My Venus

My Venus
BAB 62



Acara masing berlangsung, sisa 50 peserta harus ikut dalam pemilihan kelompok baru. Mereka akan memilih kelompok A, B,C, D, dan E.


Kali ini Richela mendapat kelompok B dan Nicole di kelompok E. Sedangkan Xena ada di kelompok A.


Richela mendapat teman baru kali ini, karena salah satu peserta di kelompok B adalah fans nya di VENUS dahulu dan dia senang mendapatkan teman baru.


Sementara Nicole di kelompok E bersama Amber yang mendapatkan posisi 1 dan juga disenangi oleh peserta lain karena cantik, imut dan lucu, mungkin itu yang menjadikannya nomor 1 di pemilihan pertama.


Setelah jeda iklan, mereka akan lanjut ke pemilihan konsep dan lagu, yang langsung mereka pilih secara acak seperti minggu lalu. Tetapi bedanya kali ini tidak di undi oleh peserta tetapi oleh juri.


Kelompok A mendapatkan lagu balad yang sama sekali tidak ada tarian, kelompok B mendapatkan lagu upbeat yang unik, sedangkan kelompok Nicole di kelompok E tidak mendapatkan lagu tetapi hanya musik untuk menari. Mereka harus menyesuaikan penampilan dengan apa yang mereka dapatkan.


Setelah semua telah dibagikan, acara pun selesai. Peserta boleh meninggalkan panggung.


.


.


.


Nicole tampak bingung dengan musik yang mereka dapatkan, karena musik itu tidak cocok dengan karakternya selama ini. Meskipun dia berusaha berlatih keras tapi tetap saja ada beberapa hal yang tidak bisa dia capai.


"Musik ini mirip seperti musik dari timur tengah, apakah kita bisa?" Tanya Amber yang juga bingung sebab dia tidak pernah berlatih atau melihat tarian seperti ini. Mereka harus menciptakan koreaografi sendiri.


Tidak adil memang, tapi ini lah kompetisi kadang membutuhkan keberuntungan selain bakat.


"Bye Richela, aku kembali ke kamar, besok pagi kita sarapan bersama dan latihan." Ucap Lucy sambil melambaikan tangannya.


"Iya bye Lucy." Jawab Richela.


Richela masuk ke kamarnya bersama 3 orang lainnya. Monica tampak cemas dan sangat terlihat sejak tadi karena raut wajahnya terlihat tidak nyaman.


"Kamu kenapa Monica?" Tanya Richela yang peka pada perubahan Monica.


"Aku bingung, kelompok E dapat musik yang mirip musik arabian gitu. Aku hanya pandai bernyanyi dan menari bukanlah keahlianku dan ini dapat musik begitu. Sepertinya ini akhirku disini." Jelas Monica yang hampir menangis.


"Jangan patah semangat, malam ini kau bisa cari di internet tentang musik itu, pasti banyak reverensinya dengan gerakan sederhana tapi bagus." Saran Richela lalu dia mencari salah satu video yang pernah dia lihat.


"Kamu bisa belajar dan ambil beberapa gerakan yang sekiranya mudah dan bisa kau kuasai. Besok bicaralah pada kelompokmu." Sambung Richela lagi.


"Terima kasih Richela, kau yang terbaik." Balas Monica lalu memeluk Richela.


"Ya sudah, mandi dan istirahat lah. Sudah hampir tengah malam."


\= = = = = = = =


Latihan pagi ini begitu berbeda. Ke lima puluh gadis cantik sedang menunggu pelatih untuk memberikan saran pada mereka apa yang harus dilakukan.


Keberuntungan memang sedang ada di kelompok A dan C di minggu kedua ini. Mereka hanya mendapatkan lagu ballad dan itu seperti makanan ringan bagi mereka tidak seperti kelompok lainnya yang harus bersusah payah mencari referensi untuk koreografi dan konsep yang akan mereka bawakan.


Sesuai pengumuman kemarin, minggu berikutnya juga akan mengeliminasi 10 orang dengan konsep yang masih sama. Sehingga mereka sudah mulai stress dan takut.


.


.


.


"Hanya beberapa orang yang bisa diandalakan. Kalian ingin tetap disini atau pulang?" Semuanya tidak berani menatap pada Erica yang mulai marah.


"Nicole, coba lakukan sendiri." Perintah Erica, yang lain mundur dan Nicole berada di tengah dan mulai menari.


"Stop! Amber, cobalah." Amber juga menari sendiri mereka yang menonton otomatis langsung membandingkan mereka berdua.


"Kalian lihat perbedaannya?" Tanya Erica sambil menatap semua peserta yang sedang duduk di pinggir memperhatikan. Tidak ada yang menjawab, entah mereka tidak tau ataukah mereka takut?


"Amber, gerakanmu banyak yang salah tapi kamu dengan percaya diri menyelesaikannya dengan baik sesuai alur musik. Nicole, gerakanmu benar, tetapi tidak ada jiwa dalam tarianmu." Ungkap Erica membuat Amber dan Nicole hanya bisa menunduk.


.


.


.


Jam sudah menunjukkan pukul 1 tengah malam, tapi Nicole masih terlihat berlatih di ruang tari dan dia sudah berkali-kali merekam dirinya sendiri tapi dia masih belum puas melihat hasilnya.


Bukan hanya Nicole tapi beberapa peserta lain yang mendapatkan nilai rendah juga berlatih lebih keras daripada yang lain demi mempertahankan posisi atau berusaha meningkatkan posisi mereka.


Semua yang dilakukan peserta tetap terekam oleh kamera dan ditayangkan secara rutin di TVB.


"Nicole terlihat sangat berusaha, aku akan mendukungnya kali ini."


"Dia pasti sangat malu jika kalah dengan anak-anak yang belum pernah debut."


"Dia seperti kembali ke awal, apa karena tertekan?"


"Amber sangat bagus, tapi memang dia butuh banyak latihan. Nicole harusnya lebih paham dan bisa melakukan lebih baik lagi."


"Peserta lainnya bagus-bagus, ini juga berat untuk Nicole."


"Richela terlihat santai dan menikmatinya, dia memang terlahir jadi bintang."


"Nicole masih jauh di banding Richela."


"Amber akan jadi bintang berikutnya, dia terlahir cantik."


"Sudah bisa ditebak siapa yang akan menjadi 10 besar di akhir acara ini."


.


.


.