BELLA

BELLA
the real wirayudha



Usai makan malam dengan menu seadanya dan sederhana namun tak mengurangi rasa nikmat nya, karna suasana hati yang sedang bahagia.


''Tampak pak harun baru saja datang setelah mengantarkan kevin mengambil mobil nya dari proyek tadi, bella membantu ibunya membersih kan alat makan mereka, yang baru saja di gunakan,


'Lio tampak bermain dengan putranya di saung belakang rumah bella,


''Nak lio masuk saja di luar dingin, nanti semakin malam semakin dingin, ucap pak harun


''Tidak mau di sini saja kalau dingin biasanya kakek buat kan adek api unggun, iya..kan..! sela adek cepat pak harun hanya tersenyum menanggapi cucu nya.


''ya sudah kakek buat kan api unggun, ucap pak harun lembut, lio hanya tersenyum, senyum yang baru saja kembali dari tidur panjang nya.


''Adek masih ingin di sini bersama aya.. papa..! ucap nya sambil menyembunyikan wajah nya di ceruk leher lio karna malu, memanggil ayah nya papa,


"Jadi panggil ayah apa papa goda pak harun, pada cucu nya,,


"Papa.. ucap nya pelan,


"Lagi sekali..


"Papa..! lio memeluk putranya erat hatinya menghangat, untuk pertama kali putranya memanggil nya papa,


''Api unggun nya sudah jadi, ucap pak harun, sambil tersenyum, lalu pergi meninggal kan ayah dan anak yang baru bertemu itu.


''Adek kenapa bunda tidak memberimu nama tanya lio pelan, sedikit berbisik,


''Bunda bilang tunggu papa pulang, ucap nya polos,


''Lio pun tampak bingung mau menyemat kan nama apa pada putra nya,,


''Nanti papa tanya bunda ya, ucap lio putranya mengaguk mengerti, perlahan lio mengambil poncel nya,


''Adek mau gak bicara sama oma dan opa, tanya lio sambil tersenyum,


''Opa sama oma siapa, tanya polos, lio tersenyum


'' Kalau kakek sama nenek ayah dan ibu nya bunda opa sama oma ayah dan ibunya papa, terang lio menjelaskan, mau gak bicara sama mereka, tanya lio lagi,,


''Nanti marah gak sama adek, tanya adek polos,,


''Ngapain marah justru mereka kangen sama adek, ucap lio lagi,,


Adek mengaguk setuju,, perlahan lio menghubungi mommy nya lio tau biasanya jam segini mereka masih bersantai di ruang keluarga,


📲...


Mom.. ucap lio sambil tersenyum lebar tampak sekali raut bahagia di wajah nya,,


''Kak.. kamu di mana tanya zahra.. filing nya mengatakan putranya sedang bahagia,


''Mom..! panggil lio lagi lalu lio mengarah kan camera poncel nya tampak wajah pria kecil nan tampan,,


''Ini siapa kak, tanya zahra penasaran


''Ini cucu mommy, ucap lio hanya terdengar suaranya saja sedang layar poncel nya penuh dengan wajah putra nya,,,


''Maksud nya apa kak,, tanya zahra masih tidak mengerti,,


''Panggil oma sayang. ucap lio berbisik pada putra nya,,


''Omma..! panggil adek pelan,


''Iya sayang ini oma, ucap zahra..


'Kak..! lio... bisa jelaskan sama mommy ini siapa,, tanya zahra lagi, tampak lio sedang memangku putranya sambil tersenyum..


''Mom ini putra lio'..! lio sudah menemukan mereka' ucap lio lagi,, zahra menutup mulut nya tak percaya seraya mengucap sukur,,


''Kak.. kamu tidak bohong kan,, tanya zahra lagi,,


''Lio menggeleng..


''Alhamdulilah ya Allah.. ucap zahra tanpa terasa air matanya membasahi kedua pipinya,,


''Mom..! ada apa sih kenapa menangis,, tanya ella lalu ikut melihat layar poncel mommy nya,,


''Kakak mu sudah menemukan kakak iparmu el' ucap zahra pelan


''Kak lio beneran,, tanya ella juga tak percaya,,


''Lio mengaguk sambil menujuk putranya pada adik nya, tampak ella juga menitikan air mata bahagia nya,, lalu berlari menuju ruang kerja daddy nya, dengan antusias memberitau kan kabar yang menggembirakan ini,,


''Ada apa sih, bisa gak pelan pelan, sungut ello kaget adik nya datang tiba tiba..!


''Daddy lihat ini kak lio sudah menemukan kakak ipar..! ucap ella cepat tidak memperduli kan ucapan ello tadi..


'Perlahan ega melihat layar poncel yang di bawa putrinya,, tampak lio sedang tersenyum sedang memeluk putranya,,


''Opaa.. bisik lio pada putra nya,,


''Opa.. ucap adek sambil melambaikan tangan nya,, ega terpaku melihat tak percaya,, senyum mengembang di bibir nya


''Benarkah ini cucu opa. nama nya siapa tanya ega,


''Dad kami pulang besok pagi, kita cerita besok saja ya, ucap lio memotong cepat ucapan putra nya yang ingin menjawab pertanya'an opa nya,


''Kak mommy belum selesai bicara adik mu sudah merebut poncel nya ucap zahra yang ikut menyusul ke ruang kerja suami nya,


''Mom besok pagi kami pulang mommy tolong siap pin baju kecil buat cucu mommy ini, ucap lio lagi,,


''Pasti sayang..! mommy akan urus semuanya,, ucap zahra sambil tersenyum


''Ya sudah mom besok kita cerita lagi, lio tutup dulu tlefon nya, zahra mengaguk sambil tersenyum,,


''El sekarang jam berapa di butik ada baju kecil kan,, tanya zahra pada putrinya ,


''Banyak mom, jawab ella cepat,,


'' kita kesana sekarang..! dan besok pagi kita harus bersiap kerumah kakak mu kita sambut kedatangan mereka, ucap zahra antusias..!


''Sedang lio masih di saung bersama putra nya, tak lama kemudian bella datang membawa nampan nerisi teh panas,,


''Ma'af ada nya cuma teh, ayah sudah lama tak minum kopi ucap bella pelan, rasa sungkan dan juga gugup menjagi satu,,


''Tidak apa apa bel,, jawab lio pelan sedari tadi lio menunggu ingin bicara berdua sama bella namun masih tidak ada kesempatan,,


''Saya tinggal dulu, untuk menyiap kan baju adek buat besok, pamit bella, namun lio menghentikan langkah kaki istrinya,


''Di sini saja tidak usah kemana mana, mommy sudah menyiap kan semua nya, besok tidak usah membawa barang apa apa.. terang lio'


''Lio menatap wajah bella yang menunduk masih sama tidak ada yang berubah, setelah hampir lima tahun,


''hampir lima tahun kenapa rambut mu tak tumbuh panjang bel, tanya lio sambil menyusap lembut rambut bella,


''Bunda tidak suka rambut panjang jawab adek cepat,


''Papa tanya sama bunda bukan sama kamu. ucap lio sambil melihat putra nya,


''Besok kita pulang bel, kita mulai dari awal semua. lupakan yang dulu kamu datang sekarang bukan sebagai pelayan ku tapi ibu dari anak ku, kamu istriku, kata istri yang dulu sulit untuk di ucap kan,


''Kenapa kamu tidak memberinya nama bel, ahirnya pertanya'an yang sedari tadi tertahan, bella terdiam tidak tau harus menjawab apa,


''Tuan saja yang memberi nya nama. ucap bella pelan,


''Jika kamu menungguku untuk menyemat kan nama pada putra kita kenapa kamu tidak pulang boleh aku katakan kamu sangat egois, ucap lio menatap wajah bella yang nunduk,


''Ma'af..ucap bella pelan,,


'Lio menghembuskan nafas nya pelan,


''Jadi mau di namakan siapa putra kita bel, tanya lio lagi,,


''Terserah anda, bella menyerah kan sumua keputusan pada lio' untuk memberi kan nama pada pada putra nya,,


''The real wirayudha..


''Ucap lio pelan sambil tersenyum menatap putra nya,,


''Kenapa the real aneh ucap bella lagi,,


''Lebih aneh kamu tidak memberi nya nama, lio menatap bella


''meski dia lahir dari kesalahan ku, dia tetap wiraydha yang sesungguh nya, tidak ada yang bisa merubah itu, real.. nama mu real.. wajah tampan itu tersemyum labar kini dirinya sudah punya nama,,


''Real gumam bella


''Terima kasih bel kamu mempercayakan namanya padaku,, ucap lio pelan,,


bersambung