
Kelima peserta kembali ke panggung yang masih gelap, mereka bersiap pada posisi masing-masing sampai lampu dinyalakan, smeua bersorak karena kemegahan dan juga kecantikan masing-masing peserta.
Mereka berdiri dengan berpose sesuai koreografi, dengan Richela berada di tengah, dia duduk bersimpuh dan menunduk dalam menggunakan pakaian dengan warna merah dan emas. 2 orang lainnya masing-masing di sebelah kanan dan kirinya seperti penari latar menggunakan warna merah dan pink.
Perlahan dan terlihat anggun Richela mulai bergerak naik dengan pelan dan gemulai. Dikiti oleh ke empat lainnya, bergerak lincah nan lembut. Dengan selendang panjang dan angin bertiup menerpa mereka yang mulai menari.
Penonton terdiam, mereka tercengang melihat betapa cantiknya 5 gadis itu yang bergerak anggun layaknya bagau yang sedang menari. Berbeda dengan Richela dengan kostum merah dan emas, dia seperti burung phoenix yang terbang dengan gerakan cantiknya.
Hanya 2 menit 7 detik penampilan mereka, gemuruh kembali terdengar saat musik berhenti dan ke 5 gais itu menyudahi penampilan mereka.
"Gila gila.. Richela terbaik!" Pekik Bell melompat dari tempat duduknya dan Marcy dengan cepat menariknya kembali duduk.
"Benar, panggung ini, penampilan ini seperti dibuat khusus untuk Via." Timpal Cleo yang juga kagum dengan penampilan itu, pasalnya mereka sama sekali tidak pernah mempelajari tarian tradisional apapun tapi Richela seperti sudah terampil dengan tarian itu.
.
.
.
Kembali, terikan terdengar. Jean masuk berjalan penuh percaya diri ke tengah panggung diikuti dengan Nicole, Monica, Richela dan Amber yang masih mencoba tegar.
Jeff sudah menunggu mereka di sisi kanan panggung sambil berjalan ke tengah menghampiri 5 peserta.
"10 detik lagi, voting akan di tutup. Kita hitung sama-sama, dari 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1. Yak selesai!"
Voting telah di tutup dan kini Jeff menunggu hasil dari staff yang bertugas, 6 menit dia menunggu sambil berinteraksi dengan para penonton.
"Hasilnya sudah ada di tangan saya." Jeff mengangkat sebuah ampop merah. Perlahan dia membukanya dan tersenyum melihat isinya.
"Penasaran?" Tanya Jeff yang berhasil membuat penonton berteriak lagi.
Untuk urutan 5, 4 dan 3 silakan lihat di belakang saya." Ucap Jeff dan layar besar di belakang dan atas panggung memunculkan 3 peserta secara live. Disana ada Amber, Jean dan Monica dan di samping mereka sudah ada nomor urut masing-masing.
Ada yang bersorak bahagia, ada yang kecewa karena Jean mendapatkan posisi 5, Amber 4 dan Monica 3.
Terlihat 3 peserta itu membungkuk hormat dan berterima kasih, mereka senang dengan hasil dan pencapaian yang sangat luar biasa. Apa lagi Amber yang tidak menyangka kalau dia bisa kembali naik meskipun hanya di posisi ke 4,itu menandakan kalau masih ada yang percaya padanya.
"Amber, kau terbaik!" Teriak salah satu penonton pria disana. Lalu diikuti tepuk tangan meriah untuk Amber yang sontak langsung menangis. Monica dan Jean memeluknya, tampak Richela juga menaikkan 2 jempolnya untuk Amber.
Kini tinggal Nicole dan Richela, siapa yang akan menjadi nomor 1?
.
.
.
Iklan selama 6 menit sedang berlangsung, membuat penonton menjadi tambah penasaran. Mereka menunggu 6 menit seperti 60 menit.
Richela dan Nicole masih di atas panggung, mereka menunggu sambil berbincang dengan staff yang sedang memperbaiki make up dan kostum mereka. Terlihat juga Elios dan Justin turun dari tempat duduk untuk bersiap ke belakang panggung, mereka nantinya yang akan menyerahkan trophy kemenangan pada siapa saja yang menjadi pemenangnya.
"Jadi kalian siap mendengarkan siapa pemenangnya?" Tanya Jeff terlihat sengaja memancing antusias penonton.
"Baiklah, juara 2 Be A Star adalah...."
"Selamat Richela!!" Teriak Jeff setelah berhenti sejenak, tepuk tangan meriah terdengar dari barisan fans Nicole tetapi tidak untuk fans Richela yang terkejut dan merasa kecewa.
Richela masih dengan senyumnya bertepuk tangan lalu menoleh ke arah Nicole yang terkejut tak percaya kalau dia lah yang menjadi juara 1.
"Selamat Nicole." Ucap Richela lalu memeluk Nicole sesaat. Nicole yang masih terkejut hanya dia di tempat sampai Jeff memanggilnya untuk maju ke depan ditengah-tengah panggung. Sorak sorai terdengar dan Nicole melambaikan tangan penuh haru dan terus berucap terima kasih.
Elios dan Justin di persilahkan untuk naik ke panggung memberikan selamat dan trophy kemenangan.
"Selamat ya Nicole." Ucap Justin lalu memberikan karangan bunga, lalu brganti dengan Elios yang memberikan thropy pada Nicole dan berjabat tangan.
"kenapa bisa Nicole yang menang?" Tanya Bell tak percaya. Setaunya persentase Richela tidak dibawah Nicole saat tayang tadi tepat jam 7 malam dan penampilan Richela jauh diatas Nicole.
"Bisa saja, fans Nicole itu juga banyak loh." Sahut Marcy dan Bell masih tidak percaya, sama dengan komentar public yang terus bergulir di web resmi Be A Star.
"Bagaimana bisa?"
"Richela juara 2? Aku tak menyangka."
"Ini gila, apa yang ada di otak mereka yang memberikan voting? Nyata kalau Richela lebih baik dari segi apapun."
"Fans fanatik atau permainan orang dalam?"
"Aku kecewa."
.
.
.
"Ahhh akhirnya ini berakhir, kita bisa pulang ke rumah." Ucap Richela setelah selesai acara.
"Kau tidak kecewa dengan hasilnya?" Tanya Jean yang juga terlihat kecewa.
"Tidak, aku ikut ini bukan untuk jadi juara. Hanya ingin menunjukkan kalau aku bisa dan menjadi Richela yang sesungguhnya." Jawab Richela dengan tenang.
"Lagi pula kita semua ini adalah pemenangnya dan gunakan waktu kalian sebaik mungkin di rumah karena setelah liburan kita akan kembali bekerja keras." Sambung Richela lagi dan mereka setuju karena mereka sudah resmi masuk ke T's Ent yang berarti tidak akan ada waktu bersantai lagi.
"Benar juga, aaahhh mimpi ku jadi kenyataan dan T's Ent tidak akan beri kelonggaran jika sudah tanda tangan kontrak kerja. Ah aku tidak sabar." Tutur Monica yang sudah membayangkan akan rekaman lagu di studio T's Ent.
Nicole yang masih senang dengan piala yang dia dapatkan hanya mendengarkan saja, dia yakin setelah album solo nya keluar dia akan mendapatkan banyak job.
Rasa iri hatinya menguap pergi untuk saat ini tergantikan dengan perasaan sombong dan angkuh namun dia masih bisa menahan diri.
Setelah berganti pakaian, Nicole segera kembali ke mobil pribadinya yang telah disiapkan oleh asisten pribadinya. Seluruh barang telah di siapkan dan dia akan kembali ke apartemen.
Richela yang lainnya masih ada di studio bertemu beberapa teman sesama peserta yang telah tereliminasi lebih dulu dari acara ini, juga ada Xena yang kembali mengikuti kemanapun Richela berada.