
Seperti biasa bella menyiapkan kan semua keperluan sang suami, dari menyiap kan keperluan mandinya bajunya dan lain sebagainya semua yang lio butuh kan untuk menunjang penampilan nya,
''Sayang semua sudah siap bangun dan segeralah mandi, suara lembut Bella tak mampu membangun kan lio, meski Indra dengar nya menangkap suara sang istri,
''Sayang, panggil Bella lagi,
''Hem,, sebentar lima menit, bella menunggu sembari menatap lekat wajah tampan sang suami,
''lima menit berlalu, sepuluh menit terlewat lio tak kunjung bangun, dengan gerakan perlahan bella meringsek masuk kedalam pelukan sang suami berharap gerakan nya bisa menggangu tidur sang suami,
''Sweetheart gumam lio sembari menahan kantuk nya, bella terus bergerak menaiki tubuh sang suami sembari mengecup dada bidang dan berotot milik lio,,
''Kamu kenapa, geli tau lio membuka matanya tersenyum menahan geli,
''Bangun sudah lewat lima menit nya. Bella berkata sembari duduk tepat di perut sang suami,,
''Bagai mana aku mau bangun, Kamu duduk di sini, ucap lio lagi tangan nya sudah merayap mengusap lembut paha mulus Bella,
''Bella beranjak dari atas tubuh sang suami, lio tersenyum sembari merentang kan tangan nya,
''give me your warm hag, end mourning kess,
''Bella menghambur memeluk suaminya dan mengecup lembut bibir tipis itu,
''Sudah,, sekarang Mandi gih,, dengan malas lio berjalan menuju kamar mandi kepalanya sedikit berdenyut,, perut nya tiba tiba bergejolak hebat, lio memuntah kan seluruh isi perut nya
''is tertunduk lesu di wastafel, pandangan nya berkunang kunang, nyeri di kepalanya semakin bertambah,
''Bella dengan wajah panik menghampiri suaminya.
''Sayang kamu kenapa. Bella berkata sembari memijit lembut tengkuk sang suami,
'' Aku tidak tau Sayang, tiba tiba kepala ku pusing dan perut ku maual, lio duduk lesu di closet yang tertutup,
''Tidak usah mandi berbaring lah lagi, aku akan buat kan air jeruk nipis, bella teringat ucapan daddy mertuanya tadi malam,
''Bel jika besok pagi suami mu terasa mual atau muntah, buat kan air jeruk nipis hangat itu akan membuatnya enakan, pesan ega pada menantu perempuan nya,
''Lio mengaguk pelan, sembari menahan pusing di kepalanya,
''Bella segera turun ke bawah, Dan menuju dapur,
''Bik, di kulkas ada jeruk nipis, tanya bella sembari membuka pintu kulkas dan mencari barangang yang di ingin kan nya,
''Jeruk nipis nya di sini non, bibik sekalian beli tadi waktu Mau kesini, suara bik rima mengagetkan kan Bella,
''Kok beli banyak bik, untuk apa, tanya bella,
''Untuk persedia'an, bibik merasa tuan muda akan menyukai minuman ini mulai hari ini, ucap bik rima sembari tersenyum,
''Teringat tuan besar ega' tadi malam sebelum pulang, menghadiri resepsi nola, berpesan pada bik rima untuk menyediakan stok jeruk nipis di kulkas setiap hari,
''kenapa bik. lio sakit, tanya bella lagi. bik rima mengeleng pelan,
''Bagai mana tidak sakit bik lio muntah muntah di atas, dia juga mengeluh sakit kepala, terang bella,
''Bibik tolong panggil kan dokter keluarga ya, ucap bella lagi.
'' Ini non. air jeruk nipis nya, tina meletak kan nampan kecil itu di meja samping Bella berdiri.
''Terimakasih mbak tina, ucap bella
''Bik rima saya bawa ini dulu ke atas, pamit Bella lalu bergegas menaiki tangga menuju kamar nya,
'' Sayang..! Sayang kamu masih disini, bella menghampiri suaminya mengusap keringat yang membasahi wajah suaminya dengan ujung dasternya,,
"Lio menyandarkan kepalanya di perut rata sang istri. memeluk kedua papa Bella erat,
"Kepalaku sakit Sayang, lio berkata pelan, bella meraba kening sang suami, mengecek suhu tubuh nya,
"Dingin tidak panas, gumam bella,
"pindah ke ranjang ya. dan berbaring, dengan tubuh mungil nya bella membantu suaminya berdiri, Dan memapah nya berjalan menuju ranjang,
"Ini pasti gara gara Kamu duduk di perut ku tadi, sampai aku mual, gumam lio sembari berbaring di ranjang nya,
" biasa nya juga Seperti itu, kenapa baru sekarang mual nya, ucap bella tidak terima,
"Besok kalau duduk agak kebawah sedikit, seperti biasa nya pas Kamu olah raga naik kuda, bella melotot kan matanya, keada'an Seperti Ini masih juga bercanda,
''Tadi aku sudah minta tolong bik rima untuk menghubungi dokter keluarga, bella berkata mengalihkan pembicara'an,,
Aku hari ini tidak ke kantor ya, ucap lio manja meletak kan kepalanya di pangkuan sang istri,,
''Yang perlu di priksa bukan suamimu, tapi Kamu Bel, tiba tiba terdengar suara zahra menyela ucapan nya,
''Mommy, ucap lio dan bella bersama'an,,
''Maksud mommy apa yang sakit kan aku kenapa istri ku yang harus di priksa,
''Karna mommy yakin, jika kamu tau pernyakit istrimu Kamu pasti dengan suka rela menanggung semua sakit nya, ucap zahra lagi gamang,
''Bell, Kamu pakai ini Sayang. Mommy hanya ingin memastikan sebelum Kamu di priksa, zahra memberi kan tespac pada menantunya,,
'Bella mengernyit kan dahinya, teringat sa'at hamil real dulu,
''Mom bella kan tidak sedang ha...! bella dengan cepat menyambar calender kecil yang ada di meja nakas,
"Hah..! ini sudah telat dua minggu mom, dengan cepat bella bergegas menuju kamar mandi. zahra tersenyum.
''apa nya yang telat, lio bangun dari tidur nya dengan panik, ia menyusul sang istri di kamar mandi dan membuka pintu kamar mandi dengan kasar,
''Tutup pintu nya ada mommy, seru bella yang hendak berjongkok menadah air seni nya,
''Kamu kenapa Sayang, jorok sekali, kenapa air pipis mu Kamu taruh di gelas, mana ini gelas pakai sikat gigi lagi, gerutu lio,
''Brisik, nanti beli lagi. Bella tidak memperdulikan omelan suaminya,
''Sedang zahra tersenyum geli, mendengar putra dan menantunya itu berdebat kecil,
''Bella sudah tidak sabar, ingin melihat apakah di sedang hamil, sampai tidak menaikan celana dal*m nya lagi,
''Ini cuci dan naikin dulu, bella tidak memperdulikan suaminya, dia sibuk mencuci tangan nya,
''Sayang kenapa kamu jorok sekali, sudah pipis tidak di cuci, gerutu lio kesal,
''nanti saja, Bella kekeh tidak mau,
''Sekarang, titan lio tidak mau di bantah, bella mendengus kesal
''Ganggu saja, dengan malas bella mencuci sensitiv nya,
''sudah sekarang diam, jangan banyak protes, zahra masih menahan senyum nya,
''Perlahan bella memasuk kan tespac kedalam gelas berisi air seni nya.
''menunggu dengan tidak sabar, satu garis sudah terlihat jelas tinggal menunggu satu lagi, masih berjalan tampak samar perlahan tapi pasti, bella menutup mulut nya tak percaya, perlahan membuka satu lagi tespac, Dan melakukan hal yang sama,
''Ini maksud nya apa tanya lio namun bella tidak menjawab masih mencoba untuk yang kedua kalinya, merasa tidak dapat jawaban dari istrinya lio.membawa tespac itu untuk di tunjuk kan ke mommy nya,
''Mom, jelas kan ini apa bella sampai tidak bisa berkata, tanya lio penasaran,
''perlahan zahra menerima tespac dari tangan putra nya, lalu menutup mulut nya tak percaya, sama seperti yang bella lakukan, tidak bisa berkata
''hanya pancaran bahagia menyorot dari mata wanita paruh baya itu, sambil tersenyum lalu memeluk putranya dengan erat. lio semakin bingung di buat nya
''Mom ada apa, tanya lio dalam pelukan mommy nya
''Aku siapa yang peluk,, suara Bella sa'at keluar dari kamar mandi, zahra bergegas memeluk erat menantunya saling berpelukan menangis haru
''lio semakin di buat penasaran sebenarnya ada apa dengan istrinya, kedua wanita tersayang nya itu saling berpelukan dan menangis haru. lio mengacak ngacak rambut nya kasar.
''Mom, Bel, bisa jelaskan pada ku ada apa, teriak lio menyadar kan zahra dan Bella,,
''Sayang, bella menghambur memeluk suami nya erat,
''Ada apa, tanya lio lembut. sembari mengusap kepala sang istri,
''Mom, panggil lio menatap mommy nya. yang berdiri di belakang bella. meminta penjelasan,
''Bella hamil, ucap zahra pelan,
''Hamil, beo lio masih memeluk istrinya,
''Hamil gumam lio, mencerna ucapan mommy nya,
''Bella hamil mom, zahra tersenyum dan mengaguk,
''Kamu hamil Sayang, bella mengaguk cepat, tanpa malu lio mengecupi seluruh wajah sang istri. hatinya teramat bahagia,
''Terimakasih sayang Kamu sudah mau hamil lagi anak ku, terimakasih, ucap lio
''bersambung