
lio memasuki condominium nya aroma masakan memenuhi rongga hidungnya, bibir nya melengkung membentuk senyuman, tampak sang istri tengah menyajikan hasil masakan nya, lio terpaku di tempat melihat perubahan sang istri, rambut Pendek itu berubah warna menjadi sedikit coklat, Alis bella pun menjadi lebih rapi dari sebelum nya, makeup natural menambah lagi kecantikan nya,
''Sweetheart..! panggil lio pada istrinya,
''Sayang kamu sudah pulang, Bella tersenyum melihat kedatangan suaminya.
''Mana caca, sama kevin, tanya bella
''Cantik, ucap nya tanpa menjawab pertanya'an istrinya.
''Bella tersipu mendengar pujian suaminya,,
''Mandi dulu gih, setelah itu kita makan, sambil nunggu Kevin dan caca pulang, Bella berkata sembari melepas celemek di badan nya,
''Kamu belum mandi, lio menarik pinggang ramping istrinya mengikis jarak kedua nya, saling menempel menikmati rasa,
''Belum,, jawab bella pelan
''Kalau begitu kita mandi bersama, lio berkata tanpa mengalihkan pandangan nya dari sang istri, Bella hanya tersenyum. lalu mengaguk,
''Hari ini kamu ke Mana saja, tanya lio lagi,
''Aku hanya, pergi ke salon dan sedikit berbelanja. jawab Bella jujur,
''Pantes kamu tambah cantik, ucap lio lagi,
''Apa kamu suka,,,!
''Sangat suka,,!
"Aku suka perubahan mu, Seperti Ini asal jangan yang mencolok, ucap lio lagi,
"Lalu bergegas menarik istrinya ke kamar mandi, tentunya bukan hanya mandi biasa,
"Setelah selesai mandi dan sedikit olah raga. Bella dan lio keluar dari kamarnya,
"Kenapa caca dan kevin belum pulang, tanya Bella sembari, melihat jam yang menempel di dinding ruang tamu,
"Mereka masih di jalan, tadi aku sudah menghubungi kevin, hari ini mereka ada miting di tempat sedikit jauh dari sini, jelas lio,, tak berapa lama terdengar pintu di buka tampak Kevin dan caca.
"Bella mengernyit kan dahinya, melihat adik.nya memakai jas Kevin, dan tangan kedua nya saling menaut,, Kevin tidak ingin melepas tautan tangan nya, meski sedari tadi caca ingin melepas nya, takut jika kakak, dan kakak ipar nya marah. caca menunduk kan wajah nya, bersembunyi di balik punggung kokoh pria yang baru saja menjadi kekasih nya,
"Sedang Kevin dan lio saling melepar senyum,, senyum yang mengandung arti,
"Cha, kamu gak apa apa kan, tanya bella yang melihat adik nya diam saja tidak cerewet Seperti biasanya.
"Adik mu baik baik saja, sayang, bahkan jauh lebih baik, hatinya sedang berbunga sa'at ini, ucap lio yang sudah mengerti, asisten dan adik ipar nya itu sudah menjalin kasih,
''Maksudnya apa. tanya bella tidak mengerti.
''Ma'af saya Mau mandi dulu sudah gerah sela caca, Ingin segera pergi.
''Ada apa sih. Bella tidak mengerti,
''Mandilah vin. Aku sudah lapar. lio berkata menyentuh Kevin segera mandi,
''sayang adik mu dan kevin sudah jadian, ucap lio,
''Masak sih, cepat sekali, tanya caca masih tidak percaya,
''Hem..! lio tersenyum tipis sambil mengaguk.
''Ya aku pikir Kevin masih pendekatan dulu, paling tidak mengambil hati caca.
''Kevin bukan orang yang suka mbuang waktu, dia tidak akan bisa menunggu lama, aku yakin jika kita pulang ke indonesia nanti, Kevin akan langsung melamar caca, jelas lio'
''Ya bagus lah kalau begitu, lagian buat apa pacaran lama lama, nanti hilaf jadi menambah dosa, ucap Bella,
''Setuju kalau kamu, setuju suamiku ini tidak akan menjerumuskan adik ipar nya, apakah mau istrinya ini bersedih, ucap bella lagi.
''Ya pasti tidak lah,, aku hanya ingin ustriku ini bahagia,
''Caca sejak tadi mendengar obrolan kakak dan kakak ipar nya.
''Jadi benar yang di omongan pak kevin, mbak bella dan kak lio sudah setuju, batin caca sebelum keluar dari kamar nya caca sedikit membanting pintu kamar nya, mengurangi rasa canggung terhadap kakak dan kakak ipar nya,
''Bersama'an Kevin juga baru keluar dari kamar nya, setelah selesai members in kan diri, tampak rambut Kevin yang masih basah dan sedikit berantakan karna Kevin tidak menyisirnya,
''Caca terpana sesa'at melihat kekasihnya,, hal kecil yang tidak pernah ia perhatikan sebelum nya, Kevin yang sedang memakai celana Pendek dan kaos rumahan
''Ada apa, tanya kevin mengagetkan kan caca dan kembali ke Alam nyata,,
''Hah tidak ada, aku sangat lapar, ralat nya, Kevin tersenyum lalu menarik tangan kekasih nya itu berjalan beriringan menuju meja makan.
''rupanya Bella dan lio sudah menunggu kedua nya, di meja makan,,
''Makan lah cha kamu tidak akan kenyang hanya melihat tampang Kevin, ucap bella cepat yang melihat adik nya itu hanya memperhatikan kekasih barunya,
''Maklum sayang masih anget. sela lio yang ikut menimpali,,
''Apa'an sih, ucap caca pelan, menahan malu, jika mengingat belum makan dan perut nya terasa lapar, kalau bisa caca tidak ingin keluar kamar, menyesal tadi Kevin menawarinya makan, tapi caca menolak karna teringat kakak nya mengirim pesan, sudah masak di rumah,
''Sayang suapin boleh, ucap lio manja sengaja ingin memanasi Kevin dan caca,
''Makan sendiri, tidak usah macam macam, jawab bella cepat, lio melemaskan pundak nya,
''Dasar istri ku ini tidak peka batin nya, ke empat nya menikmati makan malam dengan tenang tanpa ada yang bersuara, sesekali suara lio yang meminta istrinya mengambil kan ini itu,
''Sedang caca hanya menunduk menikmati makan malam nya. sampai tidak sadar perubahan kakak nya,
''Setelah selesai makan malam, lio dan kevin lanjut duduk di ruang tamu, Seperti biasa, membalas pekerja'an hari ini, sedang bella dan caca membereskan bekas makan malam mereka,
''Caca memperlihatkan kakak nya itu,
''Mbak bella, cantik ucap caca sambil melihat kakak nya.
'' cocok gak cha, tanya bella,
''Cocok mbak cantik, jawab caca jujur,
''Cha jawab jujur benar kamu dan kevin sudah jadian, pertanya'an yang sedari tadi Bella tahan,,
''Caca mengaguk pelan,
''Hati hati cha jaga diri baik baik, kalian setiap hari pergi berdua. jangan sampai melewati batas sebelum kalian menikah, Bella teringat dirinya dulu, menikah karna kecelaka'an,,
''Jangan kuatir, kakak ipar, aku tau batasan ku, aku tidak akan mengambil hak ku sebelum aku menghalal kan adik mu, sela kevin yang datang tiba tiba,
''Bagus lah kalau Kamu mengerti. Aku hanya tidak ingin kejadian dulu menimpa adik ku, jawab bella,,
''Kevin sangat mengerti kekuatiran calon kakak ipar nya itu, dan saringan memahami dan memaklumi,,
''Ngapain kamu kesini vin, tanya bella lagi,
''Aku hanya ingin minta dua kopi, jawab kevin,
''Duduk lah sebentar my buat kan, ucap bella lagi.
''Terimakasih, ucap kevin
''Bersambung