BELLA

BELLA
pulang



''Pagi ini Lio dan yang lain nya tampak berada di bandara sepang, rupanya mereka akan kembali ke tanah air mengingat dua hari lagi adalah acara pernikahan Ella,,


''Tanpa lio dan bella sadari rupanya mereka satu pernerbangan dengan Nathan dan istrinya Kania,


''Bella panggil Kania, bella yang mendengar namanya di panggil mencari sumber suara begitu juga dengan lio, siapa yang memanggil istrinya,


''Kania kalian mau ke indonesia juga, seru bella merasa senang sahabat nya itu satu pernerbangan dengan nya,


''Kania mengaguk,


''sayang boleh kan aku duduk di sana sama Kania, ucap Bella seraya memohon pada sang suami,,


''Kania kan duduk sama suaminya. bel, lio melirik istrinya. Tidak setuju dengan niat Bella,,


''Ya kan kamu bisa memintanya duduk dengan mu, sebentar, ucap bella lagi.


''Yo..! sepertinya istri mu ingin bertukar tempat dengan ku, seru nathan,,


''Mendengar ucapan Nathan, Bella mengaguk cepat, sambil tersenyum lebar, sedang lio menghembuskan nafas nya kasar.


''Ngapain kamu harus ngomong sih, grutu lio sesa'at Nathan duduk di samping nya.


''Tidak apa apa, lagian pernerbangan kita hanya sebentar, biarkan istri mu berteman dengan istri ku, aku yakin istri ku akan mengajar kan banyak hal pada istri mu yang membuat mu senang, ucap Nathan lagi.


''Maksud nya, tanya lio tidak mengerti,


''Ma'af, istri mu tidak pernah memakai baju dinas kalau malam, tanya Nathan gamang,, yang membuat lio mengkerut kan keningnya,,


''Maksudnya. lio semakin tidak mengerti sehat pertanya'an Nathan,,


''Maksud ku baju ini, Nathan melihat kan layar gawai nya. tampak baju seksi berbagai warna,


''Aku yakin tidak pernah kan, Nathan tersenyum sinis,,


''Lio mengaguk pelan,,?


''Istriku kurang peka hal seperti itu, dia masih terlalu polos,, jawab lio jujur,


''Tapi dia sudah memakai nya kan, hari itu istri mu sempat membelinya beberapa,, ucap Nathan lagi,


''Masak sih, kok kamu tau,, jangan jangan..!


''Gak usah macam macam, istri ku tidak pernah berbohong dengan ku, dia yang bilang, istri mu tidak pernah memakai baju dinas malam, karna itu istri ku mengajar istri mu, terang Nathan lagi,


''Masak sih tapi istri ku belum pernah memakai nya lho,,


''Aku yakin karna istri mu masih malu,


''Istriku masih sangat polos, Nat,,! tapi aku sangat suka kepolosan nya sederhana nya, boleh berubah asal jangan terlalu, ucap lio lagi,


''Jangan kuatir istri ku tidak akan mengajari istri mu, aneh aneh dan berlebihan,, sekedar menyenangkan kita tidak apa apa kan, apa kamu melihat istri ku dandan mencolok, tidak kan bagi ku masih di atas wajar, aku juga tidak terlalu suka, wanita yang berpakaian terbuka. apa lagi itu wanita ku,, terang Nathan


''Lio mengaguk pelan,


''Kamu sependapat dengan ku, bagi ku wanita cantik, tidak harus berpakaian seksi dan menggoda, yang penting hatinya, pungkas lio,,


''Hem..! Nathan mengaguk setuju, lio melirik istrinya yang asik berbincang dengan istri sahabat nya,


Aku tunggu kamu memakai baju itu bel,, batin lio bibir nya berkedut membantu senyuman.


''Tak terasa perawat yang mereka tumpangi sudah lending di bandara indonesia,


''oiya Nathan dua hari lagi. datang lah ke acara pernikahan adik ku, nanti akan ku Kirimkan undangan nya, khusus untuk mu, ucap lio


''Adik mu menikah, siapa tanya Nathan,,


''Ella, jawab lio


''Siapa calon suaminya, kalau seputar dunia kita pasti pasti kita kenal kan, ucap Nathan lagi,


''Kami sangat mengenal calon suami adik ku dengan baik, ucap lio membuat Nathan penasaran,


''Tuan muda dari keluarga osmond,


''Kenzio, ucap Nathan tidak percaya, lio mengaguk membenarkan


''Kamu yakin yo, kamu tidak ingat dia dulu Seperti apa. ucap Nathan mengingat kan, masa kuliah mereka dulu,


''Aku tau, tapi setiap orang pasti punya masa lalu, jika dia sudah berubah, Why not..! jawab lio


''I see,,,!


''Kania, nanti main lan ke rumah ku, nanti aku kenal kan dengan putra ku, ucap bella mengingat wajah sang putra yang sudah dua minggu ini ia tinggal kan,


''Bel kamu sudah punya anak, tanya Kania tidak percaya,


''Bella mengaguk, membenarkan,


''OMG aku pikir kalian baru menikah. ucap Kania masih tidak percaya, karna melihat penampilan bella yang seperti abg, tidak tampak seperti ibu Ibu atau wanita yang sudah mempunyai seorang anak,


''Pasti aku akan main kerumah mu, dan berkenalan dengan putramu, ucap Kania,,


Bella dan Kania saling melambaikan tangan dan berpisah di bandara,


lio dan bella langsung pulang ke rumah, sedang Kevin langsung mengantarkan kekasih nya pulang karna caca juga sangat merindukan kedua orang tuanya, sedang bella tidak bisa ikut caca pulang kerumah nya meski dia juga sangat merindukan kedua orang tuanya, yang paling bella merindukan adalah putra semata sayang nya,


''Putranya itu sudah menunggu kedatangan kedua orang tuanya, di halaman,,


''Real, bunda kangen, seru bella seraya berlari memeluk putra nya, dengan gemas mengecupi wajah mungil sang putra,,


''Bunda sudah. Real tidak bisa nafas, ucap real seraya berusaha lepas dari pelukan sang bunda.


''Bunda kangen real, ucap bella


''Boy, kamu tidak kangen sama papa, Lio berkata sembari merentangkan tangan nya bersiap memberi pelukan hangat nya.


''Balita empat tahun itu biasa saja. berjalan perlahan menghampiri sang papa,


''Kenapa malas ni...! sepertinya tidak kangen sama papa. tanya lio yang heran melihat raut wajah putranya biasa saja,


''Oma,,! mana tanya lio lagi,


''Sebelum papa sama bunda datang oma sudah pulang, baru saja, real sama nenek rima. jelas nya,,


''Kita masuk papa punya sesuatu untuk mu, seru lio seraya membawa sang putra dalam gendongan nya.


''Didalam bella tampak.bagi bagi oleh oleh dengan seluruh pelayan di rumah mantan rekan kerja Bella waktu dulu,


''Bik rima, semua sudah dapat kan, tanya bella lagi, takut ada yang tidak kebagian,


''Sudah Nona,


''Nona bella ini,, bagus sekali, seru ani yang mendapat tas slempang oleh oleh dari sang majikan,,


''ada yang dapat baju, sepatunya jam tangan, dan lain nya, Bella membelinya oleh oleh sesuai yang mereka pinta, karna sebelum pergi bella sempat meminta para pelayan nya untuk membuat lis, untuk di belikan oleh oleh apa,


Para pelayan sangat senang, sifat nyonya besar zahra menurun pada menantunya, baik hati dan sering memperhatikan kebutuhan para pelayan nya,


tidak ada yang terlewat, semua kebagian sama rata, para pelayan menerima oleh oleh nya dengan senang,


''Terimakasih nona, ucap para pelayan dengan senang dan gembira,


'Yang ini untuk bik rima, Bella memberi kan oleh oleh khusus, untuk bik rima,


''Nona kenapa banyak sekali apa ini tidak berlebihan, tanya bik rima tidak enak hati,


''Tidak bik, ini sekalian buat di rumah, berikan pada anak dan suami bibik, ucap bella lagi.


''Terimakasih nona, ucap bik rima


Bersambung