BELLA

BELLA
berkelahi



Suara dentuman musik yang cukup keras di sebuah club malam nyaris memekak kan telinga, namun tidak bagi sebagian orang mereka malah asik berjoget di temani wanita cantik dan se*si sambil memegang segelas wine di tangan,


"Berikan minuman nya lagi satu, ucap seorang pria, kepada salah satu bar tender, begitu minuman itu tersaji pria itu, langsung menggak nya habis, begitu seterus nya dan berulang,


"Singkir kan tangan kotor mu, ucap pria itu ketika seorang wanita se*si datang menghampirinya,


''Santai dong tuan, aku temani dulu minum nanti kita bisa bersenang senang, ucap wanita itu dengan nada bicaranya yang senseual


''Aku tidak butuh wanita sepertimu, secantik apapun wajah mu kamu tidak akan pernah bisa menandingi nya. ucap pria itu dengan sorot mata nya yang tajam


''Apa anda yakin tuan, biasanya para pria mencari kesenangan di luar karna yang di rumah sudah tidak menarik lagi. jadi aku tidak sebanding dengan nya dari mana, ucap wanita itu,


''Dia bermata bulat, hidung mancung, bibir mungil, pria itu membayangkan kan gadis puja'an nya itu,,


''terus apa lagi, tanya wanita itu,


''Dia sangat lugu dan juga polos, yang terpenting kamu tidak ada apa apa nya dengan dia, kamu tidak sebanding dengan dia, ucap pria itu lagi,


''Apa dia bisa memuas kan mu, dan juga se*si seperti ini, wanita itu menujuk kan belahan dada nya yang menggoda,


''Apa kamu pikir semua wanita seperti mu nona, ucap pria itu dingin,,


''Alah semua wanita sama saja tuan, yang terpenting uang, ucap wanita itu sambil menjentik kan jari nya,,


''Asal kamu tau wanita ku bukan wanita seperti itu, dia terlalu istimewa untuk di bandingkan dengan mu, kamu tidak selevel dengan nya, ucap pria itu dingin


''Jika wanita anda sangat istimewa lalu kenapa anda masih datang kemari mencari wanita sepertiku, ucap wanita itu sambil mengepulkan asap rokok nya ke udara,


''Aku datang kesini hanya untuk minum bukan mencari wanita sepertimu. ucap pria itu datar,


''Wanita seperti apa yang menurutmu istimewa, semua wanita sama saja tampak polos di luar, dia berbisa di dalam, rakus wanita itu pemakan uang, ucap seorang pria yang datang tiba tiba,


''Aku sangat tau wanita ku bukan seperti itu, ucap pria itu dingin dengan sorot matanya yang tajam,


''Aku tidak percaya masih ada wanita polos di dunia ini, termasuk wanita mu..


''Bugh....?


"Pria itu langsung melayangkan bogem man nya ke wajah pria yang baru datang itu, seketika sudut bibir nya mengeluarkan darah segar,


"Pria yang terkena pukulan itu pun membalas nya. dengan memukulnya balik, seketika itu perkelahian pun tak ter elak kan, suasana menjadi riuh, di tambah lagi jeritan dari beberapa wanita yang ada di sana, tak lama kemudian keamanan datang melerai dua pria yang berkelahi itu,


"Di lain tempat.


"Kevin baru saja memejam kan matanya. tiba tiba poncel nya di atas meja berbunyi, dengan malas kevin melihat siapa yang menghubungi nya larut malam begini,


"Lio batin kevin,,


"Halo ada apa yo" tanya kevin dengan suara pelan,


"Halo siapa kamu kenapa ponsel lio ada pada mu, seketika kevin mengeraskan suaranya kala mendengar bukan suara lio dalam sambungan,


"Begini tuan, pemilik poncel ini ada club x dan dia baru saja berkelahi, mendengar kata club berkelahi, kevin langsung loncat dari ranjang nya. masih mengenakan piyama tidur nya. kevin menyambar jaket dan kunci mobil nya, lalu bergegas menuju club x, di mana lio berada, tak sampai dua puluh menit kevin sudah sampai di club tersebut, dan langsung bergegas mencari keberada'an lio di dalam.


''Yo kamu kenapa bisa sampai seperti ini, tanya kevin kuatir yang melihat wajah lio sedikit babak belur,


''Kamu minum hah.. sejak kapan..! sentak kevin..! heran baru kali ini sahabat nya ini menyentuh minuman keras,


''Aku tidak minum aku hanya menghilang kan rasa sakit di sini,, ucap lio sambil memukul mukul dadanya,


''Hati ku sakit melihat bella bekerja dalam keada'an hamil vin'' apa kamu tau itu haah..!' teriak lio dengan sorot matanya yang merah,,


''Aku tau tapi tidak dengan cara seperti ini. musuh di mana mana jika mereka melihatmu dalam keada'an seperti ini, kamu mau mereka menjebak mu lagi, dan akan ada bella yang kedua seperti itu, balas kevin dengan sentakan,


''Kita pulang kevin membawa tubuh lio yang sedang mabuk,


''Tuan ma'af minuman nya tuan ini belum bayar, ucap bartender itu menghampiri kevin.


''Sebentar, ucap kevin menduduk kan lio kembali, lalu merabapa saku celananya. kevin melihat dirinya yang hanya memakai piyama tidur, dan jaket, lalu kevin meraba saku celana lio namun juga sama kevin tidak menemukan dompet lio,,


''Di mana dompet mu, tanya kevin,


''Aku tidak tau di mobil mungkin,, ucap lio santai, kevin berdecak kesal, lalu dengan cepat melepas jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan lio' lalu memberi kan nya pada bar tender itu,


''Ini ambil lah dulu besok aku kesini lagi. ucap kevin pada bar tender itu,


''Apa yang kamu lakukan vin, kamu sudah gila itu mahal, ucap lio yang melihat jam tangan nya di berikan pada bar tender . untuk membayar minuman nya,,


''Itu sepadan dengan kelakuan mu, ucap kevin sambil menarik tangan lio, lalu memapah nya keluar dari club dan membawa nya pulang,,


………


Sedang di tempat lain,


''Bella tampak kecapean. namun matanya, enggan untuk terpejam, sedari sore tadi sepulang ia bekerja bella merasakan tendangan di perut nya begitu aktiv bergerak, sampai terkadang bella meringis sakit. entah lah karna tadi si utun nyaris bertemu dengan ayah nya mungkin..


🐰🐰🐰🐰🐰🐰🐰


''Gengss yang nanyain kapan lio bertemu dengan bella. belum waktu nya ya..'' nanti masih lama bab masih sedikit, jika bertemu sekarang itu artinya akan ada part bucin saja gak ada konflik gak seru, harap bersabar ya. sedikit bocoran nanti akan ada pembangunan di desa bella. dan lio datang ke desa bella, bahkan nanti lio sempat bermain dengan anak nya di padang rumput, tapi lio tidak tau itu anaknya,, oke gengss harap bersabar ya..


🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦🐦


''Mbak bella kenapa belum tidur ini sudah malam, ucap caca yang terbangun karna bella belum mematikan lampu di kamar nya.


''Gak tau ca mbak bella tidak bisa tidur ucap bella pelan,


''Mau aku ambilin makanan di dapur, siapa tau setelah makan sedikit kenyang, mbak bella bisa tidur, ucap caca memberi saran,


''Iya.. boleh juga ucap bella setuju dengan adik nya,


'Dengan sedikit malas caca turun dari ranjang nya. dan pergi ke dapur, sedang bu jannah sudah hafal dengan suara yang ada di dapur, karna semenjak bella hamil sering makan di waktu malam,


'Setelah mendapat kan makanan nya caca segera kembali kekamar


''Mbak ini makan lah, ucap caca sambil meletak kan nampan di atas meja,


''Terima kasih ya cha,, ucap bella


bersambung