
''Lio bergegas naik keatas menghampiri adik nya, meninggal kan kenzio yang masih duduk di bawah tanpa kata,
''Kaki jenjang nya perlahan menghampiri adik dan istrinya yang sedang menemani putra nya bermain,
''Bell..! bawa real kebawah suruh siti mengawasinya,, titah lio pada Bella, perlahan Bella menuntun putranya menjauh dari papa dan auntie nya,,
''Dengan tatapan menghunus lio tidak berkedip menatap adik nya. gurat kemarahan jelas di wajah tampan nya,,
''Kenapa harus tuan muda osmond dek, apa tidak ada pria lain di dunia ini, tanya lio datar,
''Kak, Ella tidak tau, tiba tiba perasa'an itu datang begitu saja, jawab Ella tanpa mengelak,
''Kamu tidak kenal dan tidak tau siapa dia sebenarnya, casanova murahan yang setiap hari berganti ganti pasangan,
''Deg,, jantung Ella terasa di tusuk mendengar ucapan sang kakak, dari sekian berita buruk yang ia dengar mengenai kekasih nya. perkata'an kakak nya lah yang paling menusuk,
''Ella tau kak, semua orang punya masa lalu, siapa tau dia bisa berubah,, ucap Ella pelan, masih mencoba menutupi keburukan calon suaminya meski hatinya tadi sempat terusik dengan kata kata kakak nya,,
''Kalau berubah kalau tidak. ucap lio lagi,
''Aku yakin dia pasti berubah kak,, Ella teringat ucapan mama nya kenzio sa'at mereka bertemu beberapa waktu lalu, kenzio tidak pernah membawa pulang gadis dan memperkenal kan pada orang tuanya, Ella adalah gadis pertama,,
''Sedang lio merasa adik nya ini, percaya sekali dengan pilihan nya, jelas Ella tidak pernah membantah, setiap ucapan sang kakak, sedang hari ini adik nya itu terus menjawab setiap katanya,,
''Apa kakak tidak melihat keseriusan di matanya. daddy saja melihat nya,, ella berkata ragu ragu, takut kakak sulungnya itu semakin marah,
''Apa dia sudah bicara dengan daddy, tanya lio lagi,,
''Hem,, Ella mengaguk pelan, memberanikan diri menatap manik mata kakak nya yang kenatap nya tajam,
'Kalau tidak salah wikend ini kita akan adakan acara makan malam kedua orang tua kenzio akan datang kerumah membicarakan pernikahan kami,, Ella berkata pelan
''Lio mendesah pelan, sepertinya hubungan sang adik dengan kekasih nya sudah sangat serius, jika sudah melibat kan kedua orang tua masing masing,
''Pastinya ini sudah melalui pertimbangan sang daddy. tidak mungkin daddy nya membiarkan putri kesayanglan nya itu terluka,
''Kamu mencintai nya. tanya lio pelan,
''Ella menggaguk,
''Apa kamu membenci kakak,, Ella menggeleng menatap kakak nya lekat,
''Kakak seperti ini karna sayang sama Ella, ucap ella pelan,
''Jangan ragu bilang sama kakak jika dia menyakitimu, Ella menghambur kepelukan sang kakak,
''Sambil mengaguk,
''Terimakakasih,, lirih Ella..!
''Bella tampak tersenyum mnghampiri adik kakak itu, sambil membawa minuman segar, seperti mengetahui suasana yang tegang sebentar tadi butuh yang dingin dingin,,
''Terima kasih kak Bell..! ucap Ella seraya menyunggingkan senyum nya,,
''Terimakasih sweethearts, ucap lio lembut pada sang istri,, Ella menatap kakak nya begitu cepat emosinya turun begitu berhadapan dengan sang istri, kakak ipar nya ini seperti punya sihir pereda emosi,,
''Kak aku boleh turun kan, pamit Ella pelan,, mengingat kekasih nya sendirian di bawah,,
''Kita turun sama sama, lio berjalan menuruni tangga dengan mengagandeng mesra tangan sang istri, dengan Ella mengekor di belakang nya,,
''Semoga kenzio nanti bisa bucin seperti kakak nya, pria yang dulu terkenal dingin, nyatanya bisa luluh dan mencair dengan gadis sederhana seperti kakak iparnya Bella,, batin Ella tersenyum,,
''Sesampai nya di bawah lio masih menatap nyalang pada kekasih adik nya,,
''Dengar tuan muda osmond,,! setelah ini pergilah ke rumah sakit periksakan kesehatan mu, aku takut kamu terkena virus HIV, aku tidak mau kamu menular kan nya pada adik ku, mendengar ucapan calon kakak ipar nya yang frontal, kenzio menatap tajam lio tatapan kedua nya bertemu dan saling menghunus,,!
''Aku sehat dan aku baik baik saja, jawab kenzio sinis, lio tersenyum mengejek dan berlalu pergi mencari putra nya,,
''Jangan di masuk kan hati ucapan suamiku ya... kenzio..? ucap bella pelan,
''Tidak usah basa basi dengan nya Bell,,? itu memang pantas untuk nya,, lio berbalik badan dan menarik pinggang ramping Bella, mengikuti langkah nya,,
''Ella mengusap lembut lengan kekasih nya, berharap emosi yang sebentar tadi sempat naik segera turun,
''Kenzio menatap lembut Ella lalu tersenyum,
''Seperti inikah rasanya menjadi pawang buaya jantan, menyentuh nya sedikit dan tersenyum lembut sudah memberi dampak yang besar,, gumam Ella dalam hati,,
''Kita pulang sekarang atau kamu masih mau di sini, tanya kenzio pada kekasih nya,,
''Apa kamu tidak apa apa jika aku masih mau di sini, tanya Ella pelan,
''Apa pun demi kamu, ucap kenzio pelan, Ella tersenyum
''Terimakasih,, ucap Ella pelan,,
''Tidak usah di pikirkan memang sewajar nya seorang kakak bersikap kuatir pada adik nya. mungkin jika aku punya adik perempuan aku akan bersikap sama, terlebih pria itu, pria seperti ku, aku tak sebaik kakak mu, jelas kenzio,
''Kamu tidak tersinggung dengan ucapan kak lio tadi, tanya ella lagi,,
''Tadinya iya sedikit, tapi demi kamu, aku abaikan saja, jelas nya lagi,,
''Itu artinya tidak ada dendam kan,, kenzio menggeleng pelan seraya tersenyum,
''Real tadi minta main layang layang, aku sudah ambil kan dari mobil, ucap kenzio lagi,
''Ya sudah ayok.. kita hampiri mereka, Ella membawa kenzio menghampiri real yang sedang bermain di temani kedua orang tuanya,,
''Real kamu lupa dengan layang layang mu,, seru Ella menhampiri keponakan nya,,
''Papa. tadi uncle kenzio belikan real layangan, kita main ya.. ucap real seraya memohon pada sang papa,,
''Main sama uncle saja real, uncle tidak yakin papa mu bisa nerbangin layangan,, sindir kenzio pada lio..
''Enak saja siapa yang bilang aku tidak bisa, palingan kamu sendiri yang tidak bisa, ucap lio tidak terima di bilang tidak bisa nerbangin layang layang,
''Kita buktikan saja, kakak ipar,, seru kenzio mengejek,,
''Bella tampak berbisik sesuatu pada sang suami,,
''Real kamu ada di team papa,, apa di tim orang songong itu,, ucap lio tidak mau menyebut nama kenzio''
''Tergantung siapa yang terbang duluan,, seru real bersemangat.
Sebenarnya kenzio juga ragu apa dia bisa menerbangkan layangan, seumur umur baru kali ini dia menerbangkan nya
''Sayang kamu kesana terbangin layangan nya aku yang narik benang nya, ucap bella pelan,
''Kenzio tampak melirik suami istri itu,
''Baby,, kamu ikuti kakak mu itu bawa layangan nya aku yang tarik benang nya,, bisik kenzio di telinga Ella,
''Sayang,, mundur lagi, titah Bella pada suaminya,,
''Sedikit lagi,, seru Bella lagi. sedang Ella mengikuti gerak kakak nya,, dan posisi mereka sudah sama,,
''Sudah belum sweetheart, seru lio pada istrinya,,
''Belum tunggu ada angin, seru Bella lagi, bagi Bella ini hal yang sangat mudah setiap hari ia menerbangkan layangan putra nya, ketika masih tinggal di desa dulu,,
''Bella tampak bersiul,, memanggil angin,, kenzio tampak mengerut kan keningnya. dan ketika angin berhembus kencang,,
''Satu' dua' tiga lepas sayang, seru Bella memberi aba aba..!
Sedang Ella mengikuti kakak nya melepas layangan, terapi kenzio tidak siap al hasil layangan nya jatuh ke bawah,
''Yah.. jatuh deh...!
''Sedang punya bella terbang tinggi mengudara,,
''Bilang saja tidak bisa ucap lio mengejek,
''Kenzio melirik lio sinis,
''Kita lihat ya sekali lagi,, kenzio dan Ella berkali kali mencoba namun layangan mereka tak kunjung terbang,
''Sayang kamu pegang layangan nya,, sabil di tarik tarik seperti ini,, ucap bella,
''Kamu mau kemana, tanya lio memicingkan matanya,,
''Aku msu bantu kenzio' ucap Bella lagi,,
''Tidak usah biarkan saja, dia di permalukan sama ke songongan nya,, ucap lio ketus,,
''Kenzio masih berusaha menerbangkan layangan nya,, dia terus bergerak mundur sampai tidak menyadari batu di bawah kakinya, al hasil kenzio terjengkang ke belakang,
''Lio tampak terbahak melihat kenzio terjengkang
''Ih.. bukan nya di tolong malah di ketawain, Bella melotot kearah suaminya,,
''Iya.. iya.. lioenghampiri kenzio lalu mengulurkan tangan nya,,
''Bangun lah, ucap lio pelan,
''Terimakasih, ucap kenzio seraya menerima uluran tangan lio''
bersambung