BELLA

BELLA
sandra



Sandra tampak menunduk kan wajah nya, ia tak berani menatap Bella barang sedetik pun, sedang Kania terus memperhatikan gelagat Sandra yang Seperti nya sedang ketakutan atau malu,


''Nona bella, sapa Sandra ramah ketika bella tidak sengaja mendekati sandra, niat Bella hanya melihat miniatur rumah, yang sedang di promosikan,


''Sandra bella berkata sedikit kaget, melihat Sandra ada di depan nya,


''Nona saya minta ma'af atas sikap saya tadi, ucap Sandra penuh sesal,


''Kenapa apa kamu habis menghina nya tadi, usap lio sarkas,


''Tu tuan saya minta ma'af, ucap Sandra terbata,


''Aku yakin kamu dulu sering menghina dan membuli Bella, waktu di sekolah, hanya karna dia anak orang miskin, ucap lio dingin,


''Sayang sudah lah, Sandra tidak tau apa apa, ucap Bella


''Tau tidak tau seharusnya nya dia menjaga sikap, bukan nya memandang orang hanya karna dia miskin tidak slevel dengan nya, justru Kamu sekarang tidak slevel dengan Bella,, jelas lio sorot matanya tajam dan dingin,,


''Sandra menunduk menahan malu, tangan nya yang bergetar meremas ujung kemejanya, mengingat dingin mulai menjalar di pelipes nya,


''Dari kejauhan tampak nita memperhatikan, dia juga ikut bergetar, panas dingin menjalar di sekujur tubuh nya, dadanya bergemuruh menahan nafas yang sesak tiba tiba,,


''Kamu tau Bella sekarang bukan Bella yang du..


''Sayang sudah lah, cukup dia sedang bekerja, tidak enak di.lihat orang, sela bella,, dia berkata lembut berharap dapat meredakan emosi suaminya.


''Tapi Sayang, ucap lio lagi.


'Ststt..! bella meletak kan satu jarinya di depan bibir lio,


'Sudah jangan bicara lagi, jika kamu bicara lagi, kamu sama Sandra tidak ada bedanya sama saja, aku diam bukan nya tidak bisa membalas setiap kali mereka menghinaku sedari dulu, terlebih dengan posisi sekarang sebagai istrimu, akan dengan mudah nya aku membalas perbuatan mereka, tapi aku tidak akan melakukan nya tapi karna aku tidak ingin sama seperti mereka, menghina dan mengatai seseorang tanpa tau kesalahan nya apa, hanya karna dua miskin, jelas bella,


''Kamu dengar itu Betapa Kamu dan teman teman mu selalu menghina nya akan tetap striku tidak pernah membalas nya,, ucap lio dingin,,


''Sandara seakan sulit untuk bernafas. tatapan lio yang tajam seakan menghina tepat di jantungnya,


''Ma'af kan saya tuan Nona. ucap Sandra dalam tunjuk nya, lio dan bella bergeming, tak menjawab perminta'an ma'af Sandra, lalu berjalan meninggal kan Sandra dengan perasa'an nya yang kacau tubuh nya menegang karna takut,,


''Sandra ada apa sih, Kamu punya masalah apa dengan istri presdir, sederet pertanya'an, dari rekan kerjanya tak mampu Sandra jawab,


''Teman mu tidak akan pernah bisa menjawab pertanya'an mu, nyatanya bella sudah kaya semenjak dulu, kaya hati, kaya pikiran, kaya sopan dan santun nya terutama kaya sikap nya. Bella tidak perlu terlihat kaya dari seberapa banyak uang nya, hanya tersenyum dan bersikap jujur dia sudah terlihat kaya, dan sekarang bella sudah punya segala gala nya, termasuk kaya akan UANG Nona Sandra, ucap Kania lalu pergi meninggal kan Sandra yang masih mematung menyesali perbuatan nya,


''Nita tolong Kamu bawa semua belanja'an istri ku dan masuk kan kedalam mobil. titah lio yang melihat Nita tidak bergeming dari tempat nya,


''I iya tuan, ucap Nita gagap,


''Lio tersenyum sinis, nyatanya orang orang dari masa lalu istrinya ini, tidak bisa di jadikan teman sama sekali, pantas nya memang di jadikan pelayan untuk istrinya. supaya mereka sadar dengan perbuatan mereka,


''Nita kalau kamu tidak bisa, mintalah Sandra untuk menolong mu, ucap lio lagi,


''Iya tuan, jawab nita


''perlahan Nita menghampiri Sandra, dan meminta bantuan untuk membawa belanja'an bella,


''Kania sudah lah, ucap bella menghentikan Kania,


''Biarkan saja geram aku, mereka memang pantas menjadi jongos mu, ucap Kania geram,


'''Kaniaaa, bella memperlihatkan kan wajah masam nya,


''nita tampak mengrutku kesal, sedang Sandra diam saja ia masih tidak bisa berkata apa apa setelah mendapat teguran dari petinggi perusaha'an tempat is bekerja,


''Dimana kita mendapat pekerja'an yang gajinya tinggi Seperti di sini, Nita. jika kita di pecat, lirih Sandra,


''Gara gara Kamu aku kena imbas nya, pasti bella mengadu kan aku juga sama suaminya, ucap Nita kesal,,


''mana aku tau dia istrinya presdir. ucap Sandra pelan,,


''Iya beruntung sekali gadis miskin itu, bisa menikah dengan pria kaya, tampan lagi, ucap Nita. kesal


''Itu memang keberuntungan dia, sedang kita yang sedari dulu mengejar pria kaya nyatanya tak seberuntung bella, ucap Sandra,


''Kita harus terima nasip Kita Nita, sekarang kita menjadi jongos nya bella, lanjut Sandra,


''Pak salim yang sedari tadi mendengar percakapan dua sahabat itu sudah faham dan mengerti mereka siapa kenapa dan ada apa.


''Jika kita selalu menebar kebaikan maka kita juga akan dapat kebaikan, jika kita tebar kejahatan ya sebalik nya kita akan dapat apa yang kita tebar, nyonya apa yang kita lakukan itulah yang akan kembali ke kita, ucap pak salim menyelamatkan dua sahabat itu,


''Sandra dan Nita tampak kaget. sedikit mencerna ucapan pak salim,


''Nona Bella orang yang selalu menanam kebaikan, dan sekarang beliau sedang menuai apa yang di tanam, kalian berdua tidak usah iri,


''Nita dan Sandra terdiam, mendengarkan menuturan pak salim,,


''Iya pak.sekarang kami mengerti di masa lalu Kami memang selalu menghina dan menjahati Nona Bella, ucap Sandra,


''Berubah lah, tapi bukan hanya kepada Nona Bella tapi pada semua orang. supaya kalian juga mendapat kebaikan nya, ujar pak salim lagi,


''Sandra mengaguk mendengarkan nasehat pak salim, sedang Nita berpaling wajah, dan mencebik kan bibir nya,


''Semua belanja'an istri ku sudah di masuk kan, suara Bariton lio mengagetkan kan Sandra, tubuh nya kembali menegang,


''Su sudah tu tuan, ucap nya gagap,


''Tuan ku mohon jangan pecat saya,,! saya membutuh kan pekerja'an ini, saya sedang butuh uang untuk ibu saya berobat, mohon Sandra,


''Terserah istri ku apa dia mau memecat mu atau tidak, kalau menurutku ingin rasanya aku memecah mu, ucap lio dingin,


''Nona Bella, saya minta ma'af saya menyesal, tolong Nona saya butuh membiyayai berobat ibuku Nona. mohon Sandra agar tidak di pecat,


''Berjanjilah pada ku untuk tidak melakukan hal ini lagi Sandra, bukan hanya dengan ku tapi dengan semua orang, ucap bella.


'' Saya berani Nona, terimakasih, ucap Sandra,