
"Selamat sayang.. meskipun bukan juara 1 kami tetap bangga padamu." Ucap Elios lalu memeluk Richela. Gadis itu sampai ke apartemen Elios pada tengah malam karena dia pergi untuk sekedar minum dengan teman lainnya.
"Tentu saja, aku senang kak." Jawab Richela.
"Tapi aku tidak." Cetus Bell yang masih kesal.
"Seharusnya kau yang jadi nomor 1 Via, bukan si Nicole itu. Bahkan tidak ada 1 bakat pun miliknya yang setara denganmu. Kenapa orang-orang malah memilihnya. Ini tidak adil." Gerutu Bell panjang lebar, Richela hanya tertawa melihat kakak iparnya itu.
"Sudah jangan marah-marah, semua sudah terjadi dan yakinlah Richi akan mendapatkan job lebih banyak dari Nicole nantinya." Ucap Elios sambil mengelus kepala istrinya yang sedang dalam mode galak.
"Sudah aku akan kembali ke tempat El sebelum dia datang kesini." Pamit Richela lalu segera kembali ke apartemen milik Neil.
Benar saja, Richela baru saja mau menekan password pintu Neil sudah membukakan dari dalam. Richela tersenyum melihat pria tampan dengan mata bitu itu.
"Ah El... aku senang melihatmu. Dan aku lelah ingin istirahat." Kata Richela lalu memeluk Neil, bergelayutan manja pada lengan pria itu.
"Aku akan menemanimu istirahat, tapi mandi dulu aku sudah menyiakan air hangat dengan aroma therapy kesukaanmu lalu makan dan tidur." Cerocos Neil sambil membawa Richela ke intu kamar mandi.
"Kau yang terbaik, aku sangat mencintaimu." Ucap Richela lalu masuk ke dalam kamar mandi.
"Pada ulang tahun perusahaan bulan depan, kami akan mengumumkan kebenaran. Setelah itu kita menikah, ok?" Ucap Neil pada Richela yang sedang menikmati makan malam yang sudah lewat tengah malam.
"Ehm.. baiklah tapi aku mau tetap rahasiakan pernikahan boleh? AKu ingin bekerja lagi." Tanya Richela.
"Boleh, apapun maumu akan aku penuhi sayang.." Neil tersenyum senang karena Richela sudah mau menikah dengannya.
.
.
.
2 hari libur di gunakan Richela hanya menemani Bell dan baby EL. Dia malas keluar karena tau akan seperti apa kesibukannya nanti.
Richela sudah berada di gedung T's Ent dan dia ditemani oleh asisten yang telah disiapkan oleh perusahaan karena Richela tidak mempunyai asisten pribadi. Tentu Asistennya kali ini juga adalah anggotanya James untuk menjaga Richela selama dia syuting dan dimanapun dia berada nantinya.
"Jadi dimana Xena sekarang?" Tanya Richela penasaran karena Xena sudah tidak bisa dihubungi.
"Dia sudah ada di pesawat menuju.. dimana ya? Aku lupa.. mungkin ke daerah yang masih hangat cuacanya." Jawab Alina karena memang sekarang sudah memasuki musim dingin.
"Wah enak sekali, aku juga ingin ke pantai yang hangat lalu pakai bikini dan bermain sepuasnya." Ucap Richela sambil membayangkan salah satu pantai yang sangat ingin dia kunjungi.
"Ehem.." Terdengar deheman suara pria dan Richela menoleh ke arah tersebut yang langsung membuatnya menutup mulut. Neil sedang menatapnya dengan tajam karena mendengar keinginan Richela memakai bikini.
"Nanti kita bulan madu di pantai itu tapi hanya berdua." Bisik Neil pelan saat melewati Richela yang sontak membuat wajah gadis itu memerah. Neil memang sedang melewati tempat itu, yang merupakan koridor menuju lift khusus direktur sedangkan Richela sedang menuju lift umum untuk ke lantai 6 bertemu dengan managernya.
Sedangkan Jean dan Monica mendapat kontrak biasa seperti yang lainnya tetapi itu juga sudah luar biasa bagi mereka.
Kontrak Nicole dan Richela selama 6 tahun sedangkan Monica dan Jean 3 tahun mengingat mereka dari agency lain. Sedangkan Amber menangguhkan sementara kontrak dengan T's Ent untuk menenangkan diri. Dia benar-benar hiatus bahkan sudah keluar dari agency yang baru 1 tahun menjadi murid pelatihan disana.
"Amber benar-benar ingin menyendiri." Kata Monica pada Richela.
"Biarkan saja, dia memang membutuhkannya." Sahut Richela yang paham akan perasaan Amber saat ini seperti dirinya dulu.
"Lalu pekerjaan pertamamu sudah diberikan?" Tanya Monica lagi dan Richela mengangguk.
"Iklan." Kata Richela sambil melihat kontrak kerjanya.
"Wah.. akhirnya kau kembali menghiasi iklan di tv." Balas Monica terihat senang.
"Hehehe iya, kata managerku tadi produk kecantikan yang dulu mencariku lagi dan memberikan kontrak yang menggiurkan." Ucap Richela dengan senang.
"Aku diberikan tawaran untuk masuk dalam salah satu penyanyi pendukung di konsernya Shane." lanjut Monica tapi dia ragu.
"Terima saja, mungkin ini jalanmu." Balas Richela lalu Monica diam dan masih berpikir.
"Sepertinya iya, aku akan bilang pada manager ku." Jawab Monica lalu kembali masuk mencari managernya yang masih di dalam ruang meeting tadi.
`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,`\,
Disaat Nicole masih sibuk dengan album barunya, Richela sudah selesai syuting 2 iklan dan sedang dalam proses pembacaan naskah untuk drama terbarunya. Dia sudah tidak menjadi peran antagonis tapi langsung pemeran utama wanita.
Monica juga sedang latihan untuk mengikuti konser Shane di 5 negara, sedangkan Jean sudah ada sebuah acara musik untuk 1 tahun kedepan menjadi salah satu pengisi acara tetap.
"Kenapa aku merasa tertinggal?" Tanya Nicole pada managernya.
"Tenang saja Nicole, albumnya sebentar lagi selesai dan 1 film sudah menunggumu setelah albummu rilis." Jawab Danny dengan santainya.
"Ya sudahlah, lakukan yang terbaik." Ucap Nicole pasrah dengan keadaan.
Sebulan berlalu, album Nicole sudah dirilis dan tentu saja sangat laku di pasaran sampai dia kewalahan menerima job dari berbagai media yang ingin mewawancarinya. Beum lagi film dan lagu soundtrack yang juga akan di nyanyikan olehnya.
"Malam ini semua artis T's Group akan libur untuk acara perayaan ulang tahun perusahaan. Jadi bersiaplah dan tampil cantik." ucap Danny memberitahukan. Nicole sontak kaget karena kesibukannya tidak sempat mencari berita tentang apapun selain dirinya sendiri.
"Aku harus tampil menawan untuk acara itu." Gumam Nicole lalu dia melihat kembali jadwalnya hari ini dan memang di jam 4 sore sampai besok siang tidak ada acara apapun.
"Aku akan ke salon jam 3 nanti dan tolong siapkan semuanya." Ujar Nicole pada asistennya.