
mobil lio sudah menghilang di balik gerbang, sedang bella masih termenung masih shok pagi ini sudah dapat serangan mendadak dari lio sebanyak tiga kali,,
''kenapa tuan jadi manis begini, jika seperti ini akan membuat langkah kakiku semakin berat untuk meninggal kan nya besok,, batin bella. merasakan ada sesuatu yang sedang tidak baik baik saja.
''nona,, suara bik rima mengagetkan bella.
''bik rima, ucap bella..
''kenapa, apa masih kurang goda bik rima, pada bella,
''bibik apa sih, ucap bella, malu malu,
''masuk yuk sarapan dulu, nona belum sarapan kan ucap bik rima,,
''iya bik, ucap bella..
bella dan bik rima berjalan beriringan memasuki rumah, bukan hanya bik rima yang melihat adegan lio mencium pipi bella tadi, tapi hampir semua pelayan termasuk tukang kebun di rumah lio''
**********
sedang di tempat lain pak harun dan ibu jannah ayah dan ibu nya bella sedang membersihkan rumah baru mereka, yang terletak di sebuah desa di pinggiran kota,,
"ayah apa nanti malam kita sudah tidur di sini, tanya caca,,
''iya cha, kita malam ini sudah tidur di sini terang pak harun,,
''kamu mau tidur di rumah lama cha, disana sudah kosong sudah tidak ada apa apa nya, ucap bu jannah,
''bukan seperti itu bu, maksud caca bagai mana dengan mbak bella besok ucap caca,
''kita tunggu kabar dari kakak mu. besok ayah yang akan menjemput kakak mu di sana,, ucap pak harun,,
''mereka apa tidak curiga yah, contoh nya seperti bik rima. jika kita malam ini tidak tidur di sana, tanya caca.
kalau hanya semalam tidak akan curiga, ucap pak harun lagi,
''terus tempat ini apa tidak terlalu dekat dengan kota yah, bagai mana nanti kalau mereka menemukan kita, tanya caca lagi.
''orang seperti tuan muda dan keluarganya tidak akan datang ke tempat seperti ini, apa yang mereka cari di sini, terang pak harun,, caca mengaguk mengerti masuk akal apa yang di katakan ayah nya,
''sudah ca' ini bawa ke belakang dulu lalu istirahat lah, kita sudah selesai semuanya, ucap bu jannah,
sehabis sholat subuh tadi pak harun membawa anak dan istrinya berangkat ke rumah baru agar tidak terlihat oleh para tetangga yang suka kepo karna itu pak harun berangkat pagi sekali,, malam ini mereka sudah tidur di rumah itu tinggal besok menjemput bella,
Meski pedesa'an tempat nya lumayan ramai banyak terdapat cafe berjajar di sepanjang jalan menuju desa itu, bella akan memulai kehidupan barunya disana bersama adik dan kedua orang tuanya dan juga calon bayi bella tentunya,
******
sementara itu juna kuasa hukum dari lio' dan juga adam tentunya,, sedang mengurus kasus perceraian lio' dan clara,
dari pihak clara yang bersikukuh tidak ingin bercerai, meski bukti yang lio punya semua memberat kan clara, namun clara dan kuasa hukum nya terang terangan menyangkal nya,, tinggal satu bukti yang clara dan pengacaranya tidak akan bisa meinyangkal nya,
'Juna sudah memberi surat panggilan untuk clara agar segera mendatangi firma hukum adam, yang sekarang di kelola juna, meski begitu adam masih turuntangan membantu putranya,,
''tok..tok...
''masuk..jawab juna dari dalam,
'pak juna ada nona clara, ucap sekertaris juna.
''langsung saja suruh masuk, ucap juna. tanpa menuggu sekertaris juna clara langsung menerobos masuk,
''duduk lah nona. kita bicarakan ini baik baik. jangan sampai anda menyesal, ucap juna. clara dengan angkuh nya duduk di kursi di depan meja juna,,
''dengarkan penjelas san ku baik baik,, nona jhonsen, aku punya bukti yang sangat sangat memberat kan mu kali ini, dan bukti itu sudah di buktikan keakuratan nya dan bukan editan yang selalu kamu sangkal keaslian nya,, aku punya buk tinya, ucap juna menegaskan,,
''tunjuk kan bukti itu, ucap clara tak sabar,
''tidak perlu ku tujuk kan akan aku katakan saja, bukti itu sebuah video malam di mana kamu menjebak lio' video panas mu dengan kekasih mu, kamu pasti mengerti kan maksudku. clara terhenyak, mendengar video itu.
''dari mana kamu mendapat kan video itu, tanya clara nada bicaranya tidak sesongong tadi ,
''tidak perlu kamu tau dari mana. ucap juna santai,,
''pasti wanita itu' ucap clara lagi,,
''kamu sudah tau itu artinya kamu sudah faham maksudku, dan kamu juga tidak menyangkal nya. itu artinya video itu asli adanya. bukan editan yang selalu kamu sangkal,,
''apa maumu.' ucap clara to the poin..
''clarivikasi jumpapers bersihkan nama klien ku, dan jangan persulit lagi proses perceraian ini, ucap juna tegas,
''kalau aku tidak mau, ucap clara,
''tidak ada penawaran lagi nona. terserah padamu,,
''baiklah aku akan ikuti maumu ucap clara ahinya menyerah,,
''silahkan secepatnya klarivikasi jumpapers dan jangan lupa papa mu, ucap juna
''kenapa harus papa ku, tanya clara,
''karna papa mu dalang di balik semuanya, ucap juna lagi,, clara tampak berfikir, apa mau papa nya untuk klarivikasi ini nantinya pasti men coreng namanya batin clara. perlahan clara berjalan gontai keluar dari kantor juna,, pandangan nya kosong, bahkan dia tidak menghiraukan orang yang menatap nya kosong,,
******
sedang bella seminggu ini kerja'an nya benar benar seperti nyonya di rumah lio' mereka tak mengijinkan bella untuk melakukan pekerja'an, tinggal di kamar mewah, semua kebutuhan nya tinggal bilang. semua sudah tersedia,
'Bella merasa bosan perlahan di bukanya buku catatan kehamilan nya buku yang selalu bella bawa ketika memeriksakan kandungan nya, di pandanginya foto hitam putih itu, sebuah gambar janinnya yang hampir tak terlihat hanya seperti sebuah titik kecil saja,
''seandainya ini kemauan ayahmu nak mingkin bunda akan bertahan, tapi bunda juga takut kalau nanti ayah mu tau kalau di perut bunda ada kamu. ayahmu bakal merebut mu dari bunda, gumam bella sambil mengusap perut nya yang masih rata, beruntung bella tidak merasakan mual mual, bella seperti orang yang tidak sedang hamil,
''bela terus membayangkan sikap manis lio ahir ahir ini, tidak ada kata hanya sikap manis saja,, bella menghela nafasnya berat,,
'tok..tok..
bella segera menyembunyikan buku nya di bawah banta lalu bergegas bangun dan membuka pintu melihat siapa yang mengetuk nya.
''selamat siang nona bella, ucap ani, ramah,,
''mbak ani sudah bella bilang berapa kali jangan panggil nona, ucap bella pelan,,
''nona ini makan siang anda ucap ani, tidak menghiraukan ucapan bella yang menyuruh nya jangan memanggil nona, ani membawa nampan makan siang bella ke balkon kamar nya,,
bella hanya diam saja, sudah tidak bisa lagi berkata, para pelayan di rumah ini semua nurut pada petintah nyonya besar zahra, siapa bella untuk mencegah nya,,
''nona silahkan di makan, ucap ani,
''terimakasih mbak ani, ucap bella,,
bersambung