
Setelah diskusi panjang di kantor ada perubahan rencana, lio juga menambah orang kepercaya'an nya di kantor, selain itu juga daddy nya nanti juga akan ikut memantau perusaha'an nya, selama lio berada di negri jiran,
''kenapa last-minute baru bilang, gerutu kevin, kesal sepertinya dia harus buru buru menyiap kan kepergian nya,,
''Sedang caca juga harus ikut. dia sedang berfikir keras, bagai mana bisa meninggal kan kedua orang tua nya berdua di indonesia,
''Tidak usah kuatir cha, apa kamu pikir aku tidak memikir kan semua, kamu masih bisa pulang mengunjungi ayah Sama ibu setiap minggu nya. lio berkata tanpa mengalihkan pandangan nya,
''Orang orang ku juga akan menjaga ayah dan ibu, persiap kan saja dirimu, lanjut nya lagi,
''Iya, kak..eh pak bos lio tersenyum tipis dalam tunduk nya,,
''Sedang kevin, diam diam memandangi adik ipar bos nya itu, ternyata benar caca sangat cekatan dan kompeten, dalam bekerja, penilaian nya salah, di awal caca bekerja,
''Kenapa vin, sudah ada rasa kah, tanya lio tiba tiba.
''Ini orang cenayang, apa ya tanpa melihat dia tau aku sedang apa, batin kevin,
''sok tau. coba kalau ngomong di lihat dulu aku sedang apa, ucap kevin,
''Sedang mengamati adik ipar ku, ucap lio masih fokus dengan berkas di hadapan nya,,
''Kevin terdiam ucapan sahabat nya itu benar ada nya,
''Aku cuma mengagumi kinerkerjanya,, elak kevin,
''Mengagumi orang nya juga tidak salah, ucap lio lagi,
''Aku juga tidak keberatan, lanjut lio
''Aku menggumi orang nya, apa nya yang mau di kagumi, dia bukan tipe ku, dan bukan seleraku, ucap kevin lagi,
''cinta mengalah kan segalanya, termasuk tipe dan selera mu, kita lihat saja nanti, lio berkata sambil menyungging kan senyum tipis nya,
''Gak lucu. ucap kevin seraya beranjak dari duduk nya meninggal kan lio''
''Pak kevin, ini ada berkas yang salah, kelihatan nya, pak kevin yang salah, caca berkata Dengan meletak kan berkas yang salah di meja kevin,
''Kamu kan asisten ku, terus kerja'an mu ngapain kalau ada yang salah apa harus laporan dengan ku, ya kamu benerin, tidak usah melapor padaku, jika sudah beres kamu letak kan kembali di menjaku, ucap kevin ketus,
''Iya pak, kemarin Bapak sendiri yang bilang kalau ada yang salah tolong tujuk kan dulu, jangan buat keputusan sendiri di betulin, saya tau saya asisten pak kevin yang terhormat, karna itu saya tujuk kan dan bertanya, supaya saya tidak membuat kesalahan, jawab caca sedikit ketus,,
''Sudah pintar jawab kamu sekarang ya, jangan mentang mentang, lio kakak ipar mu, suami dari kakak mu,
''Dalam hal kerja'an tidak ada, sangkut paut nya dengan sodara, kerja tetap kerja, provesionalisme tetap di jalan kan, seru caca lalu pergi meninggal kan kevin sendiri di ruangan nya,,
''caca keluar dari ruangan kevin dengan perasa'an dongkol nya,
''kenapa ada manusia es balok pria kaku seperti dia, gerutu caca, sambil menjatuh kan tubuhnya di kursi,
''sedang kevin tampak sibuk dengan laptop nya, telfon di depan nya tampak berbunyi,
''Halo, jawab kevin tegas,
''Vin ke ruangan ku sekarang, titah lio dalam sambungan,
''tak berapa lama kevin datang ke ruangan lio'
''Vin duduk, titan lio'
''Kamu tentunya sudah kenal kan, sama diego' dan nita, sekarang mereka berdua akan membantu di perusaha'an, mereka yang ada di sini, dengan monic, nantinya ketika kita di luar negri, jelas lio'
''Kevin mengaguk mengerti, di ikuti yang lain nya,,,
pesiapan demi persiapan sudah di lakukan termasuk menambah orang kepercaya'an
''papa.a.a..? suara tiba tiba mengagetkan kan semua, dan menoleh ke dumber suara,
''Boy, sama siapa kesini, tanya lio pada putra nya,, sesa'at real menghambur memeluk papa nya.
''Sudah menikah rupanya. punya anak lagi. batin nita Pegawai baru yang datang dari kantor air wirayudha group, bersama diego,
''Sama bunda, sama auntie Ella dan auntie nania, jawab real
''Nania kesini,, batin diego''
''tak lama kemudian tampak ella dan nania memasuki ruangan kakak nya,
''Dek dimana, kakak ipar mu, tanya lio yang tidak melihat keberada'an istrinya..?
''Kak Bella masih di luar,, jawab ella,
''Nania melirik kekasih nya sekilas, sambil tersenyum manis.
''Ma'af permisi, saya Mau ke toilet sebentar, pamit nita, lalu keluar dari ruangan predir nya,,
''tampak dari kejauhan nita melihat bella, yang baru keluar dari ruangan caca,
''Kamu Bella kan, tanya nita tiba tiba, Bella mengaguk dan tersenyum,
''Kamu nita ya,,! tanya bella me mastikan,
"Bella hanya tersenyum, enggan untuk menjawab, nita adalah teman Bella waktu SMA dulu, Bella juga kurang akrap dengan nita, di karna kan nita suka pilih pilih teman, karna bella dari keluarga sederhana,
''Iya ya bel, kamu gak mungkin dapat kerja'an di perusaha'an ini, kamu kan hanya Lulusan SMA, nita berkata masih sama seperti dulu, suka mengejek dan merendah kan, lalu nita melanjut kan langkah kakinya menuju toilet,
''sedang bella melangkah kan kakinya, ke ruangan suaminya,
''Bel dari mana, tanya lio,,
''Dari ruangan caca, jawab bella pelan,,
''Sedang kevin dan lio tampak menjelas kan detail nya dengan diego, tentang perusaha'an nya,
''Setelah dari toilet nita kembali ke ruangan presdir nya, nita tampak kaget melihat bella ada di ruangan presdir nya. duduk di antara adik dari predir nya. Nona Ella''
''Nita kembali fokus dengan kerja'an nya, mendengarkan setiap detail penjelasan dari kevin dan lio'' sambil sesekali melirik Bella yang duduk tak jauh dari nya,
''Kalian mengerti kan, tanya kevin setelah menjelas kan panjang lebar,
''Meski aku nanti stay di sana, aku tetap akan pulang setiap minggu nya, memantau kerja'an disini, aku tidak akan meninggal kan dan melepaskan kalian begitu saja, jelas lio,
''Jadi mulai sekarang kalian bisa menempati ruangan kalian masing masing yang sudah di sediaakan, lanjut lio lagi,,
''Om diego kenapa berada di kantor papa nya real, memang nya om sekarang kerja di sini, tanya polos real,
''Om sekarang kerja di sini. di kantornya papa nya real, jelas diego,,
''Kenapa gak kerja lagi di kantor nya opa, tanya real lagi,
''Om diego Bantiun papa real, papa lagi butuh bantuan, jawab lio, menjawab pertanya'an putra nya,
''Kak aku pulang dulu, pamit Ella dan nania,
''Kak bella pulang, sama kak lio' Ya aku pulang dulu,
''Hati hati, di jalan dek, ucap bella dan lio bersama'an...!
''Nita heran melihat bella tampak, Akrab dengan keluarga presdir nya.
''Mungkin Bella, kerja sebagai pengasuh, karna itu Bella tampak Akrab, batin nita yang memang belum mengetahui tentang kehidupan Bella sekarang,
''Papa real lapar, ucap nya polos,
''Anak papa lapar ya, ya sudah kita pergi makan sekarang, lio bangun dari duduk nya,
''Kalian sudah makan belum, kalau belum, kita bisa pergi sama sama ucap lio pada diego dan nita,
''Iya, boleh jawab diego,
''Bel kamu hubungi caca, biar dia ikut makan siang bersama kita, lio berkata sambil meraih tangan putra nya,,
''Caca adik nya bella, apa dia kerja di sini juga, batin nita menerka menerka,
''Sepanjang perjalanan keluar dari kantor lio tak pernah melepaskan tangan bella, dari genggaman nya, yang membuat nita semakin penasaran, tidak mungkin presidir nya menggenggam tangan seorang pengasuh anak nya, seperti kekasih nya,
''Kamu mau makan apa bel, tanya lio lembut,
''Terserah, jawab bella pelan,
''Anak papa mau makan apa, tanya lio pada putra nya,,
''Terserah, jawab real sama seperti jawaban bundanya,,
''Kenapa kamu bilang terserah sama seperti bunda mu real, guman lio pelan,
''lio mencari restoran yang memang sangat dekat dengan kantor nya. hanya berjalan kaki saja,
''Lio,, panggil seseorang
''Alex, seru lio pada sahabat nya,
''Sudah lama kita tidak bertemu, kamu apa kabar, tanya Alex pada lio
''Aku baik, bagai mana dengan mu, tanya balik lio''
''Aku baik juga. Ini siapa jangan bilang ini putra mu, tanya Alek sambil melirik ke arah real,
''Ini memang putra ku, nama nya real, dan kenal kan ini istri ku, ucap lio memperkenal kan Bella pada teman nya,
''deg,, istri beo nita. Tidak percaya, bagaimana bisa Bella menikahi pria tampan nan kaya,, bagai di Sambar Petir di panas terik, tadi dia sempat merendah kan Bella,
''Setelah sedikit ngobrol dengan teman lama nya ahir nya lio masuk ke restoran, pelayan datang mengambil pesanan mereka, tak lama kemudian pelayan pun datang,
''Silah kan menikmati, ucap pelayan itu ramah,
''Terimakasih, jawab bella pelan
''bersambung
''Author gabut gengss,