BELLA

BELLA
ikut ke kantor



''Aku juga sayang kamu bell.. terimakasih sudah melahirkan putraku, terima kasih sudah menyayangi nya membesarkan nya tanpaku, terimakasih sudah mema'af kan ku atas besarnya kesalahan ku, terimakasih bel ucap lio pelan


''Kembali mencium kening bella dengan lembut, bella hanya diam menahan rasa gugup nya,


''Sudah siap kan air mandiku, lanjut lio mengusap pipi bella lembut. lalu menatap putranya yang masih terlelap, perasa'an hangat menyelimuti hatinya pagi ini,


''bella kembali menghampiri suaminya.


'Air mandi nya sudah siap. ucap bella pelan, lio tau istrinya ini tampak gugup dan ragu memanggil nya sayang, jadi membiarkan nya memberi ruang untuk bella menata hatinya untuk menerima kehadiran dirinya di hidup bella lio tidak akan memaksa,


''Terimakasih, ucap lio lembut, lalu segera masuk ke kamar mandi dan membersih kan diri,


''Bella melihat putra yang sudah membuka mata, lalu tersenyum,


''Selamat pagi sayang ucap bella lalu menghampiri putranya,,


''Bunda di mana papa. tanya real sambil mengedarkan pandangan nya,,


''Papa masih mandi sayang, ucap bella pelan


''Siapa yang cari papa, suara berat lio membuat putra nya tersenyum,


''Papa seru real sambil merentangkan tangan nya,


''Sebentar papa pakai baju dulu, real bersiap sama nenek rima ya, real mengaguk,


''Bunda panggil kan nenek rima dulu, setelah ini siap kan baju untuk papa, ucap lio menatap bella lembut,


''Bella keluar dari kamarnya hendak memanggil bik rima. rupanya bik rima juga baru saja menaiki tangga,


''Nona selamat pagi, ucap bik rima menghampiri, bella,


''Selamat pagi juga bik, ucap bella pelan,


''Bik minta tolong bantu real bersih bersih, bella berkata sambil meraih tangan bik rima,


''Dengan senang hati nona, real adalah cucu bibik, ucap bik rima sambil menyungging kan senyum nya,,


''Bella kembali masuk kedalam kamar nya, dengan bik rima,


''Tuan muda kecil, cucu nya nenek rima, ayok ikut nenek bersiap ucap bik rima menurun kan real dari atas ranjang, lalu membawa real kamar nya,


''Bella menutup pintu kamarnya rupanya lio masih menunggu nya di ruang ganti. dengan handuk yang masih melilit di pinggang nya,


''Bajuku mana sayang, lio berkata sembari menatap bella lembut


''Iya, icap bella pelan,


''lio hanya memperhatikan istrinya. rupanya bella masih mengingat semua di mana tempat dan letak baju baju lio, dan meletekan baju gantinya di tempat biasa,


''Kamu masih mengingat semua bel, tanya lio pelan


''Semua masih sama tidak ada yang berubah. jawab bela pelan


''Yang berubah rumah ini sudah memiliki nyonya dan pewaris nya,, ucap lio lembut,


''Bantu aku bel, lio berkata sambil melepas handuk di depan bella dan memakai boxser nya, sesa'at bella hendak keluar dari ruang ganti,


''Iya jawab bella pelan, mau tidak mau siap tidak siap, bella kini sudah bersuami. hal seperti ini pasti akan terjadi, apa lagi nanti bella juga pasti akan melayani suaminya ini di atas ranjang,


''Bella membantu mengancingkan satu persatu kancing kemeja lio,


''Pasang kan dasinya, ucap lio lagi,


''Saya tidak bisa, bella berkata sambil menunduk,


'' Ambil kan dasi nya aku akan mengajarimu, ucap lio lagi,


''Bella masih malu malu, berdekatan dengan suaminya, setelah selesai membantu suami nya bersiap bella pamit melihat putra nya,


''Bel kamu bersiap lah ganti bajumu, aku tunggu di bawah. real biar bersamaku, ucap lio lagi.


''Kenapa harus ganti baju, aku kan hanya di rumah ini tadak apa apa kan, tanya bella tidak mengerti. kenapa suaminya memintanya untuk ganti baju,


''Ikut lah ke kantor, lio berkata sambil mengecup kening bella lalu keluar dari kamar nya.


''Apa ini juga punya ku. jika di lihat ini bukan milik tuan muda, ini semua barang wanita, gumam bella lagi, perlahan bella memoles wajah nya menggunakan makeup yang sudah tersedia, setelah selesai bella menyusul suami dan putra nya yang sudah menunggu di bawah,


''lio tampak terpana dengan kecantikan istrinya meski makeup nya tipis dan natural,


''Sini, lio menarik kursi di samping nya mempersilahkan istrinya duduk, bella masih tampak sungkan dan canggung, dengan semuanya, pelayan yang dulu adalah rekan kerjanya, sekarang mereka adalah pelayan yang siap melayani nya,,


''Nona mau makan pakai apa, tanya tina ramah,


''Biar saya sendiri mbak tina, tolak bella pelan, sedang lio hanya tersenyum, memberi isarat tina untuk membiarkan bella melakukan nya sendiri,


''Di belakang, para pelayan, juga merasa bahagia, senyum tuan mudanya sudah kembali, kebahagian sudah mewarnai kediaman lio di tambah lagi dengan celoteh tuan muda kecil mereka


setelah sarapan lio membawa anak dan istrinya ke kantor, rasa kangen dan rindu, masih menyelimuti perasa'an lio, sehingga tak ingin berpisah dari anak dan istri nya, barang sebentar,


''yo' panggil kevin sa'at mereka bertemu di lobi kantor,


''Jagoan kamu ikut kesini tanya kevin sambil berjongkok mensejajarkan tinggi badan nya dengan real,


''real hanya mengaguk pelan,


''Mau om kevin temani berkeliling di kantor papa mu, real kembali mengaguk.


''Lest'go' kevin mengulurkan tangan nya, lalu membawa real berkeliling kantor,


''Vin jangan lama lama sebentar lagi kita ada miting, lio berkata sembari melihat jam di pergelangan rangan nya,


''Iya..! jawab kevin cepat lalu menghilang di balik pintu lif,


"Ada apa tanya lio yang melihat bella melihat sekeliling,


"Tidak ada kantor nya bagus, ucap bella pelan, bella masih tidak percaya diri nya kini istri dari pemilik kantor mewah, dengan interior yang sangat bagus dan berkelas.


''Kita naik dulu, sebentar lagi aku ada miting, nanti saja aku bawa kamu berkeliling, ucap lio sambil nenaut kan tangan nya ke tangan bella,


''Tak sedikit mata yang memandang bertanya, siapa gadis yang bersama presdir sa'at ini, ini kali pertama lio membawa seorang gadis kekantor nya,


''Lio membawa bella keruangan nya. rupanya kevin dan putra nya sudah ada di sana,


''yo persiapan miting sudah siap, ucap kevin, lima menet lagi,


''Kita kesana sekarang vin, sebelum pergi lio menatap rael, putra nya ini sangat pendiam dan pemalu, juga jarang bicara, kemudian menatap bella,


''Bel kamu tidak apa apa kan aku tinggal sebentar. bella mengaguk pelan,


''Aku bawa real ya kamu disini sendiri, ucap lio lagi,


''Apa dia tidak mengganggu miting nanti. tanya bella takut jika putranya mengganggu miting papa nya,,


''Aku yakin tidak, lio berkata sambil tersenyum kearah putra nya,


''Kamu disini sebentar lagi ada ob, menghantar minuman mu, ucap lio lagi.


''Tidak apa apa kan aku tingal, apa kamu juga mau ikut, ucap lio lagi sebenarnya lio ragu dan kuatir meninggal kan bella sendiri di ruangan nya,,


''Ikut saja, lio berkata sambil mengulurkan tangan nya,,


''Bella menurut, mengikuti suaminya, sebenar nya bella juga takut sendiri di ruangan suaminya. karna ini pertama kali dan masih asing,





geng terimakasih


dukung juga novel author yanh ini,



terimakasih


bersambung,