
Acara Be A Star kembali tayang secara live di hari sabtu, itu berarti akan ada sepuluh orang lagi yang akan pulang dan menunda mimpi mereka untuk menjadi pemenang dan menjadi bintang acara ini.
Nicole tampak gugup, bahkan lebih gugup dari pada saat dia pertama kali show dalam debutnya bersama VENUS dulu. Sebaliknya, Richela tampak santai , bahkan dia sedang tertawa dan bercanda dengan salah satu teman dalam kelompoknya.
'Richela... tidak bisa aku biarkan. Kalau begini terus dia bisa menang. Aku tidak mau berada di bawahnya lagi.' Ucap Nicole dalam hati.
Xena yang selalu memantau Richela melihat Nicole yang menatap sinis pada Richela menjadi lebih siaga, dia takut Nicole akan melakukan hal yang tidak di inginkan.
"Richi.. jangan sendirian sampai kau selesai show." Bisik Xena saat keadaan sepi dan gestur mereka seperti teman yang baru saja mengenal.
"Kenapa?" Tanya Richela bingung karena dia merasa aman-aman saja disini karena ramai.
"Pokoknya jangan sendirian." Kata Xena menekankan dan dia langsung pergi karena kelompoknya akan tampil segera.
Richela menghela nafasnya panjang, 'Padahal aku baik-baik saja.. tapi ya sudah, aku akan hati-hati." Batin Richela lalu dia bergabung dengan kelompoknya.
Tepuk tangan begitu meriah saat kelompok A selesai dengan lagu ballad mereka. Lalu di lanjutkan dengan kelompok B sampai E.
Semua berjalan baik dan lancar, Xena tampak lega karena Nicole ternyata tidak berbuat apapun.
Besoknya, pengumunan siapa saja yang tereliminasi juga sudah selesai, sepuluh peserta yang gugur menangis dan saling berpelukan lalu perpamitan kembali ke belakang panggung, tersisa 40 peserta yang masih bertahan.
Kali ini ada perubahan dalam peringkat, Richela menjadi nomor 1, Nicole nomor 2 dan Amber nomor 3, sedangkan Xena jauh di nomor 8.
Nicole terlihat tersenyum dan senang dengan peringkatnya meskipun masih kesal dengan Richela yang di peringkat 1.
Kelompok selanjutnya di umumkan, kali ini Richela dan Nicole berada dalam 1 kelompok. Mereka mendapatkan kelompok B. Untuk pemilihan konsep mereka tunda dan menjadi rahasia.
.
.
.
"Peserta kumpul di aula 30 menit dari sekarang."
Terdengar pengumuman dari speaker ke seluruh kamar di jam 7 pagi setelah mereka selesai olahraga. Empat puluh gadis cantik disana bergegas, mereka hanya ganti baju dan mengikat asal rambut mereka, tidak ada make up atau apapun yang mempercantik diri seperti biasanya.
"Berbaris sesuai kelompok." Erica berteriak pada mereka semua dan dengan patuh mereka berbaris.
"Masing-masing leader maju." Kata Delano yang mendapat giliran melatih vocal.
Xena leader kelompok A, Richela leader kelompok B, Brenda leader kelompok C dan Jenny leader kelompok D.
Mereka berbaris rapi berdampingan di tengah ruangan menanti arahan selanjutnya.
"Seperti yang telah dijelaskan tadi malam, kalian akan membawakan 2 jenis show. Sekarang bergantian pilih dari 2 bowl di depan kalian." Ucap Erica lalu mereka bergantian mengambil undian.
"Silakan berurutan tunjukan yang kalian dapatkan." Kata Delano setelah semua selesai.
"Kelompok B, dapat nomor 1 dan ballet." Kata Richela.
"Kelompok C, dapat 3 dan akting." Lanjut Brenda.
"Kelompok D dapat nomor 2 dan modern dance." Sambung Jenny.
"Kalian bisa lihat nomor yang ada di layar dan itulah tugas kalian selanjutnya." Ucap Delano sambil menunjukkan layar yang baru saja di nyalakan.
Semua peserta syok dengan apa yang mereka lihat. Kelompok A akan menyanyikan lagu rap dan koreografinya harus mereka buat sendiri, lalu street dance? Mereka belum tau.
Kelompok B mendapatkan lagu mix ballad dan klasik, seluruhnya terkejut, lagu klasik? Mereka harus nyanyi seriosa? Oh tidak! Lalu ballet?
Kelompok C, mereka terlihat senang karena mereka hanya dapat lagu dengan tarian moderen yang tidak terllau sulit, namun mereka masih bungung dengan akting, begitu juga dengan kelompok D.
"Wah ini tidak adil, C dan D sangat mudah." Ucap salah satu peserta yang sangat tidak terima. Tapi ini merupakan undian jadi mereka tidak bisa protes.
"Semuanya..." Teriak Erica membuat semua terdiam.
"Seluruh koreografi dan konsep, kalian buat sendiri dan kami yang akan menilai dan memberi masukan." Sambung Erica dan suara terdengar bergemuruh lagi.
"Kelompok A akan melakukan street dance di penampilan ke dua dan bonus untuk penilaian yang akan kami lakukan adalah, salah satu dari kalian akan tampil solo di tengah panggung sendirian selama 30 detik." Lanjut Erica lagi membuat ke empat puluh gadis cantik disana bertepuk tangan gembira.
"Kelompk B, Ballet, kalian bisa menggabungkan dance modern di dalamnya sesuai kemampuan kalian. Ingat tetap unsur ballet yang utama." Erica melanjutkan dan menatap Richela yang seperti sedang berhenti bernafas. Dia sangat tidak yakin kelompoknya bisa ballet.
"Kelompok C, ya ini mudah tapiĀ arrangement lagu kalian ubah sendiri dan plus 2 menit penampilan drama di atas panggung." jelas Delano membuat 10 orang itu syok.
"Kelompok D, sama kalian akan melakukan semuanya sendiri." Tutup Delano, sama halnya dengan temannya di kelompok C, kelompok D langsung terdiam karena syok.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Kelompok B yang mendapat tema paling sulit hanya duduk diam saat kelompok lain mulai berlatih. Setelah sarapan mereka langsung mencari bahan untuk observasi mereka namun buntu.
Maisie, Obelia, Zola, bahkan menangis tadi karena mereka yakin akan pulang di minggu ini. Richela sejak tadi menenangkan mereka dan tetap mencari solusi.
"Apakah kalian butuh bantuan?" Tanya Xena yang mendekati mereka. Nicole mengernyitkan keningnya menatap Xena yang masih berdiri.
"Bantuan apa?" Tanya Nicole dengan lirih, dia juga pasrah karena dia tau Richela juga tidak bisa ballet, apalagi dia.
"Aku penari ballet dulu dan aku bisa membantu." Jawab Xena, semua orang di kelompok itu langsung menatapnya penuh harap.
"Siapa dari kalian yang tau dasar ballet, atau pernah belajar meskipun sebentar?" Tanya Xena lagi dan Richela langsung mengangkat tangannya.
"Bagus.. kalau begitu akan aku ajari dan kau ajari yang lain." Ucap Xena dan Richela mengangguk. Semua terlihat tersenyum kecuali Nicole.
"Sejak kapan kau bisa ballet?" Tanya Nicole penasaran.
"Sejak 2 tahun lalu, aku belajar semua tarian yang bisa melenturkan tubuhku." Jawab Richela dan Nicole makin geram karena dapat dipastikan Richela yang akan dapat 30 detik di tengah panggung.