BELLA

BELLA
ingin bahagia



''Bella termangu melihat foto pernikahan nya terpajang, tepat di ujung tangga, membuat siapa saja yang naik keatas akan langsung melihat nya, selain itu ukuran nya yang tak biasa sebesar dirinya, seakan mengingat kan seluruh penghuni, dialah nyonya rumah mewah itu,


''Apa kamu suka, tiba tiba tangan kekar milik suaminya sudah melingkar di kedua pinggang nya,


''Suka, sangat suka, tapi menurut ku sedikit besar,, ujar bella,


''Ini sudah pas sweetheart, menyesuikan dengan tempat nya, jelas bella,


''Aku mau nunjukin sesuatu ikut aku, lio berkata sembari menggenggam erat tangan bella,, membawa bella masuk keruang kerja,


''Lio mendudukan istrinya di pangkuan nya,,


''Lio mengambil map dari laci meja kerjanya,


''Lihat,, lio menujuk kan isi di dalam map tersebut,


''Bella terdiam memandangi serta membaca, dokumen berisi data dirinya suami dan putra nya,


''Ma'af seharusnya ini tercetak, sejak lima tahun lalu, bella menatap suaminya lekat,


''tidak perlu selalu minta ma'af, aku juga ikut bersalah. ucap bella pelan,


''Ini apa, tanya bella,


''Ini pasport, ini di gunakan untuk perjalanan keluar negri, terang lio,,


''Aku akan membawa mu dan real, keliling dunia, tapi kita akan pergi ke negara tetangga terlebih dulu, aku ada kerja'an di sana, aku tidak jngin nauh dari kalian berdua, ujar lio lagi,


''Terserah kemana kamu membawaku aku akan ikut, pasrah bella,,


''Aku juga berencana, setelah kita pulang dari luar negri, aku akan memasukan mu ke university, jelas lio bella mengerut kan dahinya,


''Maksud mu aku kuliah, tunjuk bella pada dirinya,,


''Hem..lio mengaguk pelan,,


''Aku rasa tidak perlu,, tolak bella,,


''Kenapa, tanya lio heran,,


''Apa setelah aku kuliah, kamu akan menyuruh ku kerja di kantor, tanya bella


''Tidak.. jawab lio sngkat,


''Lalu untuk apa, tanya bea lagi,


''Apa kamu tidak ingin berpendidikan tinggi Bel..! tanya lio lagi,,


''Siapa yang tidak ingin, mengenyam pendidikan ke perguruan tinggi, semua orang, pasti mengintinkan hal itu, tapi sepertinya tidak untuk ku, tolak bella lagi,,


''Tapi kenapa,,!


''Untuk apa aku membuang waktu, yang menurut ku tidak akan ku gunakan ilmunya, kuliah tidak kuliah menurutku sama saja, tugas ku di sampingmu, merawat mu,, merawat anak anak mu, pada ahirnya tetap jadi ibu rumah tangga, jelas bella lagi,,


''Apa kamu yakin, tidak ingin kuliah, bella menggeleng,


''Apa kamu malu punya istri hanya tamatan SMA,, todong bella,,!


''Tidak sama sekali, aku hanya ingin yang terbaik untuk mu, ucap lio,,?


''Atau bagai mana jika kamu belajar di rumah saja, usul lio''


''Belajar dirumah, ucap bella


''Hem..! lio mengaguk pelan..


''Belajar apa, tanya bella,,!


''Bahasa asing mungkin,,,! ucap lio lagi


''Terserah,,


''Nanti biar kevin carikan guru yang bagus untuk mu, dan satu lagi, tadi kalau tidak salah kamu bilang hanya ingin merawat ku dan anak anak ku, ucap lio,,


''Hemm,, jawab bella,


''Apa kamu tau arti anak anak, Bel..! tanya lio''


''Anak anak ya real kan, kamu dan real, jelas bella,


''Tadi kamu bilang anak anak, Bell..! bukan aku dan real, ujar


''Ya..! emang apa bedanya..!


''Ya beda lah, kalau anak anak itu artinya kita punya anak lebih dari satu, dua tiga atau empat, jelas lio


''ya..! terus kenapa, bella masih tidak mengerti arah tujuan lio,,!


''Apa kamu ingin menambah jumblah anak kita, lio berkata sembari menautkan satu alis nya,,


''Aku masih tidak terpikir, jawab bella,


''lio menghela nafasnya pelan,


''Yakin tidak mau, bikin saja tidak jadi juga tidak apa apa, ucap lio sambil tersenyum menggoda, membuat ibu muda itu meradang, bagai mana tidak, semalaman bella melayani suaminya nya hingga menjelang pagi. sa'at bangun tidur juga masih nambah satu kali,, sekarang suaminya ini mau modus lagi,


''Membuat ibu muda itu meloncat turun dari pangkuat sang suami, dan berlalu pergi,, lio terkekeh sendiri di ruang kerjanya,, membayangkan istrinya itu pasrah tak berdaya di bawah kungkungan nya,,


''papa,, papa,,! terdengar teriakan real memanggil dirinya,, lio ber gegas keluar dari ruang kerjanya dan menuruni tangga


''Sesampainya di bawah masih di ujung tangga ekor mata lio menangkap seseorang yang ia tak suka,


''Tuan muda osmond ngapain dia di rumah ku, batin lio mata nya menatap tajam kenzio..!


''Papa,, seru real menghampiri sang papa,,!


''Real kamu sudah pulang,,! sama siapa, tanya lio pada putra nya,


''Real pulang sama auntie Ella dan uncle zio..! jelas real,,


"lio berjalan menghampiri adik dan istrinya, tanpa mau menyapa kenzio yang berdiri tak jauh darinya malah melewatinya, menujuk kan ke tidak suka'an nya,, pada tuan muda osmond itu..!


Lio duduk menyilang kan kakinya behadapan dengan ella, matanya menatap nyalang adik nya,,


''Ella menyadari ke tidak suka'an kakak nya. terhadap kekasih nya itu..?


''Kak tadi zio kebetu...!


''Aku tidak bertanya tentang nya,, ucap lio cepat memotong ucap pan adik,,


''Ella menunduk terdiam,


''Bell bawa real dan Ella naik ke atas, aku ingin bicara dengan dia sebentar, lio berkata tanpa mengalih kan pandangan nya dari sang adik,


''memebuat Ella semakin di buat gusar, tanpa protes ella mengikuti langkah kakak iparnya,,


''Duduk,,! titah lio datar aura dingin menylimuti wajah tampan nya,,


''Tanpa rasa takut kenzio, duduk bersebrangan dengan calon kakak iparnya,


''Apa tujuan mu mendekati adik ku, tanya lio sarkastik,,


''Tidak ada maksud apa apa, aku memang mencintai adik mu, jawab kenzio santai,


''Buktikan, ucap lio datar,,?


''Segera ku buktikan dengan menikahinya,, ucap kenzio lagi,,


''Jangan main main kamu, seperti yang pernah ku bilang, seujung kuku kamu melukainya, kamu akan berhadapan dengan ku, ucap lio dingin tanpa expiresi


''Meski begitu kenzio masih terlihat tenang dan santai, bagi nya tidak ada yang perlu di takut kan, karna memang niat nya baik, kenzio ingin memperistri princess kesayangan keluarga wirayudha itu, kenzio memang mencintai nya,


''Aku memang pria bereksek, aku bukan pria baik baik seperti mu, perlu kamu ketahui kali ini aku tidak main main, aku serius dengan adik mu, aku mencintai nya, jelas kenzio


''Jangan menikahinya mengatas namakan cinta, jika tujuan mu hanya bisnis, tegas lio lagi.


''Mendengar ucapan calon kakak iparnya kenzio tersenyum sinis,


''Tidak karna bisnis, tidak ada alasan atau sarat apapun, tujuan ku menikahi adik mu hanya satu, ingin bahagia dan menua bersama nya, tegas kenzio,,


''Mata elang lio memindai dengan tajam, mencari kebohongan di mata kenzio


''Sedari tadi malam lla mendengarkan pembicara'an antara kakak dan kekasih nya,,


''Ell sudah jangan berfikir, macam macam biar nanti aku yang memberi pengertian kakak mu, Bella berkata sembari mengusap lembut lengan Ella,,


''Terimamasih kak, ucap Ella pelan,,


bersambung,,