
mobil lio sudah sampai di rumah utama,, dengan lesu lio turun dari mobil nya, sebenarnya hatinya sangat tidak tega untuk menyakiti wanita yang paling lio' cintai orang yang telah melahirkan nya, harus bagai mana lagi ini bukan masalah kecil mengingat lio punya seorang adik yang juga wanita, bagaimana kalau itu terjadi pada adiknya, ega sudah melihat kedatangan putranya dari atas cendela kamar nya, zahra dan putrinya duduk bersantai di sofa kamarnya,, ega seakan sudah menunggu kedatangan putra sulungnya,,
'lio' melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah utama tidak seperti biasa meski terkenal dingin lio masih sering menyapa para pelayan di rumah utama,, hari ini jangan kan menjawab menoleh pun tidak,,
''di mana mommy ucapnya sekilas dan dingin,,
''nyonya dan tuan mereka di kamarnya tuan muda,, tanpa menunggu pelayan selesai bicara lio' sudah berlari menaiki tangga mungkin sekali naik dua hingga tiga anak tangga terlewati,,
''lio langsung masuk kedalam kamar orang tuanya,,
''lio'' kamu datang seru zahra menyambut kedatangan putranya dengan senyuman,,
'kakak juga tidak kekantor, seru ela yang melihat kakak nya memakai pakaian rumahan,,
''tidak dek, jawab lio sekilas,,
''yo ini kenapa lehermu, banyak luka, seperti bekas cakaran, tanya zahra sa'at melihat leher putranya, ega sudah tau luka itu di sebab kan karna apa,, ega menghampiri istrinya, lalu duduk di sampingnya,, sedang lio masih berdiri,,
''duduk lah nak, ucap zahra menepuk sofa di sampingnya,, perlahan lio duduk di samping mommy nya, tangan zahra terulur melihat dengan teliti luka di leher putranya, yang ternyata tidak hanya di leher, hinga le punggung nya paling banyak,,
''sebenarnya ini luka apa yo kamu habis ngapain,, tanya zahra penasaran, lio masih diam tidak tau harus betkata apa,,
''bicaralah nak kami orang tuamu selalu ada untuk mu jangan pernah merasa sendiri, seberat apa pun coba'an yang kamu hadapi kami akan selalu mendukung mu,, ucap ega' yang mbuat zahra seperti merasakan bahwa putranya tidak dalam baik baik saja di tambah lagi suaminya ini, tidak kekantor hari ini, seperti sudah mengetahui sesuatu,
''mom' ega menggenggam erat tangan istrinya, membuat zshra semakin yakit telah terjadi sesuatu,,
''apa kamu sudah tau lang tanya zahra tiba tiba, yang sebenarnya tidak tau apa yang suami nya ketahui,,
''biarkan putramu yang bicara sayang dan dengarkan dulu penjelasan nya,, ucap ega lembut,,
''jadi alasan mu tidak kekantor karna ini,, tanya zshra lagi,,
''mari kita hadapi sama sama, putramu butuh kita, ucsp ega lagi zahra terdiam menatap wajah putranya lekat,,
''ada apa nak bicara lah,, lio bersimpuh di kaki wanita yang telah melahirkan nya,,
''ma'afkan lio' mom,, ucap nya pelan airmata lio mengalir dengan derasnya,, lio telah menodai seorang gadis tanpa lio sengaja, zahra terdiam tidak bisa berkata apa apa,, ela menutup mulutnya tak percaya,,
''seorang telah menaruh sesuatu dalam minuman lio' dan berniat menjebak lio kembali, namun kevin berhasil mbawa lio pulang dan lepas dari jeratan mereka,, ucap lio'
''lalu dimana kamu menodai gadis itu, tanya zahra pelan,,
''di rumah,, ucap lio lagi,
yang zahra pikirkan adalah wanita uler itu,
'' lio' janji lio' akan bertanggung jawab mom', dan akan menikahinya,, ucap lio lagi,,
''bukan nya kalian sudah menikah, kenapa harus menikahinya lagi,, tanya zahra, yang memang tidak tau,,
''gadis itu' bella ucap lio pelan hampir tidak terdengar,, zahra justru bernafas lega gadis itu bukan wanita uler itu,
''siapa yang mencoba menjebakmu nak,, tanya zahra
''clara dan papanya. itu baru duga'an lio' mom'' mereka bekerja sama, dengan teman nya,,
''mommy minta segera kamu ceraikan wanita itu, sebelum terjadi hal lain lagi,
''pasti mom dan segera,, ucap lio' lagi,,
''dosa apa yang ku perbuat tuhan kenapa nasib putaku sebegini menyedih kan, harus menikah untuk yang kedua kalinya karna jebakan, tidak bisakah dia hidup bahagia dengan cintanya,, batin zahra,,
''di mana gadis itu sekarang, yo'' tanya zahra pelan,
''madih di rumah, bik rima menaninya, ucap lio lagi,,
''lang bawa aku ke sana aku ingin bertemu dengan nya,, dia pasti sangat terpukul, bagai mana kalau itu, terjadi dengan putriku,, ucap zahra,,
'ega mbawa istrinya pergi kerumah putranya sedang ela satu mobil dengan kakak nya dua puluh menit kemudian mobil ega dan mobil lio' sudah sampai di kediaman nya,, bella dan bik rima melihat ada dua mobil maduk ke halaman rumah tuan mudanya, terlihat tuan dan nyonya besar sedang turun dari mobil nya dari mobil satunya terlihat lio' dan adik nya,,
''bel apa pun yang tuan besar putuskan kita terima ya,, ucap bik rima pelan,,
''siapa aku yang akan membantah orang kaya seperti mereka, bik, mereka bisa membeli semua dengan uang, sedang aku hanya remahan krupuk yang sudah melempem,, aku hanya minta bibik jangan bilang ini sama orang tuaku bik aku tidak ingin mereka, terpukul, cukup aku saja,, yang hancur,, mungkin besok aku akan pergi dari sini bik,,
''lalu keputusan seperti apa yang harus kita tunggu, aku juga tidak memaksa tuan harus bertanggung jawab atasku,, kalau memang dia tidak bisa dan bagai mana dengan istri tuan nyonya clara,, ucap bella
''siapa yang tidak mau bertanggung jawab atasmu, aku tidak pernah megajarkan putraku menjadi manusia pengecut, lihat saja buktinya sesuatu yang di tuduhkan dan putraku tidak pernah melakukan nya, tapi putraku masih bertanggung jawab atasanya,, apa lagi yang benar benar putraku laku kan pdamu, bagaimana dia tidak bertanggung jawab atasmu,,
bella terdiam dan menunduk mendengar ucapan zahra,
''ma'af nyonya saya bukan meragukan tanggungjawab tuan muda atas diri saya,, tapi saya sadar diri siapa saya,, jika di bandingkan saya dengan nyonya clara sangat jauh berbeda,, cantik perpendidikan kaya raya, sedang saya hanya anak dari seorang tukang kebun,, ucap bella lagi,
''kami tidak pernah menilai seseorang dari harta, untuk apa terlihat kaya dan cantik jika atitutde dia tidak punya, aku mencari.menantu yang bisa menhargai dirinya sendiri bukan di hargai dengan uang,
ucap zahra lagi,,
''ma'afkan putaku, dia akan tetap mengembalikan kehormatan mu, kesucian mu sebagai istri,, ucap zahra bella mendonga memberanikan diri untuk menatap wajah cantik nyonya besarnya,, zahra menyelipkan rambut bella kebelakang,
''bisakah saya memikirkan hal ini terlebih dulu nyonya bagi saya ini terlalu cepat, ucap bella,
''apa lagi yang kamu pikirkan bel, bukan hanya kamu yang berfikir ini sangat cepat, putraku juga,
''ma'af nyonya, jika boleh saya saya ingin meminta satu hal,, ucap bella lagi,,
''hal apa yang ingin kamu minta katakan kan lah,, ucap zahra lembut,,
''setelah menikah, entah itu satu minggu atau satu bulan tolong ceraikan saya kembali, saya tidak ingin tuan menikahi saya karna terpaksa, dan jika pernikahan ini nantinya di lanjutkan akan sampaikapan kami menjalani pernikahan tanpa cinta,, sedang pernikahan itu suci pernikahan bukan hanya tentang dua manusia yang disatukan, tapi juga sebuah komitmen, untuk hidup besama satu orang yang sama, sampai akhir hayat yang pastinya setiap orang menikah pasti menggin kan kebahagia'an dalam rumah tangganya, jika pernikahan kami hanya karna terpaksa hanya karna sebuah tanggung jawab, bagaimama kita mencapai bahagia itu,, terang bella panjang lebar,,
''aku tau bel sangan tau dan mengerti aku juga tidak rela melihat putraku tidak bahagia dengan pernikahanya,, untuk sementara jalani dulu bel,, siapa tau nanti cinta bisa tumbuh di antara kalian, ucap zahra,,
''menunggu cinta itu tumbuh sampai kapan nyonya, kalau tumbuh hanya sebelah,, ucap bella..
bisa saja saya tidak ingin putra anda menikahi saya,
dan yang saya ingin kan hanya kejelasan setatus,, ucap bella lagi,,
''kan sudah jelas nak, putraku akan memberi status yang jelas, ucap zahra yang masih tidak mengerti maksut ucapan bella'
''maksut saya, daripada menikah hanya karna status lebih baik setatus janda, tidak mengapa,, itu akan lebih baik buat saya kedepan nya, jika suatu sa'at nanti ada seseorang yang mencintai saya sepenuh hati,, saya tidak pernah membohongi nya dengan setatus saya,, karna memang kenyata'an nya saya janda,,
zahra memeluk bella erat,
''bel saya sudah pikirkan semua hal,, dahulu ada seorang pria menikah tanpa cinta,
dengan seorang gadis yang sangat mencintai pria itu,,
pria itu berfikir cinta akan tumbuh setelah menikah, nyatanya tidak bel, dan itu sangat menyiksa bagi keduanya, dari pengalaman itu aku juga tidak ingin itu terjadi pada putra putriku, jika sih bisa di cegah,
'tapi kasusmu dan putraku sangat berbeda bel, putraku sudah merenggut sesuatu yang berharga darimu,, ucap zahra lagi,,
''seperti yang saya bilang nyonya,, nikahi saya lalu ceraikan, ada dua hal yang saya pikirkan disini nyonya,
jika tuan muda tidak menikahi saya,, setatus saya memang masih gadis tapi saya sudah tidak suci lagi,,
jika saya menikah...?
saya akan membohongi suami saya nanti,
yang kedua lebih baik saya menjadi janda, orang sudah tau janda artinya apa, jika saya menikah nanti saya tidak perlu membohongi siapa siapa termasuk suami saya.
setatus janda akan lebih baik, daripada saya menikah tanpa cinta, dengan putra anda...?
tuan muda bisa melanjutkan hidupnya,
dan saya juga akan melanjutkan hidup saya,, maksud saya seperti itu,,,
zahra kembi memeluk bella,
putaku sudah menyakitimu tapi kamu masih memikirkan kehidupan putaku,, terbuat dari apa hatimu bel,, kamu memanga cantik luar dalam sayang,, ucap zahra lagi,,
''kita bicarakan lagi ini,, sekarang istirahatlah, minta bik rima mengantarkan makanan mu kesini jangan banyak berjalan jika masih sakit,, ucap zahra yang mengerti keada'an bella,
''terima kasih nyonya,, ucap bella,
bersambung