
lio tampak tidak sabar ingin segera pulang kerumah, setelah melihat perubahan bella setelah kedua adik nya itu membawanya ke butik dan sedikit merubah penampilan bella perlahan mobil lio sudah mendekati rumah nya, rasa tidak sabar dan ingin segera melihat bella membuncah di dalam hati lio' perlahan lio turun dari mobil nya, dan nerjalan menuju pintu rumah nya, namun lio tak lekas masuk karna seperti biasa bella yang akan membuka pintu untuk nya dari dalam, benar saja perlahan pintu ter buka dari dalam lio mengembangkan senyum nya, pelahan menghembuskan nafas berat nya,,
''cantik batin lio',,,
''selamat malam tuan, ucap bella pelan,
''hemm..jawab lio hanya dengan deheman,,
''tuan mau makan sekarang atau nanti tanya bella,,
''menurut mu, tanya balik lio''
''menurut saya lebih baik makan dulu, biar tidak naik turun ucap bella memberi saran,,
''terserah kamu ucap lio'' lagi..
''bel.. !
''ya tuan..!
''tatap mataku sa'at bicara,, ucap lio,
''perlahan bella menatap wajah tampan di hadapan nya itu. lio tersenyum tipis suka melihat mata bulat bella yang selalu menunduk,, lalu lio meniup mata bulat itu lalu pergi,, malangkah kan kakinya ke meja makan,, meninggal kan bella yang masih mematung,,
''tuan mau makan sekarang tanya bik inah sa'at lio sudah sampai di meja makan,,
''sebentar bik biar bella saja, ucap lio,, bik inah hanya mengaguk dan tersenyum,
tak lama kemudian bella datang
''nona ini piring nya tuan sudah menungu, ucap bik inah
''iya bik.. ucap bella pelan
perlahan bella menghampiri meja makan dan menyendok kan nasi, untuk tuan nya,
''sedikit saja ucap lio sambil menujuk kan kelima jarinya untuk stop..
''mau pakai apa tuan...!tanya bella
''menurut mu,, tanya balik lio''
''selera orang berbeda tuan, kalau menurutku semua enak,,
ucap bella..
''ya sudah pakai semua,, ucap lio sambil mengambil alih piring di tangan bella dan mengambil semua jenis lauk yang ada di meja,,
''kenapa semua tuan, tanya bella
''tadi kamu bilang semua, ucap lio sambil melirik bella dan tersenyum tipis,,
''seperti yang saya bilang tadi tuan selera orang berbeda beda,, sebaik nya menurut tuan saja, jika menurut selera saya takutnya tuan tidak suka,,
''memang seleramu yang mana. tanya lio''
''seperti yang saya bilang tadi semuanya enak,,ucap bella
''ya sudah semuanya saja, kan bisa sedikit sedikit, ucap lio
''tapi kalau begini kan jadi kebanyakan tuan,, ucap bella,,
''tadi kamu bilang semuanya gimana sih kamu ucap lio lagi. bella terlihat menyerah tidak bisa ngomong lagi,, sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal,,
''sebenarnya aku sudah kenyang tadi sebelum pulang aku sudah makan,, ucap lio lagi,,
''terus kenapa tuan makan,, tanya bella,,
''kamu yang bilang,, mau makan sekarang apa nanti,, ucap lio lagi,
''yakan tuan bisa menolak nya, ucap bella,,
''seharusnya kamu tanya,, tuan sudah makan apa belum, nanti aku kan bisa menjawab nya, jika sudah ya sudah jika belum ya belum,, ucap lio lagi,,
''terus ini siapa yang mau makan tuan,, tanya bella sedikit bingung dengan sikap tuan nya,,
''ya kamu lah,, ucap lio santai ..
''tapi saya sudah makan tuan,, ucap bella lagi,,
''aku juga sudah kenyang,, ucap lio lagi,,
''sini duduk, lio menarik tangan bella agar duduk di kursi sebelah nya,,
''ini kesalahan mu,, dan kamu juga yang harus bertanggung jawab,, ucap lio santai,,
''kok salah ku sih, gumam bella pelan,, lio tersenyum tipis mendengar gumaman bella
''jadi saya harus apa tuan,, tanya bella,,
''habiskan makanan ini,, ucap lio lagi,,
''tapi tuan saya beneran sudah makan,, ucap bella terus menolak,,
''kamu punya dua pilihan. ucap lio seperti memberi bella keringanan tapi ending nya sama saja memberatkan bella
''apa pilihan nya tuan,,, tanya bella,,
''kamu makan atau aku yang makan, tanya lio lagi,, semakin membuat bella bingung,,
''tuan yang makan, ucap bella cepat,,
''baik lah aku yang makan, ucap lio bella tersenyum lega,,
''tapi suapin ucap lio santai,,
''tapi tuan.. protes bella keberatan,,
''kamu keberatan,, kamu yang makan, ucap lio lagi,,
''sungguh pilihan. yang sulit,, semua memberatkan bella,, karna memang bella sangat kenyang ahirnya bella menyuapi lio makan menghabiskan makanan nya, perlahan namun pasti sambil bergetar tangan nya bella terpaksa menyuapi tuan mudanya makan,, tanpa lio sadari, salah satu pelayan melakukan video col dengan zahra sehingga zahra pun bisa melihat adegan romantis itu,,
zahra tersenyum senyum sendiri,,
''mom lihat apa sih sampai senyum senyum sendiri, tanya ello'' penasaran,, zahra meletak kan satu jarinya di depan mulut nya,, membuat ello' semakin penasaran, lalu menghampiri mommy nya,,
''kakak, seru ello' zahra langsung menutup mulut putra nya itu,,
''diam lah, ucap zahra pada putra nya,,
''kasian bella mom,,
''kakak ipar,, ucap zahra, cepat,
''kakak, umur nya jauh di bawah ello mom, itu seperti baru lulus smp,, kak lio" bukan pedofil kan,, ucap ello asal
''sembarangan kamu" ucap ella menyela cepat,,
"kamu kamu kakak, ucap ello tak terima adik nya memanggil nya kamu,,
"dua menit,, ucap ella juga tak terima,
"ehh..sudah jangan berisik,, ucap zahra, ella juga ikut melihat adegan kakak nya yang romantis tapi masih kaku,, ega yang baru datang mengerut kan kening nya,,
"liat apa sih sepertinya seru sekali, seru ega,, tiba tiba, membuat anak dan istrinya menaruh satu jarinya di depan mulut bersama'an, membuat ega semakin penasaran lalu ikut, bergabung dengan anak dan istrinya,,
''gercep dia'' tapi masih kaku gumam ega,,
''maklum ini first time, ucap ello pelan,,
''bentar lagi mommy sama daddy punya, cucu ucap ello asal,,
zahra terdiam memikirkan bella tiba tiba,, terhitung sudah dua bulan kejadian itu,, jika bella hamil semua akan jadi lebib mudah untuk membujuk bella supaya mengurungkan niatnya untuk bercerai dari putra nya,,
''aku akan kesana besok batin zahra,
''kembali ke lio sama bella.........?
sedikit demi sedikit makanan yang ada di piring berpindah tempat ke perut lio' yang rasa nya seperti sudah ingin meledak saja, tinggal beberapa sendok lagi,, lio mengambil sendok dari tangan bella, lalu bergantian menyuapi bella,,
''tuan..protes bella,,
''buka mulutmu cepat ucap lio''
''tuan tidak,, tolak bella namun lio memaksa,
''buka mulutmu cepat bell'' ucap lio lagi,, perlahan bella membuka mulut nya menerima suapan dari tangan lio''
''habis kan. ucap lio lagi,
sampai kakanan itu sudah habis tak bersisa,,
''sudah sekarang aku mau mandi,, ucap lio cepat sambil bangun dari duduk nya,,
bella masih membereskan meja makan tak segera mengikuti lio yang sudah naik duluan,,
''nona naiklah tuan sudah naik,, ini biar bibik yang beresin ucap bik inah,,
''terimakasih ya bik,, ucap bella
bersambung