BELLA

BELLA
segera ku halal kan



Kevin melajukan mobil nya mulalui jalan yang menurut, tidak ada kata dari mulut kedua nya, caca hanya diam menit mati pemmandangan kota dari ketinggian, sedang kevin focus dengan kemudinya sesekali bibir nya tampak berkedut membantuk senyuman,,


''Kevin membelok kan Mobil nya di sebuah restoran,


''Turun lah, Kevin berkata seraya membuka seatbelts nya. perlahan caca turun masih mengenakan jas Kevin,


''Kita makan dulu setelah ini pulang,


''Pak kevin tadi mbak Bella mengirim pesan pada ku, katanya sudah masak di rumah, Kevin tersenyum tipis,,


''Kalau begitu kita minum saja aku haus, ralat Kevin yang tidak ingin niat nya gagal,,


''Mau tidak mau caca, mengikuti langkah kaki Kevin memasuki restoran, memilih duduk di outdoor, dengan lampu kuning di atas dan juga di pinggir pagar, terpa'an angin lembut menyapu wajah kedua nya, menambah kesan romantis malam itu,


''Kami Mau pesan apa cha, tanya kevin sembari melihat buka menu,


''Orange juice, ucap nya pelan,


''Two orange juice please thank you,, ucap kevin pada pelayan itu,


'' Tak lama kemudian pelayan datang dengan membawa pesanan mereka,


''Ngapain kesini cuma minum, kenapa gak pulang saja sih batin caca sembari, menyesap sendotan minuman nya,


'Cha bisa ikut aku sebentar, kesana tujuk Kevin, tampak sebuah saung kecil di pinggir taman,


'' Tempat yang menurut Kevin lebih romantis untuk mengutarakan perasa'an nya,,


''Kenapa kesini sih. hanya untuk minum, ini mah cocok nya untuk orang pacaran, romantis batin caca,,


''Caca duduk di pinggir saung, mata nya menatap lampu kota yang tampak kecil dari ketinggian,


'Apa masih jauh, tempat ini dengan tempat tinggal kita, tanya caca, sedikit kuatir jika harus pulang terlambat.


''Lebih kurang satu jam lagi, jawab kevin pelan, seraya tersenyum manis ke arah caca,, membuat caca menunduk kan pandangan nya, malu dan canggung,,


''Cha, ada yang ingin aku bicarakan, Kevin memberanika diri menyentuh lembut tangan caca, mebuat caca kaget lalu menatap manik mata Kevin lekat,,


''Cha aku tidak tau, kapan perasa'an ini tumbuh. Sekuat tenaga aku ingin membohonginya, dengan bersikap dingin dan ketus terhadap mu, tapi ternyata aku tidak bisa, jelas kevin gamang membuat caca ngernyit kan dahinya,,


''Maksud pak kevin apa, tanya caca tidak mengerti, Kevin membawa tangan caca menyentuh dada bidang nya.


''Di dalam sini ada nama kamu, cha jantung ini selalu berdetak untuk mu, aku mencintaimu, Mau kah kamu menerima cintaku cha, aku pria yang tidak pandai mengukap kan perasa'an ku, ini yang pertama. jelas kevin lagi,


''Pa...pak kevin, susah payah caca menyebut mama Kevin, saking kaget,, badan nya gemetar, menahan sesuatu yang menjalar merayap di hatinya,


''Apa pak kevin sadar dengan yang pak kevin. ucap kan, caca berkata sembari menarik melepas kan tangan nya, dari dada bidang Kevin,


'' Aku sadar cha, dan aku tidak sedang main main, caca mencari kebohogan di manik mata Kevin. nyatanya is sama sekali tidak bisa,


''Cha, setelah kia pulang ke Indonesia, aku akan segera mendatangi ayah dan ibu mu. untuk membicarakan pernikahan kita.


''Pak kevin ma'af sepertinya ini terlalu cepat,


''Lebih cepat lebih bagus cha, aku tidak ingin menyia nyiakan waktu, Kevin mencoba menyakin kan caca,


''Beri aku waktu untuk berfikir dulu pak, tidak dengan tiba tiba seperti ini, caca melangkah kan kakinya dan pergi meninggal kan Kevin,


''Cha..! tunggu, kevin melebarkan kakinya mengejar caca, tak lupa ia mengeluarkan uang pecahan seratus ringgit, untuk membayar dua minuman. yang di pesan nya tadi.


''Kembalinya ambi lah,, Kevin berkata cepat tanpa mengalihkan. pandangan nya dari caca,


''Caca bersandar di pintu mobil, menetral kan jantung nya. yang berdetak cepat, mendengar pengakuan Kevin rasanya Seperti sesak nafas, bukan karna apa caca merasa tak pantas bersanding dengan Kevin, meski Kevin hanya asisten, tapi kehidupan Kevin sangat jauh berbeda dengan dirinya. dia dan keluarganya bisa Seperti Ini itu karna bantuan kakak ipar nya. sedang kevin menjadi tangan kanan seorang Lioniel wirayudha, sudah bisa di pastikan. gajinya tidak lah sedikit,


''Apa Seperti Ini perasa'an mbak bella dulu, merasa tak pantas bersanding dengan kakak ipar,, Paling tidak aku akan memintak mendapat mbak bella dulu. hati. caca tidak ingin membuat keputusan besar dalam hidup nya, tanpa Burunding dengan kakak nya,


''Tanpa caca sadari Kevin juga ikut bersandar di pintu mobil di samping nya sejak sepuluh menit yang lalu,


''Aku sudah meminta restu kakak mu dan suami nya, cha mendengar suara yang tak asing caca menoleh ke Sumber suara,


''Lalu apa kata, mbak bella dan kak lio' tanya caca penasaran,


''mereka Merestui kita, apa kamu pikir aku main main, itu artinya sama saja aku bunuh diri,, caca kembali menatap kevin di samping nya,,


''Maksud nya,


''Jika aku menyakiti mu, itu artinya aku menyakiti istri seorang Lioniel, dan keluarganya, apa kamu pikir kakak ipar mu membiarkan istrinya tersakiti,, jika itu terjadi sudah pasti dia akan membunuh ku, jelas kevin,


''Caca terdiam tampak berfikir,


''Jika kak lio Merestui niat pak kevin itu artinya memang yang terbaik untuk ku, batin caca,,


''Aku tidak perduli, sama hal nya kakak ipar mu, di banding dia aku bukan siapa siapa, aku hanya bawakan nya, ucap kevin lagi


''Apa pak Kevin serius, mendengar ucapan caca Kevin tersenyum tipis,


''Kenapa masih meragukan keseriusan ku cha'' apa sedari tadi kamu pikir aku bercanda,, jelas kevin lagi.


''Caca menggeleng,


''Lalu..!


''Apa nya..!


''Hubungan kita,,!


''Entah lah,, jawab caca gamang,


''Aku butuh jawaban cha, bukan gantungan,, apa kamu pikir perasa'an ku ini baju yang di gantung di belakang pintu, di pakai tidak,, di cuci pun enggan,


''caca mengalihkan pandangan nya, menyembunyikan tawa yang ia tahan,


''Cha..!


'' Hem..!


''Jawab..!


''Caca mengaguk pelan, seraya menunduk kan kepalanya.


'Kevin menaut kan alis nya,,


''Cha..! maksud nya apa, tanya kevin memastikan,


''Iya..ucapnya pelan,,


''Maksudnya iya apa, tanya kevin lagi..


''Ya iya..! ucap nya lagi,,


"Maksudnya kamu menerimaku,, tanya kevin lagi,


"Caca mengaguk lagi,,


"Beneran cha,, a,,a,,a,,! kevin berteriak saking girang nya,


"Lalu mendekati caca, dan memeluk nya erat,


''Lepas, aku sesak nafas, ucap caca seraya mendorong tubuh kekar Kevin,, bukan nya apa caca tidak pernah bersentuhan visik dengan lawan Jenis nya,


''Cha aku bahagia sekali, mulai sekarang percayakan hidup mu pada ku aku Berjanji akan selalu membuat mu bahagia, aku tidak akan pernah menyakiti mu,


''Cup,, dengan cepat Kevin mengecup bibir mungil caca,, seketika caca melebarkan matanya reflex Sekuat tenaga mendorong tubuh Kevin, lalu,,


''Plaakk...!


"Kevin memegangi pipinya yang terasa panas,


"Cha ada apa, tanya kevin heran,


"Ada apa, baru juga jadian sudah main nyosor, pak kevin pikir aku gadis apa'an,, sungut caca kesal,


''Mana ciuman pertama lagi, grutu caca,,


''Bukan nya marah Kevin tersenyum tipis mendengar gumaman caca,,


''ciuman pertama, batin Kevin tersenyum penuh arti,


''Ma'af, aku terlalu bahagia, segera ku halal kan dirimu, ucap kevin lembut, sembari mencium dahi caca,


''Di sini tidak apa apa, Cha..! tidak usah banyak protes, kita pulang sekarang, Kevin membuka kan pintu mobil untuk kekasih nya.


''caca menurut. lalu segera masuk kedalam mobil,,


''Cha..!


''Hem..!


"Terimakasih, sudah mau menerimaku ucap kevin lembut,,


bersambung