
''Lio menyetir sendiri mobil nya menuju desa, tempat dimana selama ini bella tinggal, menjemput kedua mertua dan adik iparnya,
''Bella tampak bahagia bisa berkunjung lagi di desa yang indah dan asri, tempat yang penuh kenangan di mana bella berjuang sendiri hamil melahirkan dan membesarkan putranya sendiri tanpa suami nya,
''Satu jam lebih lio melajukan mobil nya, menuju desa
sa'at masuki kawasan desa tak jarang penduduk desa yang kagum melihat mobil mewah memasuki desa mereka, tanpa mereka tau didalam mobil itu ada bella dan suaminya.
''Mobil lio sudah sampai di depan rumah bella rumah itu sudah resmi menjadi milik bella, sang suami susah membeli nya tidak ingin kenangan putra nya hilang begitu saja, lio ingin sekali mendengar cerita kenangan puntra nya di setiap sudut rumah itu,,
''Kak aliiiff..? teriak real ketika melihat alif bermain di depan rumah nya,
''Main nya nanti saja sekarang temui dulu kakek dan nenek mu, oke boy..! lio berkata pada putra nya,,
''Real mengaguk mengerti,
''Good boy...! ucap nya lagi,
''Ayah.. ibu.. sapa bella sesa'at ia sudah turun dari mobil nya,
''Bel ibu kira kalian tidak jadi datang,
''Jadi dong bu, jawab lio cepat menjawab pertanya'an ibu mertuanya,
''Masuk kalian pasti capek, begi tu masuk real, langsung mengambil dan membongkar semua mainan nya, kerinduan akan mainan nya tampak jelas terlihat,
''Real di sana mainan mu banyak banyak sekali lho, bahkan lebih bagus dan mahal, seru caca,
''Iya,,! tapi yang seperti ini tidak ada, real berkata sembari memain kan mainan nya, mainan sederhana terbuat dari botol bekas yang di beri roda pada sisi kiri dan kanan nya,
''Biarkan saja cha, mainan seperti ini suatu sa'at sangat berharga kenangan nya, lio berkata sembari menemani putranya bermain,
''Coba sini papa lihat ada apa aja mainan mu,
''Bu jannah memuji menantunya orang yang baik sopan dan santun, tidak membedakan tinggi dan rendah nya seseorang, dalam hati bu jannah,
''Betapa bersukur diri nya, dan putrinya bella, bisa mengenal lio dan keluarganya,
''Cha pergilah beli cilok di depan sana es kelapa, sudah sebulan mbak mu ini kepingin, bisik bella pada adik nya,,
''Disana kan makanan enak enak, kenapa masih ingat dan kepingin makanan di sini, ucap caca
''Sudah cepetan berangkat gak usah banyak ngomong, bella berkatasambil sedikit mendorong punggung adik nya,
'Iya,, sabar kenapa, caca berjalan mengambil jaket serta kuci motor nya,
''Ayah di mana bu, tanya lio yang sedari dia datang tidak melihat ayah mertua nya,
''Ayah kerumah rt rw setempat untuk berpamitan, jawab bujannah.
''Bella datang dari dapur membawa kopi untuk suaminya,
''Katanya ayah tidak ngopi ini kenapa ada kopi. lio mengerut kan kening nya,,
''Ini kopi aku bawa dari rumah, jawab bella pelan,
''Dasar, ucap lio sambil menerima kopinya,
''Nanti tidak usah bawa apa apa, bu disana semua sudah lengkap, ibu ayah dan juga caca tinggal tempati saja rumah nya, lio berkata sembari menyesap teh nya,
''Makasih ya nak lio ibu sama ayah hanya merepotkan mu saja, ujar bu jannah tidak enak hati,
''Ini kenapa di bungkus kain seperti ini, bel tanya lio heran melihat sudut cendela yang di bungkus sama busa sama kain kemudian di rekat kan sama solasi,
''Oh ini sudut nya sedikit tajam, waktu real belajar berjalan suka kena, jadi sama ayah di kasi busa sama kain, terang bella, lio mengaguk mengerti,,
''Ibu sudah bilang sama mbak maria nanti titip rumah ini, tanya bella pada ibunya.
''Sudah.. jawab bu jannah singkat.
''Kenapa mesti di tunjuk kan papa nya. tanya lio penasaran,
''Iya, mereka anak anak nakal selalu bilang real tidak punya papa, jawab rel pelan,
''Lio terdiam hatinya terenyuh putranya harus mengalami hal tidak mengenakan seperti itu,
''Bagai mana kalian bisa melewati semua. batin lio sembari menatap lekat sang putra dan istrinya,
''Kalian sudah datang, suara pak harun mengema tiba tiba, membuat semua menoleh ke sumber suara,
''Lio dan bella mencium tangan pak harun, sembari bangun dari duduk nya.
''Ayah dari mana lio, bertanya sambil kembali duduk di posisi semula menemani putra nya bermain,
''Sudah pamit nya yah, tanya lio pada mertuanya,
''Sudah, warga juga sebenar nya berat ayah pindah dari sini, mereka semua menyayang kan, terang pak harun,
''Dari mana kamu cha tanya bu jannah, yang melihat caca membawa banyak kontong makanan,
''Beli jajan, pesanan mbak bella putri sulung ibu kayak nya nyidam lagi, seloroh caca
''Sembarangan, porotes bella tidak terima,
''Memang nya, bella waktu hamil suka jajan, cha, tanya lio penasaran,
''Sukaaa..! sekali, apa lagi kalau malam kita berdua pasti bangun untuk sahur, ya kan mbak, ucap caca sembari.menoleh ke arah kakak nya,,
''Hem..? jawab bella,
''Sahur, memang nya bella waktu hamil puasa, tanya lio lagi,,
''Puasa sepanjang kehamilan, jawab caca asal,
''Maksud nya. tanya lio lagi masih tidak mengerti,
''Bukan puasa, nak lio,, bella hanya suka makan di tengah malam,, terang pak harun,
''Setiap malam, lio bertanya lagi,
''Iya..! terkadang aku yang suka masakin malam malam jika di dapur tidak ada makanan, jawab caca,,
''Sudah lah kenapa harus bahas masa lalu sih, bella berkata karna merasa sedikit tidak enak pada suaminya, dia pasti tambah merasa bersalah,
''Tidak apa apa bel, aku juga ingin tau, berat nya perjuangan mu dulu, bukan hanya kamu, ayah,, ibu,, caca juga tentunya, ma'af lirih lio..!
''Sudah bisa di tebak, dada lio tiba tiba merasa sesak,, membayang kan masa masa sulit istrinya,,
"Ibu,, teh punya ayah mana. pak harun mencoba mengalih kan pembicara'an
''Kak lio,, nanti aku bisa kan kerja di perusaha'an kaka, tapi aku juga harus ikut tes interviews,, tanya caca,,
''Kalau tidak lulus interviews, kamu mau kerja di mana. tanya lio
''Masak iya adik ipar sendiri tidak lulus interviews, protes caca,,
''jika seperti itu ngapain harus interviews, bisa kan langsung datang kasi pekerja'an jabatan, tidak usah interviews, jika mengandal kan kita sodara ipar, lio berkata sembari tersenyum tipis,
''Ya kalau tidak lulus, tidak apa apa nanti caca, bisa cari kerja di perusaha'an lain, lirih caca,
''Tidak perlu cha, aku sudah lihat datamu, tidak usah interviews, nanti kamu bisa bantu kevin di kantor, jadi asisten nya kevin, karna tidak lama lagi aku akan ke luar negri ada pekerja'an di sana, dan mungkin akan lama stay di sana, terang lio,
''Terus mbak bella gimana, tanya caca,
''Bella sama real ya ikut, jawab lio,,
''Terimakasih ya kak, sudah kasih caca kesempatan bekerja di perusaha'an kak lio,, ucap caca senang