BELLA

BELLA
seorang pelayan,,



sa'at di sore hari budi terbangun melihat sekeliling nya tampak sepi tiada siapa siapa, termasuk keberada'an clara,,


''di mana perempuan itu,, apa dia sudah pergi, suruh siapa kesini siang hari sudah tau aku kerja malam hari,, ucap budi bicara sendiri sambil menggaruk rambut nya, lalu masuk ke kamar mandi,, tak berapalama kemudian, budi selesai dengan ritual mandinya,, lalu bersiap untuk pergi kerja,, sebelum pergi biasanya budi masih makan dulu di warung langganan nya,, sebelum keluar dari kos nya budi terlihat membuka poncelnya keningnya mengkerut,,


''ini kenapa gak ada fotonya kenapa semua kosong gumam nya. lalu budi meliha memoricard poncelnya sudah tidak ada,


ini pasti kerja'an perempuan itu,, bagaimana ini kenapa aku croboh sekali,, bagaimana dengan janjiku sama tuan muda,, budi tampak bingung dan berpikir,,


ah.. masa bodoh lah aku masih bisa merekam nya kembali sa'at dia pulang mabuk lagi,, batin budi tersenyum puas,


......................


sore itu bella bersiap untuk pulang kerumah nya,, bella sudah sepakat dengan tina untuk menggantikan, bella melayani tuan mudanya nanti sa'at pulang dari kantor,,


''mbak tina ini sudah hampir jam enam, sebentar lagi tuan muda datang,, kalau tidak terlambat,, ucap bella sambil memakai tas selempang nya hendak pergi,,


''iya bel jangan kuatir,, pulang lah yang lain juga sudah pada pulang ucap tina lagi,


pelayan di rumah lio ada yang nginep ada yang tidak,, jadi bella memutuskan untuk pulang saja, lalu datang kembali di pagi hari,,


''sa'at bella berjalan menyusuri trotoar komplek perumahan lio' yang hendak menyetop taksi di jalan utama, lio' melihat bella,


''mau kemana bella,, kenapa dia seperti hendak pergi. gumam lio di dalam mobilnya, lalu lio' berhenti dan menghampiri bella ,


''mau kemana kamu, suara berat lio' mengagetkan bella,


''tuan,, bella menoleh ke sumber suara,


''mau kemana kamu tanya lio' lagi,,


''saya mau pulang tuan, saya memutuskan untuk tidak menginap di rumah tuan,, ucap bella sambil menunduk,,


''siapa yang menyurumu pulang apa pekerja'an mu sudah selesai, sedang aku saja belum pulang,, perlu kamu tau pelayan yang pulang di jam segini, itu mereka yang di bagian bersih bersih,, sedang kamu melayaniku, menyediakan semua keperluanku, jika kamu pulang sebelum aku pulang lalu siapa yang akan menyediakan aemua keperluanku, nanti tanya lio lagi,


''sudah ada mbak tina tuan saya sudah bicarakan ini samabak tina,, ucap bella lagi,,


''siapa yang membuat keputusan, sedang aku menggajimu ful, tapi perkerja'an mu, hanya setengah yang setengah kamu lempar ke temanmu,, begitu kah,, ucap lio''


''ma'af tuan ucap bella pelan,,


''kembali kerumah sekarang, siap kan air mandiku,, ucap lio sambil berlalu bergi meninggal kan bella,


''apa pernikahan seperti ini yang mau di lanjutkan, sedang nyonya besar memintaku untuk tidak bercerai,, uapan lio tadi mengingatkan bella bahwa dia memang hanya seorang pelayan,,


''bella berjalan gontai kembali ke kediaman mewah lio'' sa'at sudah sampai di pintu gerbang bella melihat mobil lio masih belum masuk ke halaman rumah nya terlihat lio berbincang dengan budi yang baru datang,, bersama'an itu datang juga ayah bella, yang hendak menjput putrinya,,


''bel, panggil pak harun kepada putrinya,,


''ayah,, kenapa kesini, ucap bella sesa'at bella menghampiri ayahnya,,


''ayah menunggumu lama,, jadi ayah memutuskan untuk kesini,, saja,, ucap pak harun, bersama'an mata lio melihat kedatangan ayah bella sekaligus ayah mertuanya,,


lio terliahat ragu hendak menyapa ayah bella, dia tidak fau harus berbuat apa,


''pak,, sapa lio'' kenapa tidak masuk, ahirnya lio menyapa ayah bella takut kalau di anggap sombong,, yang sebenarnya lio tidak tau harus berbuat apa,,


''nak,, e, e, tuan.. saya kemari hanya ingin menjemput bella, ma'af kalau kedatangan saya mengganggu,, kenyamanan tuan, ucap pak harun,,


''tidak apa apa pak,, ma'af bella tidak bisa pulang, ucap lio.. suasana caggung begitu terasa menyelimuti ketiganya,


''ayah pulang saja ya, ma'af bella tidak bisa pulang,, ucap bella,,


'ya sudah bel ayah pulang dulu,, mari tuan,, pak harun segera menyalakan mesin motornya, dan meninggal kan menantu dan putriknya,,


bella terlebih dulu meninggalkan lio' yang masih matung di pintu gerbang,,


''bel kok gak jadi pulang kamu,, tanya tina yang heran melihat bella kembali


''tuan tidak mengijin kan aku pulang mbak, ucap bella,, singkat,, lio mulai berjalan masuki rumah nya melihat nea sedang berbincang dengan rekan nya, lio' segera memanggil,,


''bel,, aku mau mandi siap kan air mandku sekarang,, ucap lio dingin,,


''iya tuan,, bella mengikuti langkah kaki lio' menuju kamarnya,,


''iya kamu benar aku juga kasian sama bella,, menikah hanya sebagai sarat untuk setatus nya yang baru nanti,, setelah bercerai,, ucap ani,,


''iya an' seharus nya yang. bercerai si uler itu,, bukan bell, yang sudah jelas banyak sekali kesalahan nya,, ucap tina lagi,,


''kita doa kan saja yang terbaik untuk bella, dan tuan muda,, supaya mereka tidak bercerai,, ucap tina lagi,,


''sedang bella tengah menyiap kan air mandi untuk tuan muda sekaligus suami sementara nya,,


''bel kenapa kamu meng ingin kan perceraian kita, tanya lio tiba tiba,,


''apa tuan masih tidak faham, ucapan ku hari itu,, ucap bella


''ma'af ucap lio pelan,,


''berhentilah meminta ma'af tuan,, kata ma'af tuan tidak bisa mengembalikan semuanya,, ucap bella lagi,,


''aku memang pria bodoh, aku tidak pandai mengambil hati wanita,, aku minta ma'af bel, aku tau kata ma'af


ku tidak bisa mengembalikan keada'an mu seperti semula,, batin lio'' matanya menatap wajah sendu bella, sebelum kejadian hari itu,, senyum selalu menghiasi wajah cantik nya tapi sekarang selalu terlihat mendung dan muram,,


''mandi lah tuan airnya sudah siap,, ucap bella pelan,, lalu bella keluar dari kamar mandi,, berjalan menuju ruang ganti dan menyiap kan pakaian ganti tuan nya,,


''bella tengah menyiap kan baju ganti untuk pulang uan mudanya, tiba tiba tiga gadis cantik memasuki kamar lio'


'ketiganya melihat bella sambil tersenyum,, yang satu bella kenal itu adalah ella'' adik tuan mudanya tapi yang dua bella baru ketemu hari ini,,


''hai kakak ipar kenal kan aku nania'' ucap nania sambil mengulurkan tangan nya,,


''bella,, ucal bella pelan sambil menera uluran tangan nania,,


''aku nola, ucap nola sambil me ngurkan tangan nya juga,,


''bella, ucap bella dan melakukan hal uang sama,,


'dimana kak lio kaka ipar, tanya nanil lagi,,


''kakamu sedang mandi jawab bella,,


lio keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang di lilitkan di pinggang nya,,


''hai kak,, ucap nania,


''kalian ngapain kesini, keluarlah dulu aku mau ganti baju,, ketiga gadis cantik itu keluar dari kamar lio' menyisakan bella di dalam,,


''nola sempat terkesima dengan penamplan lio barusan dengan sisa air yang menetes dari ujung rambutnya menambah, kesan macho,, nola sadar lio kini tidak bisa ia miliki,, di pernikahan pernikahan lio' yang pertama nola masih bisa berharap sedang yang kedua ini setelah mendengar zahra dan mama nya bicara hari itu,, seperti memutuskan harapan nola' apa lagi melihat bella yang ingin bercerai, hanya karna pernikahan mereka tidak di dasari oleh cinta,, membuat nola sadar, kebahagian dalam pernikahan itu penting,,


''lio' melepas handuk nya begitu saja, secepat kilat bella keluar dari ruang ganti sambil memejamkan matanya, membuat bella menabrak meja kecil dan terjatuh,,


bella segera nerdiri dan keluar dari kamar lio''


'di ruang keluarga ketiga gadis cantik itu sudah menunggu,, nanina yang melihat bella turun dari atas segera mnghampiri nya, lalu menarik tangan bella,


''kaka ipar, sini,, aku mau tanya,, apa benar kakak ipar mau bercerai dari kak lio'' mulut nania begitu enteng mempertanyakan soal itu,, yang mendapat cubitan kec dari ela,,


bella hanya tersenyum,, nania memindai bella dari atas hingga bawah,


''penampilan sederhana saja sudah membuat kakak ipar canti, apa lagi kalau di makeover ucap mania, membuat ela mengaguk setuju,,


''bagaimana kalau kakak ipar hamil apa masih mau bercerai, ucap mola tiba tiba, yang membuat ela dan nania menoleh ke arah nola,


''kak nola, ucap ela' sambil menwruh jari telunjuk nya di depan mulutnya,,


''aku tidak akan pernah mengubah keputusanku, apapun ke ada'an ku,, nantinya,, ucap bella yakin dan pasti dengan keputusan nya,, membuat nola semakin yakin ingin melupakan lio dari hatinya,,


tina datang dengan mebawa nampan berisi minuman di tangan nya,, bella meleyak kanuman dingin di atas meja, untuk ketiga gadis cantik itu,,


''terimakasih ucap nola ketika bella meletak kan minuman itu di hadapan nya,,


''gengss hari ini terlambat up karna ada tetangga author meninggal dunia kasian gengss orang nya hidup sebatang kara,,


bersambung