BELLA

BELLA
pulang kerumah,



''Hari ini bella sudah sudah di berboleh kan pulang kerumah, setelah beberapa hari di rawat paaca melahir kan bayinya,


''Sesampai nya di rumah tampak maria dan sasa mendatangi rumah bella untuk melihat bayi nya,


''Wah lucu sekali bayi mu bell, seru maria yang membawa bayi bella ke pangkuan nya,


''Namanya siapa bel, tanya sasa penasaran, alih aluh menjawab bella hanya terdiam dan tersenyum tipis, maria yang seakan mengerti perasa'an bella segera memberi isarat pada sasa untuk tidak bertanya kembali, tentang nama bayi nya bella,


''Cowok apa cewek, ini bel, tanya maria,


''Cowok mbak, jawab bella pelan,


''Nak maria nak sasa di minum teh nya. ucap bu jannah datang membawa nampan berisi gelas teh,


''Terima kasih, jawah maria dan sasa bersama'an,


''Alif, nanti punya teman bermain layang layang ya. ucap bu jannah sambil menoel pipi gembul alif,


yang di jawab anggukan dan senyuman oleh maria, cukup lamamereka ngobrol maria dan sasa pamit pulang.


''Bel apa kamu tidak mau menyemat kan nama pada putramu ucap bu jannah pelan


''Bella tidak tau bu, jawab bella pelan,


''Apa kamu menunggu tuan muda bel. tanya bu jannah lagi,


''Bella tidak tau bu jawab bea masih sama. tidak tau,


''Kalau tidak ada namanya kita panggil saja adek bayiii...!


nanti kalau sudah besar kita panggil abang, celetuk caca, tiba tiba sambil mencium pipi lembut putra bella,


"Bella terdiam mendengar ucapan adik nya. dia benar benar tidak tau harus memberi nama apa pada putra nya, sedang bu jannah dan pak harun tidak berani memberi saran, karna ini juga menyangkut hati dan perasa'an putri nya, biarkan bella memutus kan nya.


''Mbak bella yakin tidak ingin menyemat kan. nama pada putra mbak, tanya caca,


'' Mbak gak tau cha, jawaban bella tetap sama gak tau.


''Apa perlu kita manghubungi tuan muda. ucap caca,


''Untuk apa cha, tanya bella,


''Ya untuk menyemat kan nama pada putra nya mbak, ucap caca sambil melirik kearah kakak nya,


''Kita sudah sejauh ini pergi, masak iya menghubungi tuan muda hanya untuk memberi nama pada putraku, yang ada malah tuan muda membawa putraku kabur cha' ucap bella, caca terkekeh..?


''Aku tau mbak,,! aku cuma bercanda, tapi jika seandainya tuan muda datang mencari mbak bella bagai mana, caca melirik kakaknya itu dengan tatapan penasaran,


''Mencari jika hanya membawa putraku pergi tidak aman aku biarkan cha, jawab bella.


''Bagai mana jika tuan muda datang mebawa cinta, mbak bella juga mencintai nya kan, bella terdiam mendengar ucapan adik nya. sedikit banyak cinta itu memang ada di hati bella,


''Jika tuan muda datang membawa cinta aku akan terima, yang aku takut kan tian datang hanya membawa putraku saja, ucap bella pelan tanpa sadar, ibunya mendengar kan obrolan kedua putri nya.


''Caca terdiam selama ini kakak nya tidak pernah tau diam diam, caca selalu mengikuti, update terbaru dari kakak ipar nya, melalau sosial media intagram, caca sangat penasaran dengan suami kakak nya itu, sejauh ini tidak ada kehidupan pribadi yang di share oleh kakak ipar nya,


''Seandainya, tuan muda, datang hanya mengambil anak mu, dan dia sama sekali tidak menginginkan mu, bagai mana nasib mu, kelak bel cintamu hanya bertepuk sebelah tangan, batin bu jannah menghuatir kan nasip putri nya kelak,


''Sedang bella memikir kan, di mana dia akan bekerja ketika sudah pulih nanti, kesepakatan awal dengan ibu nya, bu jannah akan merawat putra nya, sedang bella akan bekerja untuk menghidupi dirinya dan putra nya. dan sedikit membantu ayah nya, bella tidak memikirkan lagi tentang perceraian nya, ia akan fokus merawat dan membesarkan buah hatinya,


sedang di kota besar, lio tampak menggores kan pena mahal nya, menulis sesuatu di buku diare bella,


"to day is a spesial day for me. even though it's far.... beleave me. my prayer are always whit you. yau two are very spesial in my life whorever yau are.....!


lio menutup buku itu dan menyimpan nya di laci meja kerjanya,, pintu ruangan nya terbuka. menampil kan sosok paruh baya yang madih cantik di usianya yang tak lagi muda,


"Mom, panggil lio pada ibunya ..


"Kak apa benar yang mommy dengar, tanya zahra, lio hanya mengaguk dan berdem


"Heem..!


"Dari mana kakak tau, tanya zahra lagi,


"Filing lio sangat kuat mom, ucap lio pelan,


Ini hari dan tanggal anak lio di lahir kan, hari itu bella berjuang sendiri mom, sedang putra mu ini hanya bisa berdiam diri di rumah. tidak bisa berbuat apa apa, ucap lio lagi,


"Doa kan saja yang terbaik buat mereka anak dan istrimu, author sedang menguji cintamu. mampukah kamu melewatinya, ucap zahra pelan,


"Jadi kamu akan memperingati tanggal ini sebagai hari kelahiran anak mu, tanya zahra sambil menujuk kalender kecil di atas meja,


"Lio hanya berdehem dan mengaguk,


"Bagai mana jika filingmu salah. tanya zahra lagi,


"Tidak mungkin filingku salah, aku juga dapat merasakan sakit nya bella sa'at melahirkan anak ku, filing ku sangat kuat mom, ucap lio lagi.


''Mungkin ini yang di namakan ikatan batin antara ayah dan anak, ucap zahra.


''Kamu sudah makan kak' tanya zahra sambil mengeluarkan bekal makanan yang di bawa nya dari rumah.


''Panggil lah kevin ajak dia sekalian makan bersama mu, ini cukup banyak untuk kalian berdua.


''Saya di sini tante, suara berat kevin membuat zahra menoleh ke arah nya,


''Duduk dan makan lah bersama lio' vin',, ucap zahra,


''Bagus lah tante datang, karna beberapa hari ini, putra tante sulit sekali untuk di ajak makan, aku harus membujuk nya seperti anak kecil, adu kevin sama zahra yang langsung dapat tatapan tajam dari lio' zahra hanya tersenyum, sangat mengerti kenapa putranya tidak nafsu makan,


''Apa pun yang terjadi kamu harus makan kak, jika sesuatu terjadi


padamu sakit misal, itu akan membuat mommy bertambah sedih, bukan hanya mommy yang lain juga, ucap zahra memberi nasehat pada putranya,


''Yakinlah pada author yo' dia pasti akan mendengar doa tulus mu, sambung kevin,


''Hem..! jawab lio dengan deheman,


''Makanya makan lah jangan di siasiakan masakan mommy mu ini, ucap kevin lagi,


''Mommy ambil kan ya' kamu mau pakai apa kak, tanya zahra sambil mengambil kan nasi untuk putra nya,


''Terseras mommy, ucap lio'


''Ini makan lah kak. lio menerima piring dari tangan mommy nya,,


''Terima kasih mom, ucap lio..


bersambung


''Part selanjut nya mendekati pertemuan lio dan putra nya ya gengss....