
malam semakin larut lio masih tidak bisa memejam kan matanya, walau sebenarnya matanya sudah sangat berat untuk tetap terjaga, namun rasa kenyang yang luar biasa di perut nya membuat lio susah tidur,, bibir nya sedari tadi tak henti hentinya mengembang membebtuk senyuman, rasa kenyang di perut nya sepadan dengan perasa'an aneh yang lio rasakan sa'at berhadapan dengan bella,, tapi lio tidak pernah menyadari rasa apa itu, kehadiran bella mampu membuat lio senyum senyum sendiri, apakah bella merasakan hal yang sama yang seperti lio rasakan,, mungkinkah cinta itu mulai tumbuh,, di hati lio'
lio sedikit melakukan olah raga di balkon kamar nya untuk mengurangi rasa di perut nya yang begah,, sebelum terlelap menjemput mimpinya,,
.......................
di sebuah club malam tampak clara sedang menik mati sensasi minuman yang di pegangnya,, dadanya bergemuruh, kala mengetahui kekasihnya pria yang clara cintai pergi kabur membawa uang satu m'',, yang rencananya akan di gunakan menebus barang bukti sebuah video di tangan maria,,
''kenapa aku bodoh sekali mempercayainya. batin clara menyesal, seandainya ini bukan karna kegila'an papa aku mungkin tidak akan seperti ini,, sekarang apa yang harus ku lakukan dengan janin yang ada di perut ku ini,, batin clara samb mengusap perutnya yang masih rata,, siapa bapak nya aku juga tidak bisa menentukan,, miris sekali hidup ku, batin clara meratapi nasip hidup nya,, perlahan clara keluar dari club tersebut jalan sedikit sempoyongan,
''aw,,,? jerit clara sa'at tanpa sengaja badan nya tertabrak seseorang,,
''ma'af,, ucap clara pelan,, lalu lanjut berjalan menuju mobil nya,, sa'at menuruni tangga clara hampir saja terjungkal untung saja seseorang menangkap nya cepat
''terimakasih ucap clara pelan sedetik kemudian
''budi..?
''hemm..!
''ngapain kamu disini, tanya clara penasaran kenapa tiba tiba ada budi disini,,
''ngapain aku di sini itu tidak penting,, yang penting kamu cepat lah pulang ini sudah malam, jangan biasakan pulang dalam keada'an mabuk ucap budi,,
''apa pedulimu,, ucap clara matanya melotot kearah budi,,
''hargailah dirimu sendiri nona, ingat lah apa yang terjadi sa'at kamu tidak sadarkan diri,, ucap budi lagi,,
''kamu yang lakukan itu padaku, ucap clara lagi,
''jadi kamu menunggu orang lain melakukan itu padamu,, ucap budi lagi,
''clara terdiam, lalu berjalan lagi menuju mobil nya,, budi menyambar kunci mobil clara
''apa yang kamu lakukan, kamu mau merampas mobilku, tanpa menjawab clara budi mendudukkan clara si kursi penumpang di samping kemudi,, budi nemutari mobil clara lalu duduk di belakang ke mudi.
''di mana rumah mu, tanya budi clara hanya menatap budi tanpa menjawab nya.
''di mana rumah mu,, budi mengulang pertanya'an nya lagi,,
''apartemen x dijalan x, jawab clara tanpa mengalih kan pandangan nya dari wajah budi,,
''apa budi ayah dari bayi ku atau vero, sedang om jimi sangat tidak mungkin dia hanya tua bangka yang tidak bisa punya anak buktinya sampai sekarang dia tidak punya anak,, batin clara,,
''budi membawa mobil clara sampai ke apartemen nya,
''bangun lah kita sudah sampai ucap budi menggoyang goyang kan bahu clara,,
perlahan budi memapah tubuh clara menuju unit apartemen clara,, setelah sampai budi menidurkan tubuh clara di sofa,
''lalu budi menuju dapur membuatkan air heruk nipis hangat,
''duduk lah ini minum ucap budi,,
''clara duduk dan meminum air jeruk nipis yang budi buat untuk nya,,
''ini apa kenapa asem sekali ucap clara sambil menjulurkan ludah nya,,
''air jeruk saja kamu sampai begitu meminum nya, tapi minuman keras yang pahit kamu santai meminum nya berasa minum madu malah, ucap budi sambil meletak kan gelas kosong di atas meja,,
''teimakasih ucap clara pelan,
kenapa kamu mau menolang ku, ucap clara pelan,,
''terlepas dari semuanya aku juga manusia punya hati,, berhentilah minum, hargailah dirimu sendiri, ucap budi,,
''siapa yang ingin seperti ini aku juga tidak ingin, ucap clara pelan
aku wanita kotor, kamu tau akh sekarang hamil, bahkan aku tidak tau siapa ayah nya, budi terhenyak mendengar ucapan clara,,
''aku sangat yakin itu bukan bayiku, ucap budi cepat,
'kenapa kamu yakin sekali,, tanya v
''karna aku selalu memakai pengaman, ma'af bukan satu orang yang pernah memakai mu, untjk berjaga jaga, supaya lebih aman, ucap budi lagi.
''aku harus bagai mana bud,,, ucap clara sendu,,
''berubah lah menjadi orang yang lebih baik setiap orang pasti punya kesalahan, pernah berbuat dosa, tinggal kita mau berubah atau tidak, ucap budi
'clara, tertunduk mengingat dirinya begitu banyak dosa hingga tumbuhsh janin tidak berdosa di perut nya,
''aku akan mencobanya maukah kamu membantuku, aku tidakpunya siapa siapa untuk membimbingku ke jalan yang benar,, ucap clara pelan,
''tidurlah sekarang kita bicarakan ini besok, ucap budi
malam semakin pekat, menghantarkan semua makluknya menuju, mimpinya masing masing,
''bella menggeliat dari tidurnya, rupanya hari sudah pagi, seperti bias setelah bangun dari tidurnya bella melakukan aktivitasnya sebagai umat muslim,,
''sedang di kamar sebelah, lio sudah terbangun dari tidurnya,, menunggu bella membangun kan nya, tak berapa lama kemudian benar saja pintu kamar lio' perlahan mulai terbuka,, lio kembali memejamkaj matanya pura pura kasih terlelap,,
perlahan bella membuka cendela gorden kamar lio, lalu menghampiri lio yang masih tertidur,
''tuan bangun lah, ucap bella pelan
''tuan, bella masih mencoba membangun kan lio dengan suara pelan,
''tuan bangun sudah pagi, bella menggoyangkan bahu kekar lio''
masih tidak ada respon lio' mengintip dari celah matanya yang sedikit terbuka,
bella menuduk kan sedikit bahunya mendekat kan wajah nya ke telinga lio'
''tuan bangun ucap bella sedikit keras, di telinga lio''
''cup..!
kecupan lio mendarat sempurna di pipi bella,
''oh.. ma'af bel aku kaget, ucap lio bohong, sedang bella hanya terbengong sambil memegangi pipi nya,, perlahan lio bangun dan duduk bersandar di kepala ranjang nya...
senyum tipis menghiasi bibir lio' kala berhasil mengerjai bella, perlahan lio bangun dan berdiri berjalan sedikit menghampiri bella,
''aku mau mandi, siap kan air mandiku,, ucap lio di telinga bella, hembusan nafas lio yang hangat menerpa telinga serta leher bella membuat bella memejamkan matanya merasakan sensasi meremang di tubuhnya.
''lio menahan tawanya melihat tingkah bella,, yang menurutnya mengemas kan,,
''cup..!
kecupan itu kembali mendarat di pipi sebelah bella,, membuat bella membuka matanya karna kaget tapi lio sudah berlari masuk ke kamar mandi,, meninggal kan bella yang masih mematung,,
'tak lama kemudian lio sudah selesai dengan ritual mandinya, dan keluar dari kamar mandi lalu segera masuk ke ruang ganti rupanya bella sudah menyiap kan baju gantinya,, setelah selesai bella sudah menunggunya di sofa kamar lio'',,
''tuan sudah mandi tadi saya belum.menyiap kan air mandinya. ucap bella pelan,,
''kelama'an, kerja'an mu hanya bengong saja,, ucap lio sambil memakai sepatu fantovel mengkilap nya,
''ayok turun, bengong lagi ucap lio, sambil berjalan meninggal kan bella yang masih berdiri mematung sadar tuan nya sudah tidak ada bella segera menyusul turun kebawah,
''aku tidak sarapan, ini sudah terlambat ada miting pagi ini,, ucap lio sambil berjalan menuju teras depan, dengan bella yang mengekor di belakang nya
''ini tas nya tuan ucap bella' lioengambil tas kerja nya dari tangan bella,
''cup...
kecupan itu kembali mendaran di pipi bella,
''terimakasih, ucap lio sambil berlalu pergi,,
terima kasih gengss yang masih setia di lapak receh author
bersambung