
Waktu berlalu begitu cepat hari yang dinanti lio tinggal sehari lagi, peraya'an pesta pernikahan nya yang seharusnya terjadi lima tahun yang lalu, resepsi pernikahan yang tertunda..!
''Hubungan nya dengan sang istri semaki hari semakin membaik bella tak lagi merasa sungkan dan canggung, lio sangat sabar menunggu,
''Sayang bangun lah, apa kamu tidak kekantor hari ini, bella membangunkan suaminya itu dengan lembut,
''Sebentarlagi bel, biarkan seperti ini lima menit lagi, sampai siang juga tidak apa apa di kantor aku kan bos nya, tidak ada siapa pun yang melarang ku datang terlambat, lio berkata sembari memeluk tubuk kecil bella dengan erat,
''bella terdiam menikmati pelukan hangat suaminya, seminggu tidur berdua dengan suaminya tanpa sang putra yang bisa ada di tengah di antara mereka,
''Membuat bella semakin dekat dengan sang suami, perlakuan hangat lio dan segala perhatian nya. lio banyak menghujani bella dengan cintanya siapa yang tidak meleleh,
''Ciuman ku mana bel,, suaracserak lio kembali mengema di telinga bella,
''Bella tampak.berpikir sembari.memandang wajah tampan sang suami yang masih terpejam,
''Bell.. lio kembali bersuara,
''Perlahan bella mendekat kan wajah nya dan mencium pipi laki laki yang bersetatus suaminya,
''Sudah seminggu masak di sini terus bel, tidak ada kemajuan paling tidak naik level, lio berkata sembari mandang manik mata bella,
''Belum sempat bella menjawab lio sudah mencuri ciuman nya, memcium bibir mungil bella,
''bella diam tidak merespon mengunci rapat bibir nya, jantung nya berdetak sangat cepat, dapat lio rasakan tubuh istrinya bergetar, entah malu atau gugup yang datang bersama'an,
''Bel,,! kita sudah menikah bukan, tanya lio pelan sesa'at sudah menjauh kan bibir nya dari bibir bella,
''Hem,,! jawab bella
''Kalau merasa sudah menikah dengan ku balas ciuman ku, lio berkata sembari menikmati kegugupan bella, percayalah detak jantung lio sama cepat nya dengan istrinya,
''lio kembali mencium bibir ranum istrinya kali ini bukan sekedar ciuman, lio semakin memperdalam ciuman nya dan berganti *******
''Lio menghentikan ciuman nya, bella dapat bernafas,
''Lega..!
''Bel..! boleh kan, tanya lio lagi
''Bella terdiam ragu ragu menolak, rasanya juga terlalu cepat untuk menerima,
''Bella sudah tau maksud dan tujuan sang suami,,
''Ma'af,,! apa tidak bisa di tunda dulu, ucap bella pelan,,
"Kalau aku tidak mau bagai mana, lio memicingkan matanya menunggu jawaban,
"Kalau aku mau sekarang, lio tersenyum melihat bella terdiam ragu untuk menjawab
''Bel..! tatap mataku, dengan ragu bella menaikan pandangan nya menatap bola mata lio
''Tampa menunggu jawaban bella
"perlahan lio mengecup kembali bibir mungil istrinya, kali ini lebih menuntut dan buka hanya di bibir ciuman lio sudah menjarah ke leher sang istri.
''sekuat tenaga bella menahan rasa gugup nya sambil berdoa dalam hati Semoga ada bala bantuan datang menyelamat kan nya,
''hahh...! satu ******* lolos dari bibir bella, lio menjeda aksinya menatap sang istri yang memejam kan matanya,
"Lio tersenyum penuh kemenangan, kembali melancarkan aksinya menjarah leher jenjang sang istri, tak sampai di situ, tangan nya juga dengan cepat sudah menyusup di balik piyama, menyentuh sesuatu yang masih tertutup bra berenda,,
''Kembali menatap sang istri yang pasrah di bawah kungkungan nya,
''Bella melemas pasrah, tidak bisa berkata apa apa, cepat atau lambat sa'at ini pasti akan tiba, menyempurnakan ibadah pernikahan yang tertunda,
''lio kembali merapat kan tubuhnya memeluk erat sang istri, menikmati sengatan listrik bertegangan tinggi, tangan nya yang baru hendak menyentuh benda kenyal tiba tiba gedoran di pintu membawa lio kembali ke alam nyata,
''Seketika bella membuka lebar matanya,
''Sebentar sayang itu pasti real,, ucap bella cepat mendorong tubuh lio menjauh dengan gerakan cepat bella bangun dari tidurnya, dan bergegas membuka pintu kamar nya,,
''Real..! ada apa ucap bella pelan sembari mengatur nafas nya yang tak beraturan,
"Tampak lio tidur rerlentang menutup wajah dengan lengan kekar nya, perasa'an kesal menahan hasarat yang sudah di ubun ubun entah kabur kemana, sa'at gedoran pintu melanda,,
''Papa..! suara real membangun kan lio"
''Hemm..! jawab lio dengan gumaman,,
''Papaah..! panggil real lagi,,!
"Ada apa,,,? anak papa pagi pagi sudah bertamu, tanya lio masih memejam kan matanya,
"Hampir saja lio mendapat kan bella, namun putra tercintanya menggagal kan semua,,
''Bella segera berlari masuk kekamar mandi meninggal kan ayah dan anak itu di atas ranjang,,
''Perasa'an lega memenuhi rongga dadanya hari ini terselamat kan, entah besok dan selanjut nya,
''Bella sudah selesai dengan ritual mandinya, menyiap kan segala keperluan sang suami, dan menyuruh nya segera mandi,,
''Lio tampak malas berjalan menuju kamar mandi, perasa'an kecewa masih menyelimuti,,
''sedang bella sebenarnya tidak enak hati. sampai kapan terus seperti ini,
''Real,,! kamu sudah mandi siapa yang mandikan, tanya bella mengajak putra nya mengobrol sekedar basa basi, sembari mentral kan degub jantung nya yang masih reda,,
"Tunggu di sini ya bunda menyiap kan baju papa dulu, bella berkata pelan,,
"Baju biasah saja bel hari ini aku tidak kekantor, kita akan pergi melihat gedung persiapan buat acara kita besok, sudah berapa puluh persen persiapan nya,
"Suara berat lio mengaget kan bella tiba tiba, yang sudah berdiri di belakang nya,
"Bel,,? dengar,,! setelah kedua orang tuamu sudah pulang dan tidak menginap di sini, ungsikan putramu ke rumah mommy,,!
"bella mengkerut kan kening nya tidak mengerti,
"Maksud nya, tanya bella meminta penjelasan,
"Supaya tidak terjadi hal seperti tadi, lio berkata sebari mengedip kan matanya,,
"Bella terkesiap mengerti maksud suaminya,
"Hemm,,! jawab bella sedikit malas,
"Mau pakai baju apa,, tanya bella mengalih kan pembicara'an,,
''Baju rumahan saja, kita masih nanti siang perginya, bella mengambil kaos rumahan dan celana bahan pendek,,
''setelah selesai memakai baju lio segera menghampiri putra nya, mengecupi seluruh wajah nya,
''Wangiii? lio berkata sembari menarik bella yang berdiri di samping nya,,
''Bel,,? kenapa kamu mengambil semua tidak menyisakan sedikit untuk ku, tanya lio sambil menatap lekat putra nya,
''Maksud nya tanya bella tidak mengerti,
''Putraku tidak ada mirip mirip nya dengan ku, semuanya dari mu, apa lagi mata bulat ini, jika seperti ini tidak adik untuk ku, ucap lio lagi bella mengerut kan kening nya tidak mengerti dengan maksud suaminya,,
''kita harus segera buat lagi satu bel yang mirip dengan ku, ucap lio sambil tersenyum menggoda bella,
''Bella melebarkan matanya tak percaya, suaminya ini berkata fulgar di depan sang putra,,
''Aku bercanda, tapi beneran juga tidak apa apa,
''Bella reflek memukul lengan suaminya, bukan nya merasa sakit lio justru terkekeh.. mengetahui sisi lain istrinya,
''Aku hanya bercanda terimakasih kamu sudah melahirkan nya untuk ku,, ucap lio pelan,,
bersambung
salam dirgahayu kemerdeka'an dari author,, meski author banyak kegiatan di bulan ini. tetap semangat updete. terimakasih love you all