BELLA

BELLA
berubah



hari sudah menjelang sore, ayah bella sudah bersiap dengan motor nya untuk mengantar putrinya kembali ke ruamah tuan mudanya majikan sekaligus suaminya,,


bella dan keluarganya sudah sepakat akan pergi dari kota ini, pergi ke suatu desa di pinggiran kota,, takut jika lio' tau bella sedang hamil lantas lio mengambil anak nya dan mencampakan bella'' seperti inilah nasip oarang tak punya,, sebelum itu terjadi lebih baik bella pergi dulu dari kehidupan lio''


''bu bella pamit ucap bella pada ibunya,,


''hati hati di jalan nak,, jika ada apa apa segera hubungi adik atau ayahmu, nasehat ibu bella,, bella mengaguk dan tersenyum ayah bella melajukan motor maticnya,, memecah jalanan sore itu angin berhembus seakan turut menghatarkan bella menuju rumah mewah suaminya,, jalana lumayan ramai karna ini juga jam kantor pulang,, meski begitu ayah bella dapat menyelip melalui celah mobil yang masih bisa di lewati,, empat puluh menit kemudian motor ayah bella sudah sampai di gerbang rumah mewah menantunya , meski terlambat namun mobil lio belum terlihat di tempat biasanya,,


''sore non bella ucap penjaga rumah lio'


''sore juga mang,, ucap bella ramah


''ayah bella masuk dulu ya takutnya tuan muda sebentar lagi pulang,, pamit bella pada ayah nya,,


''masuk lah nak, ayah juga akan segera pulang,, ucap ayah bella


''bella bergegas masuk kedalam rumah rumah mewah tuan mudanya majikan sekaligus suaminya,,


''selamat sore nona, ucap tina ramah,, bella mengerut kan keningnya,,


''non bella sudah datang,, sapa ani juga ramah,,


''non bella sudah makan tanya bik inah ramah,, bella semakin di buat bingung kenapa orang rumah sepertin sedikit berubah,,


''non,, bella, panggil bik rima sambil mengembangkan senyum nya,,


''bik rima apa apa'an sih,, bella tergelak,


''bella saja bik tidak usah pakek non,, gak pantes, panggilan nona itu pantesnya buat nona ella'', ucap bella sambil memandang rekan kerjanya yang menatap bella tak biasa,,


''ada apa sih, gak ada yang kesambet kan hari ini,, ucap bella lagi,,


tina tunjuk kan kamar nona bella dimana,, ucap bik rima lagi,,


''kamar memangnya kamar bella di mana biasanya juga sama mbak tina kan itu bella sudah tau, tidak usah di tunjuk kan lagi,, ucap bella sambil berlalu pergi hendak kekamar yang biasa bella tempati bersama tina,,


''nona bella kamar anda ada di atas, ucap tina pelan,, bella menghentikan langkah kakinya,, berbalik dan menatap tina penuh tanda tanya,,


''maksud mbak tina apa,, ucap bella tak mengerti,,


''iya nona kamar anda ada di atas mari saya tunjuk kan,, bella semakin di buat bingung, baru sehari bella pergi sa'at pulang seluru penghuni rumah jadi berubah dan berbeda cara menyapa bella tidak seperti biasanya seperti bella adalah majikan mereka,, bella memandang bik rima seakan meminta penjelasan, namun bik rima hanya tersenyum dan mengaguk,,


''istirahatlah non, bersiaplah menyambut suami anda sebentar lagi pulang, bibik pulang dulu besok bibik akan kembali lagi ke sini,, ucap bik rima sopan sambil sedikit menunduk kan tubuh nya membuat bella terhenyak,,


''tidak bik rima jangan seperti itu,, teriak bella sambil memajukan kelima jarinya,,


''ini sebenarnya ada apa sih, bella semakin bingung,, seisi rumah bertingkah aneh menurut bella,,


''mari nona ucap tina sambil mempersilahkan bella menaiki tangga terlebih dulu,,


''bella mandang bik rima lagi,,bik rima hanya tersenyum dan mengaguk,, bukan anggukan yang bella butuhkan bella ingin penjelasan bik rima sebenarnya ada apa,, bella perlahan melangkah kan kakinya menuju lantai atas yang katanya kamarnya di sana,, tepat di samping kamar utama tina membuka pintu kamar itu,,


''silah kan nona, ucap tona ramah dan sopan,


''bella menarik tangan tina kasar dan membawa nya masuk kedalam,,


''mbak tina jelaskan ada apa ini, jangan buat aku tambah bingung ini gak lucu,, tina menghela nafasnya dalam lalu menghembuskan nya pelan


''begini nona,,


''bella saja mbak seperti.bisanya tidak usah pakai nona,, ucap bella cepat menyela ucapan tina,,


''lalu apa lagi mbak,, tanya bella lagi,,


''itu saja nona dan meminta anda untuk tidur dikamar ini setelah anda datang dari rumah orang tua anda,,


''sebuah panggilan baru untuk ku dan kamar mewah ini tidak akan merubah apa apa jika itu perminta'an nyonya besar zahra, gumam bella,,


lain ceritanya jika itu perminta'an ayahmu nak gumam bella dalam hati sambil mengusap perutnya lembut,,


''non itu sepertinya mobil tuan sudah datang ucap tina sambil melihat ke arah cendela di bawah tampak mobil lio sedang memasuki pintu gerbang,,


''dengan malas bella melangkah kan kakinya turun kebawah,, sesampainya di bawah bella segera membuka pintu utama tampak lio hendak malangkah kan kakinya,, memasuki rumah,


''selamat malam tuan ucap bella sambil menunduk,, lio tersenyum tipis melihat wajah bella yang sedang menunduk,, hari ini lio meminta mommy nya untuk merubah sedikit peraturan di rumah,, memulainya dengan yang terkecil, zahra sangat bahagia dengan keputusan putranya yang akan mencoba menerima bella sebagai istrinya dan mencoba mencintainya,, menurut zahra putranya telah mengambil keputusan yang bijak,,


''tuan sudah makan tanya bella pelan,


''belum, ucap lio pelan pandangan nya masih enggan beralih wajah cantik bella yang sedang menunduk,,


''tuan mau makan sekarang apa nanti setelah mandi, tanya bella


''menurutmu.. lio balik bertanya,,


''menurut saya terserah anda,, ucap bella,


''kalau aku meminta saran mu,, bagai mana,, ucap lio lagi bella memberanikan diri menatap wajah tampan di hadapan nya,, begitu dekat sampai bella bisa merasakan hembusan nafas lio' yang menerpa wajah nya,,


''sebaik nya mandi dulu tuan,, ucap bella,, lio tersenyum


''kalau begitu siap kan air mandiku, ucap lio bella segera berjalan menainki tangga menuju ke lantai atas lio' mengekor di belakang nya. seperti biasa bella menyiap kan air mandinya,,


''tuan air mandinya sudah siap, ucap bella sambil menunduk,,


''bel, biasakan angkat wajah mu sa'at bicara padaku,, ucap lio sambil mengakat dagu bella dengan satu jarinya,,


''I..I.iya tuan, ucap bella tergagap,,


''aku mau mandi dulu, siap kan baju ku, ucap lio sambil meniup bola mata bulat Bella,,


''iya tuan ucap bella sambil mengerjap ngerjap kan mata nya,, bella segera menyiapkan piyama tidur tuan mudanya,,


tiga puluh menit kemudian lio sudah sesai dengan mandinya,, lalu bergegas menuju ruang ganti pakaian, tidak ada bella di sana tiba tiba


''tuan saya tunggu anda di bawah, ucap bella cepat tanpa menunggu menunggu jawaban tuan mudanya,,


''sambil berjalan menuruni tangga bella heran dengan tuan mudanya jika biasanya dingin dan cuek,, kenapa sekarang sedikit aneh,


''nona bella panggil bik inah ketika bella sudah sampai di bawah,,


''bella saja bik, gak usah pakai nona, ucap bella sambil menghampiri bik inah,,


''tuan muda mana non, ucap bik inah, bella menghembuskan nafasnya kasar,,


''makanan nya sudah bibik panaskan semua non, ucap bik inah,,


''terima kasih ya bik,, ucap bella lagi,,


bersambung