BELLA

BELLA
rencana melamar



sudah hampir seminggu setelah kejadian itu,, penghuni rumah yang lain nya juga sudah tau tentang kejadian, itu,, bella masih sama, melakukan aktivitasnya hanya saja semenjak kejadian itu bella tak lagi masuk kekamar lio' bergati tina yang menggantikan tugas bella sebelum nya,,


''bel tidak usah bekerja sebentar lagi kamu sudah menjadi istrinya tuan muda itu artinya kamu adalah nyonya muda do rumh ini,, ucap ani dan yang lain,,


''tidak usah berlebihan mbak,, semua masih sama akan selalu seperti ini dan tetap seperti ini tidak akan ada yang berubah. ucap bella


''bel tuan muda memanggil mu kamu di tunggu di ruang kerja tuan muda,, ucap tina..


"pergi lah bel, calon suamimu memanggil,, ucap ani,, sedikit menggoda bella,, bella melangkah kan kakinya menuju ruang kerja tuan mudanya,, semenjak kejadian itu, bella belum bertemu kembali dengan tuan mudanya,,


''tok..tok..


masuk lah bel.. ucap lio' dari dalam,, bella melangkah kan kakinya, masuk kedalam ruang kerja lio'' sbil menunduk,,


''duduk lah bel' ucap lio' lagi,,


saya berdiri saja tuan,, ucap bella pelan sambil menunduk kan pandangan nya,, lio menghela nafasnya pelan,,


''bel besok aku dan kedua orang tua ku akan ke rumah mu untuk membicarakan pernikahan kita, ucap lio'


''kenapa cepat sekali sedang


saya belum bicarakan ini dengan kedua orang tua ku, apa tuan pikir kedua orang tuaku gak shok nantinya,, tiba tiba putrinya akan menikah begitu saja, ada apa kenapa pasti mereka bertanya nantinya dan saya harus jawab apa,


apa harus saya jawab sejujurnya, atau saya berpura pura pacaran sama tuan dan terus menikah apa harus seperti itu tuan,,


''lio' terdiam sedikit banyak ada benarnya ucapan bella,,


''biar aku saja yang bicara kepada orang tuamu nanti bel,, ucap lio'',


''tidak perlu tuan,, biar saya saja, ucap bella lagi,,


''dan saya minta satu hal lagi, setelah kita menikah saya mohon, jangan sentuh saya lagi, dan biarkan saya tetap bekerja seperti biasa dan gaji saya juga seperti biasa, dan tetap seperti sebelum nya sampai tuan menceraikan saya,, ucap bella lagi,,


''terserah kamu saja, ucap lio pelan kalau tidak ada apa apa lagi saya pamit undur diri,,ucap bella lalu keluar meninggal kan lio sendiri do ruangan nya,,


''bella terus menuju kamarnya, tempat tidurnya selama dia bekerja di rumsh lio',,


......................


dilain tempat clara dan papa nya hendro,, terlihat sedikit kecewa dengan gagalnya rencana kemarin, mereka cuma bingung dengan siapa lio' melampiaskan nyaalam itu,,


sudah lah pa jika kita tidak berhas kita sudahi saja rencana ini,, dan pernikahan ku dengan lio' lagian aku juga tidak dapat apa apa,, ucap clara,,


''kamu memang bodoh, seharus nya ketika kamu sudah menjadi istri dari penerus wirayudha kamu harus pandai sedikit,, bagai mana caranya agar kamu bisamenikmati harta mereka bukan hanya dua puluh juta perbulan, ucap hendro,,


''tidak apa lah dua puluh juta, yang penting aku dapat banyak dari om jimi,, batin clara, terhitung semenjak pertemuan clara dengan jimi, clara hampir setiap hari datang ke apartemen jimi,, tanpa sepengetauan hendro tentunya,,


''kita susun rencana lagi pa sku akan mencoba di rumah nya,, aku bisa mbuatkan nya kopi mungkin dan kucampur obat itu,,' dengan begitu lio' tidak akan curiga, ucap clara seperti punya ide cemerlang,,


''terserah kamu saja papa yakin rencana mu itu tidak akan pernah berhasil,,


''aku akan mencoba menjadi istri yang baik melayani suami di meja makan, batin clara,, tersenyum licik''


......................


sementara hari ini bella akan pulang kerumah nya,, bagaana caranya bella bicara pada ibunya. dengan rencana pernikahan ini, apa lagi setelah itu akan bercerai,,


''bel kamu sudsh siap,, tanya bik rima, kita pulang bareng saja ya bel jadi kamu tidak usah naik taksi ucap bik rima,


''bik tidak mampir dulu ucap bela menawarkan,,


''tidak bel terimakasih bibik lanjut pulang saja, ucap bik rima


''bella melangkah kan kakinya menuju rumah nya yang sederhana,,


'mbak bella teriak caca ketika melihat kakak nya pulang kerumah,,


''ca,,? aku kangen ucap bella lalu mereka berpelukan,,


''ibu dimana ca,, tanya bella yang melihat keada'an rumah sepi,,


''ibu masih jemput ayah mbak,, tadi motor ayah mogok lagi,, ucap caca,, bella segera masuk kekamarnya yang sudah hampir sebulan ia tidak pulang,, biasa nya jika ada waktu luang bella akan pulang seminggu sekali,, bella akui semenjak kerja di rumah lio' ekonomi keluarganya beransur mbaik ibunya bisa beli motor metik lagi meski bukan yang baru, namun masih bisa di pakai buat caca untuk pergi ke sekolah, yang palinh penting bella bisa membawa ayahnya berobat kala itu,


''kalaaku harus ngomong apa sama ibu, kalau besok tuan datang ingin melamarku sekigus membicarakan pernikahan kami,, pernikahan sementara demi setatus janda selanjut nya,, jika aku cerita ibu dan ayah pasti kaget,,


''tiba tiba terdengar suara motor berhenti di depan rumah, bella, ternyata itu ibu dan ayah bella' yang datang,,


''bel nak kamu pulang, kenapa tidak memberi kabar dulu,, ucap ibu bella, bu janah,,


''bella pulang mendadak bu ada sesuatu yang ingin bella katakan sama ibu dan ayah,, ucap bella sambil tersenyum tipis tetapi tidak bisa di bohongi wajah cantik nya mengisaratkan kesedihan,,


''ayah di mana bu tanya bella lagi,,


''ayahmu masih kewarung depan membelikanmu es kelapa dan jajanan kesuka'an mu, tadi pas caca bilang kamu didalam ayahmu langsung pergi, kamu disana pasti sudah lama tidak makan makanan seperti di rumah bel, di sana makanan nya enak enak,, ucap ibu bella lagi,,


bella hanya tersenyum,,


''bu apakah ibu sayang sama bella tanya, bella wajahnya menunduk sendu,,


''kenapa kamu tanyakan hal itu bel, bukan kah memang seharusnya dan wajar jika kami orang tuamu menyayangimu,, dan juga caca adik mu,, dalam suka dan duka kita bersama, ucap ibu bella,


'apa mbak bella berfikir kami tidak menyayangi mbak, sela caca sesa'at dia datang bersama ayah nya,,


''bella terdiam wajah nya masih menunduk,,


''ada apa nak, apa ada sesuatu masalah menimpamu,, tanya ayah bella pak harun,,


air mata bella sudah menetes terlebih dulu,


''bel,, ibu bella, memeluk putrinya erat penuh kasih,, ada apa,, bicarakan dengan kami,, ucap ibu bella lagi,,


''bu.. bella minta ma'af jika bella tidak bisa jaga diri bella,


''maksudnya apa bel, coba bicara yang jelas,,


''bu besok majikan bella mau kesini bersama orang tuanya mereka mau melamar dan membicarakan pernikahan bella, dan tuan lio' ucap bella bergetar sambil menahan tangis nya,


''ada apa bel, kenapa mendadak, sepertinya ada masalah. kenapa orang kaya seperti mereka mau menikah dengan mu gadis biasa,, ayah yakin pasti ada sesuatu yang didak beres,, katakan lah nak,,


''tuan lio' malam itu,,,,,? bella menceritakan semuanya kejadian malam itu, kepada kedua orang tuanya,, dan rencana pernikahan itu lalu perceraian nya, semua bella katakan tidak ada yang di tutupi oleh bella,,


''bel kamu tetap putri kami,, jangan pernah merasa sendiri,, ayah dan ibu selalu mendukung keputusan mu,, kita hadapi ini sama sama ya,, ucap ayah bella,


'ayah' ibu,, dan dek caca terimakasih masih mau memberi dukungan padaku ucap bella


bersambung