
clara mbawa mobilnya menuju tempat yang budi sudah serloc, apapun akan clara lakukan kali ini demi membuang video yang di tangan budi,,
''aku sudah sampai dimana kamu, cepat keluarlah,, ucap clara dalam sambungan sesa'at dia sudah sampai di tempat tujuan,,
''iyaa aku keluar sekarang,, ucap budi masih menahan kantuk nya,,
''ada apa datang mencariku kangen ya, ucap budi percaya diri,, demi mendapatkan video,, clara harus bersikap manis menghadapi cecunguk macam budi,,
''budi kamu tinggal sama siapa, tanya clara,,
''sendiri,, kenapa mau main di kosan ku, ucap budi sambil tersenyum mesum,,
''iyuuh tempat mu bau,, ucap clara sambil menutup hidung nya, dan terpaksa masuk demi video itu,, sesa'at sampai di kosan budi mata clara memindai dari sudut ruang terkecil tidak luput dari pandangan matanya,,
''but apa kamu tidak punya leptop, tanya clara hati hati,
''tidak punya apa kamu mau belikan,, ucap budi lagi,
''lihat ini poncelmu, layar nya sudah retak, kenapa tidak beli lagi buang saja sana, ucap clara lagi,
''ini masih bisa di pakai dan ini satu satu nya,, ucap budi clara tersenyum dalam hati,,
''ini artinya video itu ada di poncel nya, budi sudah tidak bisa menahan kantuk nya rupanya dia tertidur lagi,,
'clara diam diam mengambil poncel budi dan mencari video itu,
''yes ketemu,, batin clara tersenyun puas,, dan ternyata tidak hanya satu ada beberapa,, dan mengambil memoricard yang ada di poncel budu,, setelas selesai clara meninggalkan budi yang masih terlelap,
'tingal maria batin clara, aku akan segera menemui vero, setelah dari tempat budi yang menurut clara tak layak huni, clara malajukan mobilnya menuju cafe milik vero, clara makirkan mobilnya, sa'at melihat mobil dita ada di depan cafe vero kening clara mengkerut,,
perlahan clara melangkshkan kakinya menuju ruangan vero, benar duga'an nya dita di sana sedang berbincang dengan kekasih nya,,,
''honey,, sapa vero lembut,,
''ngapain perempuan ini di sini ve' di ruangan mu lagi,, tanya clara sambil memandang sinis dita,,
''apa aku tidak boleh main kesini,, beginikah caramu berterima kasih kepada orang yang selalu membawa mu pulang sa'at kamu mabuk,, ucap dita tak kalah sinis,, alih alih mengucapkan terima kasih clara malah membuang muka nya,, lalu dengan santai duduk di pangkuan vero sambil mengecup bibir vero dengan manja di depan dita,,
vero terlihat mengibaskan tangan nya menyuruh dita untuk segera pergi, dita berdiri dari duduk nya sambil mendengus dengan kesal,, keluar dari ruangan vero dengan muka masam,,
''ve cepat temui maria, buat dia menyerahkan video itu,, ucap clara tak sabar,
''aku sudah menemui maria hari itu,, dia meminta uang satu m jika tidak dia akan menyebar luaskan video itu,, bohong vero sambil tersenyum licik,
''akan aku tranfer ke rekeningmu,, ucap clara yang tanpa curiga meng iyakan perminta'an kekasih nya,,
vero tersenyum puas,, begitu juga dengan clara setelah maria, clara berencana menyingkirkan pelayan yang menjadi istri lio' siapa lagi kalau bukan bella,,
......................
''ini pasti berhubungan dengan video itu,, apa kamu pikir aku wanita bodoh seperti dua tahun lalu,, maria tersenyum sinis,, hingaga sore menjelang waktunya maria pulang dari kesibukan nya dikantor,, meski menjabat sebagai sekertaris ples ples,, maria masih tanggung jawab dengan pekerja'an nya,, maria melangkah kan kakinya menuju parkiran di mana mobil nya berada,, senyum mengembang di bibirnya kala mendapat notic, di ponselnya
dalam perjalanan pulang maria singgah minimart,, membeli sesuatu susu bayi, tadi sang pengasuh mengirim pesan wasap,, mami cucu alif abis,, pesan sang pengasuh menirukan gaya bicara anak kecil,, setelah selesai maria langsung melajukan mobilnya menuju kediaman nya rumah minimalis dua lantai,, tanpa maria sadari sedari dia keluar dari kantor ada mobil yang mengikutinya,, siapa lagi kalau bukan vero,, sa'at maria baru turun dari mobil tiba tiba tangan maria ada yang men cekal,
''vero apa'an sih lepas,, maria mengibaskan tangan vero,,
''maria sini ikut aku,, maria melihat ke arah pintu takut nya putranya keluar jangan sampai vero melihat nya jadi terpaksa maria mengikuti langkah kaki vero,,
''mau apa kamu cepat katakan,, ucap maria cepat,,
''bagus kamu sudah mengerti maksud tujuan ku menemui, mu,, serahkan video itu,, maria tersenyum sinis
''sudah ku duga, apa keuntungan ku jika aku memberikan video itu,, ucap maria santai,,
''sudah ku duga perempuan sepertimu pasti tidak ingin rugi' tapi sayang nya aku tidak punya apa yang kau ingin kan,, ucap vero sambil menceng kram leher maria''
'ji..ji ka se..seperti itu ka.kamu tidak aakan bisaa menddapat kan video, itu,, uhuk..uhuk huk..maria terbatuk batu sa'at vero melepaskan cengkraman di leher nya,,
''itu artinya kamu lebih sayang video itu ketimbang nyawamu, atau yang di dalam sana, ucap vero mengerak kan kepalanya mengarah ke dalam tumah maria,,
''jangan coba coba kamu menyakiti mereka, atau kamu akan menyesal,, ucap maria sedikit mengancam vero,,
''jika seperti itu berikan video itu, pikirkan baik baik aku akan menunggu mu datang padaku menyerah kan video itu dan ingat jangan lama lama,, ucap vero sambil kembali mencengkram pipi maria,, lalu mendorong tubuh maria dengan sangan keras hingga maria tersungkur, di jalan aspal, lalu vero pergi begitu saja
''auw maria bangun dari jatuh nya kedua lutut nya berdarah,
''seperti nya vero tidak main main dengan ucapan nya, aku harus segera menemui tuan wirayudha, vero clara, jika aku hancur maka kalian berdua akan jauh lebih hancur,, dan satu lagi si tua bangka hendro,, kalau bisa hanya mereka saja yang hancur,, batin maria..
''maria melangkah kan kakinya memasuki rumah nya,,
''sayang nya mami,, sudah mamdi ya, wangi sekali,, ucap maria kepada putra nya, alif,,
''maria kenapa dengan lututmu dan barusan kamu pergi kemana mobil mu sudah di parkir tapi kamunya tidak ada tanya sasa,
''sa' sepertinya kita harus pindah dari sini dan ini sudah sa'at nya,, ucap mari,
''kenapa maria,, apa ayah nya alif datang, r
tanya sasa,,
''kurang lebih seperti itu, bella cap maria lagi,,
'terserah kamu maria. aku ikut saja kemana kamu pergi,, kita bisa hidup normal,, siapa tau nanti ada pria yang mau menjadi aysh alif dengan tulus,, dan tinggal kan semua disini mari kita buka lembaran hidup yang baru,, aku selalu.mendoakan kebahagian mu,, maria,,
''sasa'' terimakasih sudah menemaniku selama ini,, jika tidak ada kamu entah lah bagaimana nasip ku dengan alif,ucap maria'
brsambung