
Musim dingin akhirnya berlalu, berganti dengan musim semi ditandai dengan bunga yang bermekaran.
Avia sedang duduk di taman dekat apartemen, dengan jaket hoodie berwarna putih, masker yang menutupi sebagian wajahnya dan celana training panjang beserta sepatu sport. Dia sedang lari pagi karena tidak ada pekerjaan untuknya.
VENUS akan segera mengeluarkan album ke-empat mereka dan saat ini mereka mulai melatih diri dengan musik demo dan lainnya. Mereka juga jarang latihan bersama karena kesibukan masing-masing, hanya Avia saja yang semakin hari semakin senggang.
"Nicole, kenapa Avia sampai sekarang baik-baik saja? Yang membicarakan keburukannya sudah berkurang." Tanya Diana dengan suara sangat pelan.
"Ya.. fans setianya sungguh hebat mencari bukti pembulian itu sampai orang yang kau bayar tutup mulut." Jawab Nicole yang langsung menatap tajam pada Diana yang dianggap tidak becus.
"Baiklah, kita unggah saja Video yang diambil kakakku dulu, tapi akan aku edit ya.." Nicole langsung menatapnya lagi dan mengabaikan tumpukan naskah ditangannya.
"Kenapa tidak dari awal kau unggah? Dasar bodoh!" Rutuk Nicole yang semakin kesal.
"Maaf aku kira yang kemarin cukup, ya sudah aku kirimkan ke temanku. Tunggu saja.." Kata Diana lagi.
.
.
.
"Ah.. sial! Apalagi ini? Tidak ada puas-puasnya mereka." Kata Cleo dengan ketus melihat video yang diunggah oleh akun [J4T00X1]
"Via, mereka mengunggah video dirimu dulu, terlihat kau menampar dan temanmu menyeret seseorang." Teriak Cleo dan Avia yang sedang berlatih pun berlari menghampiri.
"Ya ampun, dia dapat video ini dari mana? Seingatku dulu tidak ada deh." Gerutu Avia yang tidak habis pikir.
"Baca komentarnya bikin pusing." Sambungnya lagi tapi mereka tetap membacanya.
***
"Dia sudah keterlaluan dan Monato masih mempertahankannya?"
"Keluarkan dia dari VENUS, dia tidak pantas."
"Kelakuannya minus, percuma berwajah cantik."
"Apakah ini tindak pidana? Dimana teman dia yang lainnya?"
"Dasar pembuli, enyahlah Via, jangan merusak VENUS."
"Pantas waktu itu dia mendorong Nicole, aku percaya waktu itu dia memeng mendorong dewi kita."
"Nicole sangat baik masih membelanya."
.
.
***
Avia menghela nafasnya dengan lemah, jika ini terus terjadi tanpa ada pembelaan maka album baru VENUS akan terancam.
Seminggu berlalu dan berita Avia sebagai pembuli semakin liar di dunia maya bahkan Avia beberapa kali mendapat teror. Mulai dari hadiah, siraman tinta, makanan basi yang dikirim kepadanya dan yang terparah dia di dorong di tangga saat menuruni tangga lobi saat kerumunan wartawan sedang mengejarnya.
Akhirnya disinilah Avia, rumah sakit karena tangan dan kakinya terkilir. Hingga kini masih banyak yang mengutuknya sampai ada yang mengiginkan dia mati.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
[Nancy_eksSunday] :
07:00 AM
Hi~ Selamat pagi, dengan Nancy yang baru menemukan sesuatu di kotak ini.
Nancy mengirimkan sebuah kota berbahan kardus yang kokoh meskipun sudah terlihat pudar dari warnanya
Ini adalah harta berhargaku sewaktu masih sekolah, sudah sangat lama. Dan ini adalah harta yang sangat ingin aku simpan dan tidak ingin membukanya lagi, tapi aku mengingat sesuatu dan seseoang yang selalu membantuku saat hari terburukku hingga aku berani membukanya lagi.
Comment :
[NancyFans1] : Hello Nancy, kami menyayangimu.
[Sunday12917_Nancy] : Morning Nancy, semoga harimu menyenangkan, ada apa dengan isi kotak itu?
[Nanciy_Nancy] : Kami penasaran!
.
.
.
[Nancy_eksSunday] :
15:00 PM
Dulu aku seorang yang terkucilkan *bahkan sampai sekarang*
Setiap pagi, sarapanku akan dirampas, uang jajanku diambil paksa dan aku setiap hari harus menghabiskan 2 liter cola dari seniorku bahkan juniorku juga akan membuliku.
Meraka sangat membenciku karena rupaku yang buruk, ini fotoku semasa sekolah. @VENUS_official, Hai Richela! Masih mengingatku? Photo
(Nancy mengunggah foto remaja dirinya yang sangat gemuk)
Terima kasih atas bantuanmu saat itu, mungkin selama ini kita bertemu di panggung ataupun di luar panggung, kau tidak lagi mengenaliku. Terima kasih atas masa indah sewaktu sekolah dulu, hanya dirimu yang mau berteman denganku dan mau menolongku. Berkatmu masa sekolahlku sedikit lebih baik.
Aku bahkan telah mengidolakanmu saat itu. Gadis cantik, disukai siapapun, tapi masih mau membagi makan siang denganku yang bahkan guru pun tidak tau kalau aku ada. Aku hanya seonggok lemak tak terlihat. Jika terlihat, hanya siksaan yang akan aku terima.
Kau gadis terbaik dan tercantik yang pernah aku kenal. Semangat cantik! Aku selalu mendukungmu.
Comment
[Nanciy_Nancy] : Wah.. Nancy waktu remaja, aku tau betapa sulitnya Nancy untuk diet pada masa pelatihannya, aku terharu.
[NancyFans1] : Ini gila! Avia telah menyelamatkan Nancy, thanks Via.
[VEVia_Venus] : Terima kasih Nancy, kami tau Via adalah dewi yang sesungguhnya.
.
.
.
999+
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
"Ah ini gila, VIA VIA!!" Teriak Cloe yang langsung mendobrak pintu kamar Avia dan Nicole. Disana Avia sedang meringkuk sambil memeluk bantalnya.
"Bangun pemalas!" Teriak Cleo sambil menarik bantal yang dipeluk Via sampai dia terbangun.
"Apa sih Cleo..." Ucap Avia masih memejamkan matanya.
"Baca ini.." Cleo memaksa Avia untuk bangun dan membaca apa yang dia bawakan.
"Nancy Sunday? Kenapa?" Tanya Avia lalu dia perlahan membaca postinya Nancy di akun sosial media. Nancy memang sudah keluar dari Sunday beberapa bulan yang lalu tapi sosial medianya masih aktif.
"Astaga ternyata Nancy Sunday adalah Nancy yang itu, aku ingat." Pekik Avia dan dia mulai berkaca-kaca, meliat foto yang diunggah oleh Nancy.
"Dia dulu sangat kasihan, semua orang membencinya hanya karena dia gemuk. Aku benci orang-orang seperti itu." Kesal Avia lalu membanting ponsel Cleo yang untungnya di atas kasur.
"Ponselku Via.." Protes Cleo yang langsung menjitak kepala Avia agar dia sadar.
"Tapi baguslah, ini titik terang dan kau akan kembali. YES!" Teriak Cleo bahagia.
"Jam berapa ini?" Tanya Avia.
"Jam 6 sore. Dan kau belum latihan hari ini." Cecar Cleo sambil melirik Avia dengan sinis.
"Aku malas, bolehkah aku libur saja hari ini?" Tanya AVia lalu kembali memeluk bantalnya.
"Terserah saja, dasar pemalas." Cibir Cleo lalu keluar dari kamar Avia membiarkan gadis itu puas dengan tidurnya.
\= = = = = = = =
"AAHHHKKK SIAALLL!! Selalu ada yang membelanya! Apa sih bagusnya Avia?" Teriak Nicole begitu kesal dan melempar bantal kamarnya kesembarang arah.
"Jangan merusak Nicole, ini barang hotel!" Tegur Diana karena bantal yang dilempar Nicole mengenai gelas yang ada di meja dan berjatuhan, untung tidak pecah. Meskipun tidak apa-apa karena dia artis pemeran utama sekaligus mempromosikan hotel ini.
Nicole masih marah dan sangat sangat kesal, "Bisa-bisanya Nancy yang jelek itu mengenal Avia dan apa? Avia membantunya? Berteman? Bullshitttt!!"
"Nancy jelek?" Tanya Diana tak percaya.
"Iya lihat saja, tubuhnya gemuk dan selalu menjadi bulan-bulanan fans Sunday dari dulu." Jawab Nicole dan Diana baru paham maksud Nicole. Karena meskipun tubuh Nancy paling gemuk tapi sebenanrnya terlihat montok dengan wajah cantik dan menggemaskan, apalagi suaranya sangat bagus hingga di juluki angel voice.
"Huh.. apakah kita pakai senjata terakhir? Tapi siapa saja yang tau video itu? Soalnya itu di kamar apartemen kalian dan kau akan jadi tersangka utamanya. Kau lihat ini, tanganmu terlihat menarik turun baju tidurnya."
Nicole melihat kembali video itu dan benar, terlihat jari-jari yang menarik baju tidur yang dipakai Avia.
"Edit saja, perbesar itu hingga terlihat dia mengambil video itu sendiri dan buat sedikit kabur." Cetus Nicole yang langsng mengembalikan ponsel Diana.
"Baiklah tapi jangan sekarang, bisa-bisa lagu VENUS tidak laku, setelah lagu kami dirilis saja." Katanya lagi dan Diana mengangguk paham.