, nikmati saja. Jika tidak menemukan wanitamu boleh pilih dari club nanti." Respon Calvin.


"Kita sambut yang selanjutnya, Cerise Georgeta. Artis yang selalu menimbulkan masalah tetapi sangat dicintai oleh fans gilanya, apakah kalian juga termasuk?"


Neil sangat terkejut, Cerise Georgeta adalah artis T's Ent yang sangat berpengaruh, entah pengaruh buruk atau baik tapi Neil tidak tau kenapa dia ada disini dan dimana pengawal pribadinya?


Berbeda dengan yang lain, Cerise sangat santai dan seakan dia tidak masalah dengan hal yang menimpa dirinya.


"Dasar wanita gila.." Gumam Neil sambil menggelengkan kepalanya.


"Dia milikku Tuan Neil." Ujar Calvin lalu mengangkat tangannya dan mulai pelelangan.


Tapi Calvin tidak berhasil mendapatkan Cerise karena seorang pengusaha yang berhasil mendapatkannya dengan harga fantastis.


"Sayang sekali, kali ini aku harus berhasil." Kesal Calvin dan ini ternyata wanita terakhir dan Neil sungguh tidak percaya kalau yang ada di atas panggung kali ini adalah seorang wanita yang tidak di kenal oleh Neil.


"Selebgram." Ucap Rey yang tau kalau Neil bingung siapa wanita itu karena banyak sekali yang berminat dan akhirnya Calvin mendapatkannya.


Calvin sudah sangat senang dan menghampiri wanita yang baru saja dia beli dengan harga 220,000 dollar lalu segera membawanya pergi.


"Dasar pelit, tadi Cerise sangat mahal sampai dia tidak mampu membelinya." Cibir Neil dengan sengaja karena ingin mendengar respon dari Rey.


"Bukan pelit Tuan Neil, tapi Tuan Calvin memang sedang butuh banyak biaya untuk pencalonan diri menjadi wakil presiden selanjutnya. Semua yang ada disini adalah pendukungnya, jika Tuan Calvin berhasil maka negri ini akan dia genggam sepenuhnya." Jelas Rey yang sebenarnya itu adalah rahasia.


Neil tersenyum, dia berhasil membuat Rey berbicara sangat jelas dan semua itu, semua yang berlangsung disini semuanya di saksikan oleh perdana mentri di kantornya.